Kembali ke Pressroom
29 Jun 2026

Format Baru Genera-Z Berbakti 2026: Mengejutkan dan Menguji Kompetensi Finalis

Jakarta, 27 Juni 2026 – Genera-Z Berbakti, sebuah program call for proposal dari Bakti BCA bagi para mahasiswa, tahun 2026 ini hadir dengan format penjurian baru. Para peserta umumnya sudah bersiap mengikuti kontestasi, dengan mengacu pada tayangan program edisi tahun 2025. Perubahan format penjurian, membuat kedelapan finalis harus menyusun strategi terbaik agar dapat tampil maksimal dan meyakinkan panelis, bahwa ide yang ditawarkan untuk desa wisata binaan tujuan, dapat terlaksana dengan baik dan berdampak optimal.

Finalis Genera-Z Berbakti 2026 harus melewati tiga tahapan sangat ketat agar dapat melaju dan memenangkan kesempatan mengimplementasikan program di lokasi tujuan. Tahapan tersebut mereka jalani di hadapan tiga panelis yakni Nicholas Saputra yang merupakan Duta Bakti BCA, Cinta Laura Kiehl yang dikenal sebagai entertainer dan sociopreneur, serta Tri Mumpuni yang merupakan sosok ilmuwan dan wirausaha sosial.

Tahap pertama yaitu Idea Pitch. Pada babak ini, tiap finalis diberi waktu 10 menit untuk mempresentasikan rancangan program terbaiknya. Tahap selanjutnya adalah Think Tank, di mana finalis diberi waktu 60 detik untuk menjawab pertanyaan panelis. Jika panelis memberikan respons atas jawaban, finalis dapat memberikan tanggapan maksimal 30 detik. Babak terakhir adalah Head to Head, di mana para finalis dapat saling adu argumen, memberikan pertanyaan, menjawab, dan mempertahankan ide masing-masing sekaligus menguji kekuatan program mereka.

Namun, berbeda dengan tahun lalu, kali ini Genera-Z Berbakti menerapkan satu peraturan baru. Peraturannya, dalam menempuh setiap tahap (Idea Pitch, Think Tank, dan Head to Head) finalis hanya boleh diwakilkan satu orang berbeda. Itu berarti, setiap individu dalam tim punya kesempatan sama untuk tampil di hadapan panelis dan lawannya.

Ketentuan ini membuat banyak finalis terkejut, salah satunya yaitu Tessa dari tim DESA HIDUP perwakilan UIN Sunan Gunung Djati Bandung. “Awalnya perasaan saya tidak karuan dan benar-benar gugup. Namun, saya berusaha untuk bisa tersenyum. Momen yang paling membanggakan adalah ketika saya bisa berbicara dan menjawab pertanyaan panelis, lalu bisa mengintegrasikan jawaban-jawaban yang menurut saya bagus,” kata Tessa.

Testimoni serupa disampaikan tim Laskar Selasik dari Universitas Gadjah Mada. “Jujur dari awal sempat agak gugup dan bahkan sempat berpikir untuk bertanya apakah mungkin saya digantikan saja. Saya kemudian sudah tidak berpikir benar atau salah, dan yang terpenting adalah menceritakan isi presentasi,” ujar Faruq, salah satu anggota tim tersebut.

Di balik ketegangan dan adrenalin yang dirasakan finalis, ada tujuan besar yang ingin diwujudkan lewat kompetisi ini. Bakti BCA berharap Genera-Z Berbakti 2026 dapat membantu mahasiswa menelurkan ide inovatif dan siap diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari di tiap desa tujuan.

“Kami yakin kedelapan finalis terpilih memiliki potensi luar biasa. Sekarang, waktunya mereka membuktikannya. Kami optimistis format baru babak final Genera-Z Berbakti 2026 dapat membantu para finalis mengeluarkan potensi besar di dirinya masing-masing, yang kemudian bisa dikembangkan untuk menerapkan ide-idenya di lokasi kegiatan nanti,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.

Sebanyak 4 dari 8 finalis akan mendapatkan kesempatan mengimplementasikan gagasannya di empat desa wisata binaan Bakti BCA. Keempat desa wisata tersebut adalah Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung; Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur; Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo; dan Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon.

