Kembali ke halaman Wealth Management

Investasi - Obligasi

Pelajari kebutuhan investasi

Mengapa Obligasi Pemerintah?

Aman

Pembayaran kupon/imbalan dan pokok sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh Undang-Undang SUN dan SBSN dan dananya disediakan dalam APBN setiap tahunnya

Kupon/Imbalan Kompetitif

Pada saat diterbitkan (Pasar Perdana), kupon/imbalan ditawarkan lebih tinggi dibandingkan rata-rata tingkat bunga deposito dari bank BUMN

Mudah & Likuid

Dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder dengan mekanisme Bursa Efek atau Transaksi di Luar Bursa (over the counter)

Simulasi Obligasi

Dana Investasi

Rp
Rp 10 JutaRp 5 Milyar

Jangka Waktu

Tahun
1 tahun10 tahun

Kupon per-tahun

,
%

Estimasi Kupon return per-bulan

Rp 0

Estimasi Kupon Hingga Jatuh Tenpo

0%

Catatan: Kalkulator ini hanya sebagai alat bantu simulasi investasi dan tidak dimaksudkan untuk menyediakan rekomendasi apa pun

Obligasi

Obligasi Pemerintah

Surat berharga yang diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia yang terdiri dari Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN), baik dalam mata uang Rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia.

Keuntungan


Capital Gain
Memperoleh capital gain bila Obligasi dijual pada harga lebih tinggi daripada harga beli setelah memperhitungkan biaya transaksi di Pasar Sekunder
Bebas Biaya Transfer Kupon/Imbalan
Bebas biaya transfer untuk obligasi jenis SBR, ST, ORI, SR, FR, PBS, INDON, INDOIS
Dapat Dijadikan Agunan
Khusus Nasabah Prioritas dan Solitaire, ORI & SR dapat dijadikan sebagai Agunan Kredit Lokal, Time Loan Revolving, Installment Loan, dan Personal Loan
Partisipasi Nasional
Masyarakat berkesempatan untuk turut serta mendukung pembiayaan pembangunan nasional

Jenis Obligasi

Surat Utang Negara (SUN)

Surat berharga yang berupa Surat Pengakuan Utang dalam mata uang Rupiah maupun valuta asing yang dijamin pembayaran bunga dan pokoknya oleh Negara Republik Indonesia

Jenis

  • Rupiah
    • Obligasi Negara Ritel (ORI)
    • Savings Bond Ritel (SBR)
    • Fixed Rate (FR)
  • Valuta Asing
    • Obligasi Negara Valas (INDON)

Surat Berharga Syariah Negara (SBSN)

Surat Berharga Negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap Aset SBSN, baik dalam mata uang Rupiah maupun valuta asing

Jenis

  • Rupiah
    • Sukuk Negara Ritel (SR)
    • Sukuk Tabungan (ST)
    • Project Based Sukuk (PBS)
  • Valuta Asing
    • Obligasi Negara Valas (INDOIS)

Resiko Produk

Risiko Berkurangnya Nilai Unit Penyertaan
Berkurangnya nilai Unit Penyertaan dapat disebabkan oleh: - Perubahan kondisi pasar (misalnya tingkat suku bunga, inflasi, dan lain-lain) yang mengakibatkan fluktuasi harga/tingkat pengembalian Efek - Wanprestasi dari pihak perusahaan Penerbit Surat Berharga atau pihak yang terkait dengan Reksa Dana - Force majeure yang dialami oleh Penerbit Surat Berharga atau pihak yang terkait dengan Reksa Dana sebagaimana diatur dalam peraturan di bidang pasar modal
Risiko Perubahan Kondisi Politik dan Ekonomi
Kinerja usaha industri dipengaruhi oleh kondisi perekonomian, kondisi peraturan dan iklim usaha bagi sektor usaha tersebut. Perubahan peraturan pemerintah terkait ekonomi makro, dunia usaha, dan perpajakan dapat mempengaruhi kondisi perekonomian dan kinerja usaha industri, yang kemudian mempengaruhi tingkat pengembalian dan hasil investasi yang akan diperoleh Reksa Dana
Risiko Likuiditas
Apabila seluruh atau sebagian besar pemegang Unit Penyertaan secara serentak melakukan Penjualan Kembali kepada Manajer Investasi, maka dapat menyebabkan Manajer Investasi tidak mampu menyediakan uang tunai seketika untuk melunasi Penjualan Kembali Unit Penyertaan tersebut. Dalam hal terjadi keadaan-keadaan di luar kekuasaan (force majeure), Manajer Investasi dapat menolak Penjualan Kembali Unit Penyertaan sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak Investasi Kolektif dan Peraturan OJK
Risiko Nilai Tukar
Risiko nilai tukar mungkin timbul karena berubahnya nilai tukar mata uang asing terhadap Rupiah
Risiko Perubahan Peraturan dan Ketentuan Pajak
Adanya perubahan ketentuan hukum yang berlaku atau adanya kebijakan-kebijakan Pemerintah, terutama dalam bidang ekonomi makro yang berkaitan dengan Efek (instrumen pasar uang, Efek bersifat utang dan/atau Efek berbentuk saham) dapat memengaruhi tingkat pengembalian dan hasil investasi yang akan diperoleh Reksa Dana. Perubahan peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang perpajakan dapat pula mengurangi penghasilan yang mungkin diperoleh Pemegang Unit Penyertaan

