- Target defisit anggaran pada RAPBN 2027 dirancang lebih moderat pada 2,40% dari PDB, sementara target pertumbuhan pemerintah yang masih ambisius menandakan kepercayaan diri mereka untuk meningkatkan efisiensi belanja publik.
- Pertumbuhan penerimaan fiskal yang lebih kuat mendasari target defisit yang lebih rendah, sedangkan mobilisasi belanja diluar anggaran tampak mendasari keputusan pemerintah untuk membatasi belanja APBN.
- Insentif yang terbatas untuk membatasi utang publik menambah risiko fiskal, sehingga meningkatkan peran BI untuk menjaga beban utang pemerintah.