- Surplus perdagangan Indonesia anjlok tajam menjadi USD 0,95 miliar pada Jan-2026. Hal ini disebabkan oleh faktor musiman.
- Pertumbuhan impor tahunan yang kuat dan PMI yang ekspansif menandakan bahwa permintaan domestik dan momentum di awal tahun tetap solid.
- Prospek ke depan beragam, potensi keuntungan perdagangan global dari pengurangan tarif diimbangi oleh keterbatasan komoditas domestik dan meningkatnya ketegangan AS-Israel-Iran, yang kemungkinan akan menekan neraca transaksi berjalan, posisi fiskal, mata uang, dan fleksibilitas kebijakan moneter Indonesia.