Perlu Diketahui

Estimasi Pencairan

Dana cair ke rekening nasabah pada tanggal settlement, yaitu tanggal resminya perpindahan kepemilikan produk investasi dengan detail:

ORI/SR
Tanggal transaksi +2 hari kerja

FR/PBS
Tanggal transaksi +2 hari kerja

INDON/INDOIS
Tanggal transaksi +3 hari kerja

Disclaimer

Data atau informasi yang tercantum pada halaman ini ditampilkan dan/atau dihitung berdasarkan data yang diperoleh dari Penerbit Obligasi dan/atau sumber lain yang menurut pertimbangan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dapat dipercaya . BCA tidak bertanggung jawab atas kebenaran, keakuratan, atau kelengkapan data atau informasi, termasuk kesalahan data atau informasi yang tercantum pada halaman ini. Segala akibat yang timbul dari penggunaan data atau informasi dimaksud menjadi tanggung jawab (calon) Investor sepenuhnya. (Calon) Investor disarankan untuk meminta petunjuk dari penasihat keuangan, hukum, dan pajak sebelum melakukan pembelian produk Obligasi.

Data atau informasi tersebut hanya dimaksudkan sebagai informasi dan bukan merupakan rekomendasi dalam bentuk dan untuk tujuan apa pun serta tidak dimaksudkan sebagai penawaran atau permintaan untuk membeli/menjual suatu produk.

Informasi terkait batas nilai transaksi yang tercantum pada halaman ini mengacu pada dokumen informasi produk Obligasi yang diterbitkan oleh Penerbit Obligasi.

(Calon) Investor wajib membaca dan memahami dokumen informasi produk Obligasi yang diterbitkan oleh Penerbit Obligasi sebelum melakukan investasi pada produk Obligasi.

Obligasi merupakan produk pasar modal dan BUKAN produk PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan BCA tidak bertanggung jawab atas segala tuntutan dan risiko yang timbul dari investasi pada produk Obligasi. BCA hanya bertindak sebagai Agen Penjual Produk Obligasi.

Investasi pada produk Obligasi BUKAN merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga pada BCA sehingga tidak dijamin oleh BCA dan TIDAK TERMASUK dalam cakupan obyek program penjaminan pemerintah atau penjaminan simpanan. Investasi pada produk Obligasi mengandung risiko yang memungkinkan (calon) Investor kehilangan sebagian atau seluruh modal yang diinvestasikan. Setiap pilihan atas produk Obligasi yang dibeli (calon) Investor merupakan tanggung jawab dan keputusan (calon) Investor sepenuhnya, termasuk apabila (calon) Investor memilih jenis produk yang tidak sesuai dengan profil risiko (calon) Investor.

BCA terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Biaya & Limit

ORI/ SR

Pajak

15%

Minimum pembelian

Rp1.000.000

Kelipatan

Rp1.000.000

Biaya Transaksi Pasar Sekunder

Rp25.000

FR/ PBS

Pajak

15%

Minimum pembelian*

Rp100.000.000

Kelipatan*

Rp100.000.000

Biaya Transaksi Pasar Sekunder

Rp25.000

INDON/ INDOIS

Pajak

0%

Minimum pembelian*

USD 30.000

Kelipatan*

USD 10.000

Biaya Transaksi Pasar Sekunder

Rp45.000




Dapatkan Produk

Welma
Akses produk atau layanan ini secara langsung dan online di mana saja kapan saja
Kantor Cabang BCA
Temukan lokasi cabang BCA terdekat untuk mendapatkan produk atau layanan ini secara langsung
Daftar Cabang
img logo

Dapatkan Produk Obligasi via Welma