Kembali ke halaman Wealth Management

Investasi - Reksadana

Investasi terjangkau untuk rencana masa depanmu

Mengapa Reksa Dana BCA?

Pengelolaan Profesional

Produk dikelola dan dimonitor manajer investasi profesional dan berpengalaman di bidang manajemen investasi

Dana Terjangkau

Mulai investasi dengan dana yang relatif kecil dibandingkan investasi langsung di Pasar Modal

Diversifikasi Portofolio

Diversifikasi portofolio investasi secara aktif akan memperkecil risiko investasi yang timbul 

Berbagai macam pilihan reksadana di BCA

Reksadana

Reksadana BCA

"Reksadana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi. Suatu Reksadana didirikan berdasarkan Kontrak Investasi Kolektif antara:

  • Manajer Investasi yang berperan sebagai pihak yang melakukan pengelolaan serta pemantauan portofolio efek yang diinvestasikan oleh Reksadana
  • Bank Kustodian yang berperan sebagai pihak yang melakukan administrasi, penyimpanan aset Reksadana, dan menerbitkan serta mengirimkan surat konfirmasi transaksi & laporan bulanan kepada investor Reksadana"

Keuntungan


Transparan
Dengan kumpulan dana dari banyak investor, Manajer Investasi dapat melakukan diversifikasi portofolio investasi yang akan memperkecil risiko investasi yang timbul
Potensi Pertumbuhan Nilai Investasi
Reksadana mempunyai kekuatan dalam memperoleh biaya investasi yang relatif rendah karena besarnya dana yang dikelola
Bukan Objek Pajak
Hasil penjualan kembali dan keuntungan dari hasil investasi Reksadana bukan merupakan objek pajak

Jenis Reksadana

Reksadana Pasar Uang
Reksadana yang hanya melakukan investasi pada instrumen pasar uang dalam negeri dan/atau Efek bersifat utang yang diterbitkan dengan jangka waktu dan/atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari 1 (satu) tahun. Cocok untuk nasabah dengan profil risiko sangat konservatif Portofolio 100% Pasar Uang Volatilitas relatif rendah"
Reksadana Terproteksi
Reksadana dengan mekanisme proteksi 100% pada nilai investasi awal apabila investasi dipertahankan sampai tanggal jatuh tempo dan tidak berlaku apabila dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo. Namun, tidak memiliki mekanisme proteksi khusus jika penerbit obligasi mengalami wanprestasi/default, sehingga investor tetap memiliki risiko kehilangan pokok serta imbal hasil investasi. Cocok untuk nasabah dengan profil risiko konservatif Portofolio Min. 70% Obligasi Volatilitas Relatif Rendah"
Reksadana Pendapatan Tetap
Reksadana yang melakukan investasi paling sedikit 80% (delapan puluh persen) dari Nilai Aktiva Bersih dalam bentuk Efek bersifat utang. Cocok untuk nasabah dengan profil risiko konservatif Portofolio Min. 80% Obligasi Volatilitas rendah - menengah"
Reksadana Campuran
Reksadana yang melakukan investasi pada Efek bersifat ekuitas, Efek bersifat utang, dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang masing-masing paling banyak 79% (tujuh puluh sembilan persen) dari Nilai Aktiva Bersih. Dalam portofolio Reksadana tersebut wajib terdapat efek bersifat ekuitas & utang. Cocok untuk nasabah dengan profil risiko moderat Portfolio max. 79% dari masing-masing efek (Saham, Obligasi, dan/atau Pasar Uang) Volatilitas menengah s/d Tinggi"
Reksadana Saham
Reksadana yang melakukan investasi paling sedikit 80% (delapan puluh persen) dari Nilai Aktiva Bersih dalam bentuk Efek bersifat ekuitas. Cocok untuk nasabah dengan profil risiko moderat Portfolio: Max. 79% dari masing-masing efek (Saham, Obligasi, dan/atau Pasar Uang) Volatilitas menengah s/d tinggi

Resiko Produk

Risiko Berkurangnya Nilai Unit Penyertaan
Berkurangnya nilai Unit Penyertaan dapat disebabkan oleh: - Perubahan kondisi pasar (misalnya tingkat suku bunga, inflasi, dan lain-lain) yang mengakibatkan fluktuasi harga/tingkat pengembalian Efek - Wanprestasi dari pihak perusahaan Penerbit Surat Berharga atau pihak yang terkait dengan Reksa Dana - Force majeure yang dialami oleh Penerbit Surat Berharga atau pihak yang terkait dengan Reksa Dana sebagaimana diatur dalam peraturan di bidang pasar modal
Risiko Perubahan Kondisi Politik dan Ekonomi
Kinerja usaha industri dipengaruhi oleh kondisi perekonomian, kondisi peraturan dan iklim usaha bagi sektor usaha tersebut. Perubahan peraturan pemerintah terkait ekonomi makro, dunia usaha, dan perpajakan dapat mempengaruhi kondisi perekonomian dan kinerja usaha industri, yang kemudian mempengaruhi tingkat pengembalian dan hasil investasi yang akan diperoleh Reksa Dana
Risiko Likuiditas
Apabila seluruh atau sebagian besar pemegang Unit Penyertaan secara serentak melakukan Penjualan Kembali kepada Manajer Investasi, maka dapat menyebabkan Manajer Investasi tidak mampu menyediakan uang tunai seketika untuk melunasi Penjualan Kembali Unit Penyertaan tersebut. Dalam hal terjadi keadaan-keadaan di luar kekuasaan (force majeure), Manajer Investasi dapat menolak Penjualan Kembali Unit Penyertaan sesuai dengan ketentuan dalam Kontrak Investasi Kolektif dan Peraturan OJK
Risiko Nilai Tukar
Risiko nilai tukar mungkin timbul karena berubahnya nilai tukar mata uang asing terhadap Rupiah
Risiko Perubahan Peraturan dan Ketentuan Pajak
Adanya perubahan ketentuan hukum yang berlaku atau adanya kebijakan-kebijakan Pemerintah, terutama dalam bidang ekonomi makro yang berkaitan dengan Efek (instrumen pasar uang, Efek bersifat utang dan/atau Efek berbentuk saham) dapat memengaruhi tingkat pengembalian dan hasil investasi yang akan diperoleh Reksa Dana. Perubahan peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang perpajakan dapat pula mengurangi penghasilan yang mungkin diperoleh Pemegang Unit Penyertaan

