- Pemerintah Indonesia memasang target pertumbuhan PDB yang lebih tinggi di tahun 2027 (5.8-6.5% YoY), mengasumsikan kondisi makroekonomi global yang lebih mendukung.
- Namun, tantangan terus menghadang akibat realisasi belanja fiskal yang masih tumbuh lebih cepat dibandingkan penerimaan, sehingga berpotensi menambah triple deficits yang saat ini menekan nilai tukar Rupiah.
- Kesulitan dalam meningkatkan rasio pajak di jangka pendek tampak telah memaksa pemerintah untuk menggunakan strategi fiskal yang tidak konvensional.