- Kondisi global yang kurang ideal dapat menghambat laju pertumbuhan PDB pada kuartal mendatang, namun beberapa faktor eksternal masih dapat diharapkan untuk mendukung perekonomian Indonesia, seperti yang diindikasikan oleh arus masuk FDI dari Tiongkok.
- Aliran impor murah dan yield obligasi CNY (dim sum bond) yang rendah membantu menjaga kondisi permintaan agregat di Indonesia.
- Akan tetapi, penerbitan dim sum bonds lebih lanjut meningkatkan risiko nilai tukar, sementara dominasi perusahaan milik asing pada sektor manufaktur domestik berpotensi menahan postur neraca pembayaran Indonesia jika dibiarkan tanpa kontrol.