“Saran saya untuk para kampus yang menjadi finalis adalah untuk membuat proposal mereka tetap sederhana. Sebab, lebih baik kita memecahkan masalah secara bertahap dan perlahan daripada berusaha melakukan segalanya dalam waktu yang bersamaan, tetapi menghasilkan sistem yang tidak realistis dan berkelanjutan,” kata Entertainer & Sociopreneur Cinta Laura Kiehl.

Ikuti seluruh kisah seru dan perjuangan para finalis Genera-Z Berbakti 2026, tayang setiap Sabtu hanya di YouTube BCA (@SolusiBCA), tautan bca.id/genzberbakti, atau platform mitra.

Keterangan Foto 1:

Genera-Z Berbakti 2026 Terapkan Format Penjurian Baru – Tim UIN Sunan Gunung Djati Bandung (kiri) dan Tim UGM (kanan) pada babak final Genera-Z Berbakti 2026. Program kompetisi berbasis call for proposal ini hadir dengan format penjurian baru. Pada setiap tahapan penilaian, yaitu Idea Pitch, Think Tank, dan Head to Head, finalis hanya boleh diwakilkan satu orang berbeda. Tayangan Genera-Z Berbakti dapat disaksikan di kanal YouTube BCA (@SolusiBCA) dan platform mitra.

Keterangan Foto 2:

Menuliskan Harapan untuk Desa Wisata Binaan Bakti BCA – Para finalis Genera-Z Berbakti 2026 menuliskan harapan dan komitmen mereka untuk berkontribusi dalam pengembangan desa wisata binaan Bakti BCA. Sebanyak empat kampus terpilih nantinya akan berkesempatan mengimplementasikan gagasannya secara langsung di Desa Wisata Kreatif Terong (Kabupaten Belitung), Desa Wisata Situs Gunung Padang (Kabupaten Cianjur), Desa Wisata Patakbanteng (Kabupaten Wonosobo), dan Desa Wisata Kakaskasen Dua (Kota Tomohon) pada Juli hingga Agustus 2026.

***

Tentang Bakti BCA

Bakti BCA merupakan payung tanggung jawab sosial perusahaan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang berfokus pada penciptaan dampak positif dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui Bakti BCA, perseroan menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. BCA menghadirkan program seperti BCA Berbagi Ilmu, Beasiswa Bakti BCA, serta pelatihan dan pembinaan merias bagi Sahabat Disabilitas (Teman Tuli) untuk mendukung pengembangan generasi muda di sektor pendidikan. Bakti BCA memiliki kegiatan di bidang kesehatan, seperti bakti sosial kesehatan, layanan pemeriksaan gratis, serta kampanye pencegahan stunting. Pada aspek lingkungan, BCA mendukung pelestarian keanekaragaman hayati melalui konservasi penyu, rehabilitasi orang utan, serta perlindungan satwa endemik seperti Macan Tutul Jawa. Melalui berbagai inisiatif tersebut, Bakti BCA mencerminkan komitmen BCA tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi bagi masa depan lebih berkelanjutan.

Tentang PT Bank Central Asia Tbk (per 31 Maret 2026)

BCA merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang fokus pada bisnis perbankan transaksi serta menyediakan fasilitas kredit dan solusi keuangan bagi segmen korporasi, komersial, UKM, dan konsumer. Pada akhir Maret 2026, BCA melayani 44 juta rekening nasabah dan memproses lebih dari 122 juta transaksi setiap harinya, didukung 1.270 kantor cabang, 20.336 ATM, serta layanan internet & mobile banking dan contact center Halo BCA yang dapat diakses 24 jam. Kehadiran BCA didukung oleh sejumlah entitas anak yang berfokus pada pembiayaan kendaraan, perbankan Syariah, sekuritas, asuransi umum dan jiwa, perbankan digital, dan pemodal ventura. BCA berkomitmen untuk membangun relasi jangka panjang dengan nasabah, mengutamakan kepentingan bersama, dan menciptakan dampak positif pada masyarakat luas. Dengan lebih dari 27.600 karyawan, visi BCA adalah untuk menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia.

PT BANK CENTRAL ASIA TBK

Group Corporate Communication and Social Responsibility - CCR

Corporate Communication

Alamat : Jl. MH Thamrin No.1, Menara BCA Lt. 22. Jakarta 10310

Telepon : (021) 2358-8000

Fax : (021) 2358-8339

E-mail : corcom_bca@bca.co.id

Kegiatan Terkait

Hubungi Biro Humas BCA