- Tekanan pada sisi penerimaan dan kebutuhan belanja yang besar membuat defisit anggaran pemerintah pada tahun 2025 lebih besar dari target.
- Permintaan domestik yang lemah, ditambah upaya pemulihan dan konstruksi pasca bencana, menyebabkan pemerintah sulit untuk mengurangi anggaran belanja mereka meskipun penerimaan lebih rendah.
- Belanja fiskal yang lebih tinggi meningkatkan aliran likuiditas ke sistem perbankan domestik, sehingga menyebabkan ketidakseimbangan, terutama akibat permintaan kredit yang masih lemah.