- Inflasi turun ke 2,88% YoY (-0,14% MoM) pada Juli 26, dipicu oleh penurunan harga pangan.
- Penurunan harga pangan dipicu oleh mulainya musim panen serta berkurangnya permintaan dari MBG, tetapi inflasi transportasi meningkat karena kenaikan harga Pertamax.
- Krisis minyak dunia, periode El-Nino yang panjang, serta bertambahnya defisit neraca lancar dapat meningkatkan inflasi dalam beberapa bulan ke depan.
- Bank Indonesia berpotensi merespons risiko kenaikan inflasi ini dengan sikap hawkish.