- Indikator konsumsi riil dan nominal Indonesia menunjukkan tren yang berbeda, menunjukkan kemampuan rumah tangga untuk mempertahankan sebagian konsumsi mereka di tengah tekanan harga.
- Kemampuan rumah tangga untuk menerima kenaikan harga diperkirakan terus melemah, menimbulkan risiko penurunan konsumsi lebih lanjut terlebih jika sektor usaha mulai membebankan kenaikan biaya produksi pada konsumen.
- Pemulihan harga aset dapat memperkuat keyakinan dan minat belanja rumah tangga, sehingga konsumsi rumah tangga dapat diperkuat tanpa komitmen fiskal lebih lanjut.