Jakarta, 9 Mei 2019 – Kontribusi positif perbankan dan financial technology (fintech) sangat diperlukan dalam mendorong terciptanya ekosistem keuangan nasional yang sehat dan stabil. Kontribusi tersebut dapat tercapai baik melalui kerja sama strategis perbankan dan fintech maupun melalui tanggung jawab perusahaan untuk menjalankan usaha sesuai dengan regulasi, ketentuan, dan etika bisnis. Hal ini untuk menjamin adanya stabilitas dan peningkatan nilai tambah bagi kesinambungan dan keberlanjutan ekonomi nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA) Armand W Hartono selaku pembicara dalam acara forum “Banking & Fintech: Inovasi dan Peran Digital Dorong Inklusi Keuangan” yang diselenggarakan CNBC Indonesia di Jakarta, pada Kamis (09/05).
Armand menjelaskan, pada era teknologi pintar seperti saat ini, tidak dapat dipungkiri bahwa semua institusi berupaya merespon dengan menyesuaikan berbagai jasa layanan dan solusi ke arah digital. Transformasi digital yang dilakukan BCA saat ini fokus untuk memberikan preferensi layanan digital yang lebih nyaman dan aman kepada nasabah. Dimulai dari layanan internet banking, mobile banking BCA, Flazz BCA, e-wallet Sakuku, hingga solusi perbankan terkini, melalui fitur antara lain VIRA BCA, Webchat BCA, OneKlik BCA, QRku, Keyboard BCA, dan Buka Rekening Online.
“Karena setiap perusahaan, baik perbankan maupun fintech berada pada interface teknologi yang sama, kemungkinan untuk melakukan kerja sama strategis selalu ada. Selain karena setiap perusahaan memiliki keunggulan pada segmennya, kerja sama strategis antara perbankan dan fintech dimungkinkan karena misi yang diemban kurang lebih sama, yaitu memberikan benefit kepada semua pemangku kepentingan,” tambah Armand.
Armand menambahkan, dengan landasan yang sama tersebut, BCA dapat menawarkan kemudahan dan nilai tambah kepada nasabah yang juga menjadi pelanggan pada market fintech di Indonesia. Transformasi digital seperti internet banking, mobile banking BCA, Flazz BCA, e-wallet Sakuku, dan fitur-fitur OneKlik BCA, QRku, Keyboard BCA, dan Rekening Online memampukan nasabah BCA untuk dapat mengakses sumber keuangan dan melakukan transaksi sesuai kebutuhan dengan terhubung langsung pada jasa layanan yang diberikan fintech.
“Kolaborasi ini mengendepankan visi yang sama dalam membangun sebuah ekosistem yang mampu mendorong masyarakat aktif bertransaksi dengan mudah, nyaman, dan aman, di samping berkontribusi terhadap penciptaan stabilitas ekonomi nasional,” urai Armand.
Bank dan Fintech Dorong Ekosistem Keuangan yang Sehat - Wakil Presiden Direktur BCA Armand W. Hartono (kanan) bersama Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (RI) Rudiantara saat memasuki acara Forum Banking & Fintech yang diadakan oleh CNBC Indonesia di Jakarta, Kamis (09/05). Menjadi salah satu pembicara, Armand mengungkapkan bahwa kontribusi positif perbankan dan financial technology (fintech) sangat diperlukan dalam mendorong terciptanya ekosistem keuangan nasional yang sehat dan stabil. Di mana saat ini BCA berfokus pada transformasi digital yang dimulai dari layanan internet banking, mobile banking, VIRA BCA, Webchat BCA, OneKlik BCA, QRku, BCA Keyboard, dan Buka Rekening Online.
***
Tentang PT Bank Central Asia Tbk (per 31 Maret 2019)
BCA merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang fokus pada bisnis perbankan transaksi serta menyediakan fasilitas kredit dan solusi keuangan bagi segmen korporasi, komersial & UKM dan konsumer. Pada akhir Maret 2019, BCA melayani 19,5 juta rekening nasabah dan memproses jutaan transaksi setiap harinya didukung oleh 1.246 kantor cabang, 17.800 ATM, serta layanan internet dan mobile banking yang dapat diakses 24 jam.
Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi:
PT BANK CENTRAL ASIA TBK
Divisi Sekretariat Perusahaan – Sub Divisi Komunikasi Korporasi
Biro Hubungan Masyarakat
Alamat : Jl. MH Thamrin No. 1
BCA Grand Indonesia Lt. 20
Jakarta Pusat
Telepon : (021) 2358-8000
Fax : (021) 2358-8300
E-mail : humas@bca.co.id