Kembali ke Pressroom
22 Apr 2026

Dorong Pencegahan Stunting dari Hulu, BCA Salurkan Bantuan Alat Deteksi Dini Preeklamsia

Jakarta, 22 April 2026 - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) di bawah payung Bakti BCA kembali menegaskan komitmennya untuk mendukung pencegahan stunting. Terbaru, Bakti BCA berpartisipasi dalam kegiatan sosialisasi dan deteksi dini preeklamsia pada Selasa (21/04/2026), di Gedung Prof. Sujudi, Kementerian Kesehatan. Preeklamsia merupakan gangguan pada kehamilan yang dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah, yang keduanya menjadi faktor risiko terjadinya stunting pada anak.

Dalam kegiatan ini, Bakti BCA menyalurkan bantuan satu paket alat deteksi dini preeklamsia kepada Puskesmas Cisompet, Garut, Jawa Barat. Perangkat tersebut terdiri dari USG, patient monitor, tablet Android, serta aplikasi Cexup yang digunakan tenaga kesehatan untuk melakukan deteksi risiko secara lebih cepat dan akurat.

Selain itu, Bakti BCA turut mengajak 31 ibu hamil yang berada di wilayah operasional Klinik Binaan Bakti BCA yaitu Klinik Bakti Medika Mangga Dua. Mereka berkesempatan secara langsung mendapatkan sosialisasi dan melakukan pengecekan deteksi dini preeklamsia sehingga risiko pada kehamilan dapat diidentifikasi lebih awal. Tak hanya itu, Bakti BCA bersama Klinik Bakti Medika juga menghadirkan layanan Mini Medical Check-Up (MCU) gratis bagi peserta, sebagai bagian dari upaya mendorong deteksi dini penyakit secara lebih luas.

Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono mengungkapkan kegiatan ini diharapkan bisa mendeteksi lebih awal risiko yang dimiliki para ibu hamil, salah satunya preeklamsia. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah yang mendorong adanya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) yang masih tercatat tinggi dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara.

Widodo menyebutkan perlu adanya kolaborasi aktif dari berbagai pihak dalam mencapai target tersebut. Dalam hal ini, Widodo menegaskan BCA akan selalu mendukung untuk keberlanjutan hidup ibu dan anak dalam jangka panjang.

“Hari ini kami memberikan bantuan seperangkat alat deteksi dini preeklamsia, sebelumnya kami juga aktif dalam mendukung pencegahan stunting dalam beberapa tahun terakhir. Mudah-mudahan dengan apa yang kita lakukan bisa menurunkan Angka Kematian Ibu di Indonesia,” ujar Widodo.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn menambahkan kegiatan bersama Kementerian Kesehatan ini merupakan wujud konsistensi Bakti BCA dalam mendukung pencegahan stunting. Sebelumnya, BCA sudah lebih dulu menjalankan program PASTI (Partner Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia) dan program ‘Ayo Cegah Stunting’.

Hera menjelaskan BCA bersama organisasi filantropi dan perusahaan swasta lain juga turut mendukung Kementerian Kependudukan & Pembangunan Keluarga melalui program PASTI untuk mempercepat penurunan angka stunting di Indonesia. Program bersama ini berlangsung selama empat tahun, mulai 2023 hingga 2026 dengan total donasi senilai US$1 juta. Melalui beberapa program tersebut, 6.070 anak berusia di bawah dua tahun (baduta) telah menerima intervensi gizi selama periode 2023-2025.

“Pencegahan stunting perlu dimulai dari hulu, mulai dari remaja dan kesiapan keluarga, kesehatan ibu selama kehamilan, hingga tumbuh kembang anak. Kami berharap inisiatif dari BCA dapat memperkuat upaya pencegahan sejak awal kehamilan sekaligus meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan dalam memberikan respons yang lebih cepat dan tepat,” tutup Hera.

Keterangan foto 1:

BCA Salurkan Bantuan Alat Deteksi Dini Preeklamsia - Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Antonius Widodo Mulyono (kedua dari kiri) didampingi EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn (paling kiri) secara simbolis menyalurkan bantuan satu paket alat deteksi dini preeklamsia kepada Puskesmas Cisompet, Garut, Jawa Barat. Perangkat tersebut terdiri dari USG, patient monitor, tablet Android, serta aplikasi Cexup yang digunakan tenaga kesehatan untuk melakukan deteksi risiko secara lebih cepat dan akurat.

Keterangan foto 2 &3

Pengecekan Deteksi Dini Preeklamsia untuk Ibu Hamil - Ibu hamil yang berada di wilayah operasional Klinik Binaan Bakti BCA yaitu Klinik Bakti Medika Mangga Dua berkesempatan secara langsung melakukan pengecekan deteksi dini preeklamsia sehingga risiko pada kehamilan dapat diidentifikasi lebih awal. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin turut memantau proses pengecekan tersebut.

Keterangan foto 4:

Bakti BCA Hadirkan Layanan Mini Medical Check-Up - Bakti BCA bersama Klinik Bakti Medika menghadirkan layanan Mini Medical Check-Up (MCU) gratis bagi peserta, sebagai bagian dari upaya mendorong deteksi dini penyakit secara lebih luas.

***

Tentang PT Bank Central Asia Tbk (per 31 Desember 2025)

BCA merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang fokus pada bisnis perbankan transaksi serta menyediakan fasilitas kredit dan solusi keuangan bagi segmen korporasi, komersial, UKM, dan konsumer. Pada akhir Desember 2025, BCA melayani 43 juta rekening nasabah dan memproses lebih dari 115 juta transaksi setiap harinya, didukung 1.270 kantor cabang, 20.163 ATM, serta layanan internet & mobile banking dan contact center Halo BCA yang dapat diakses 24 jam. Kehadiran BCA didukung oleh sejumlah entitas anak yang berfokus pada pembiayaan kendaraan, perbankan Syariah, sekuritas, asuransi umum dan jiwa, perbankan digital, dan pemodal ventura. BCA berkomitmen untuk membangun relasi jangka panjang dengan nasabah, mengutamakan kepentingan bersama, dan menciptakan dampak positif pada masyarakat luas. Dengan lebih dari 27.000 karyawan, visi BCA adalah untuk menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia.

PT BANK CENTRAL ASIA TBK

Group Corporate Communication and Social Responsibility - CCR

Corporate Communication

Alamat : Jl. MH Thamrin No.1, Menara BCA Lt. 22. Jakarta 10310
Telepon : (021) 2358-8000
Fax : (021) 2358-8339
E-mail : corcom_bca@bca.co.iD

Kegiatan Terkait

Hubungi Biro Humas BCA