- Surplus dagang Indonesia naik ke USD 2,66 miliar, seiring impor (-9,1% MoM) turun lebih dalam dari ekspor.
- Ekspor minyak sawit serta Besi dan Baja menurun sementara logam mulia meningkat, yang dapat dipicu oleh rencana implementasi bea keluar emas pada Desember.
- Penurunan impor terkonsentrasi pada barang modal serta bahan baku, tetapi PMI yang tinggi dapat menjadi sinyal pertumbuhan di masa depan.
- Meningkatnya ketidakpastian geopolitik karena aksi AS akhir-akhir ini dapat memperumit outlook harga komoditas.