Perlu Diketahui

Manajer Investasi

PT Ashmore Asset Management Indonesia
PT Ashmore Asset Management Indonesia (AAMI) perusahaan Manajer Investasi yang dimiliki oleh Ashmore Group plc.
PT Bahana TCW Investment Management
PT Bahana TCW Investment Management merupakan perusahaan manajer investasi pionir dan terkemuka di dunia pasar modal
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) didirikan pada bulan Januari 1996. Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
PT BNP Paribas Asset Management
PT BNP Paribas Asset Management merupakan salah satu perusahaan manajer investasi terbesar di Indonesia
PT Danareksa Investment Management
PT Danareksa Investment Management (DIM) adalah anak perusahaan dari PT Danareksa (Persero)
PT Eastspring Investments Indonesia
Eastspring Investments adalah perusahaan manajer investasi terkemuka di Asia baik untuk retail maupun institusi
PT Nikko Securities Indonesia
PT Nikko Sekuritas Indonesia berdiri tahun 1990. Izin usaha Manajer Investasi diperoleh tanggal 22 Februari 1993
PT Panin Asset Management
Panin Asset Management telah berpengalaman mengelola reksadana sejak tahun 1997
PT Schroder Investment Management Indonesia
PT Schroder Investment Management Indonesia (''PT SIMI'') telah berdiri lebih dari 200 tahun

Profil Manajer Investasi

Nama Manajer Investasi

Keterangan

PT Ashmore Asset Management Indonesia Total dana kelolaan per Maret 2021:
34.94 Triliun
PT Bahana TCW Investment Management Total dana kelolaan per Maret 2021:
52.83  Triliun
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Total dana kelolaan per Maret 2021:
48.53 Triliun
PT BNP Paribas Investment Partners Total dana kelolaan per Februari 2021:
33.62 Triliun
PT Danareksa Investment Management Total dana kelolaan per Maret 2021:
40.37  Triliun
PT Eastspring Investments Indonesia Total dana kelolaan per Maret 2021:
85.18  Triliun
PT Nikko Securities Indonesia Total dana kelolaan per Maret 2021:
469.07  Miliar
PT Panin Asset Management Total dana kelolaan per Maret 2021:
13.27  Triliun
PT Schroder Investment Management Indonesia Total dana kelolaan per Maret 2021:
68.42  Triliun

Disclaimer

Reksa Dana merupakan produk pasar modal dan BUKAN produk BCA dan BCA tidak bertanggung jawab atas segala tuntutan dan risiko atas pengelolaan portofolio Reksa Dana. BCA hanya bertindak sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana. Investasi pada Reksa Dana BUKAN merupakan bagian dari simpanan pihak ketiga pada BCA sehingga tidak dijamin oleh BCA dan TIDAK TERMASUK dalam cakupan obyek program penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan. Investasi pada Reksa Dana mengandung risiko yang memungkinkan (calon) Investor kehilangan sebagian atau seluruh modal yang diinvestasikan. Setiap pilihan atas produk Reksa Dana yang dibeli (calon) Investor merupakan keputusan dan tanggung jawab (calon) Investor sepenuhnya, termasuk apabila (calon) Investor memilih jenis produk yang tidak sesuai dengan profil risiko (calon) Investor. Kinerja Reksa Dana di masa lampau bukan merupakan jaminan kinerja di masa mendatang. (Calon) Investor wajib membaca dan memahami prospektus Reksa Dana sebelum memutuskan untuk melakukan investasi pada Reksa Dana. BCA dan Manajer Investasi pengelola Reksa Dana yang ditawarkan BCA terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Penjualan Reksa Dana di BCA dilakukan oleh karyawan BCA sebagai Wakil Agen Penjual Efek Reksa Dana (WAPERD) yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Konfirmasi atas investasi pada Efek Reksa Dana yang diterbitkan oleh Bank Kustodian adalah bukti kepemilikan yang sah.

Dapatkan Produk

Welma
Akses produk atau layanan ini secara langsung dan online di mana saja kapan saja
Kantor Cabang BCA
Temukan lokasi cabang BCA terdekat untuk mendapatkan produk atau layanan ini secara langsung
Daftar Cabang

Cari Tahu Profil Risiko Investasi

Temukan produk investasi yang sesuai dengan tingkat toleransi risiko cukup dengan menjawab pertanyaan di sini.

img logo
img logo

Dapatkan Produk Reksadana via Welma