- Cadangan devisa Indonesia menurun sebesar USD 3,7 miliar menjadi USD 148,2 miliar pada Mar-26, sejalan dengan pembayaran utang luar negeri, arus keluar modal, serta upaya menjaga stabilitas Rupiah.
- Konflik AS–Iran mendorong penyesuaian aliran modal global, dengan Indonesia mencatat outflow pada obligasi, saham, dan instrumen Bank Indonesia, di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap ketahanan fiskal dan arah kebijakan.
- Prospek ke depan relatif berimbang, di mana potensi kenaikan harga komoditas dan pelonggaran kebijakan ekspor dapat memberikan dukungan, namun ketidakpastian global yang berlanjut berpotensi memberikan tekanan terhadap cadangan devisa dan stabilitas Rupiah.