- BI-rate kembali ditahan pada 4,75%, menunjukkan opsi kebijakan BI yang terbatas akibat tekanan pada nilai tukar Rupiah.
- Upaya stabilisasi nilai tukar BI tampak masih bergantung pada intervensi pasar, sedangkan penerbitan SRBI dan instrumen penyerapan likuiditas lain cenderung terbatas.
- Ekspektasi pergeseran sinyal kebijakan the Fed dan bank sentral lain akibat kenaikan harga minyak menandakan depresiasi Rupiah perlu di toleransi selama tren nya masih terkontrol.