Bagi banyak Gen Z dan millennial, konser bukan hanya sekadar hiburan, melainkan pengalaman yang sangat berkesan, terutama jika konser tersebut sudah lama dinantikan. Namun, masalah yang sering terjadi adalah penjualan tiket konser diumumkan secara tiba-tiba, harganya cukup tinggi, dan dapat terjual habis dalam waktu singkat.
Akibatnya, banyak yang menyesal karena belum menyiapkan dana dari jauh-jauh hari. Ada yang baru mulai menabung setelah pengumuman penjualan tiket konser keluar, ada yang harus mengorbankan kebutuhan lain, bahkan ada juga yang akhirnya mengambil keputusan finansial terburu-buru, seperti memakai dana darurat atau berutang.
Padahal, konser besar biasanya sudah direncanakan beberapa bulan sebelumnya oleh promotor dan artis, sehingga para penggemar juga bisa mulai mempersiapkan dana lebih awal. Berikut beberapa tips keuangan yang bisa dilakukan agar menonton konser impian tidak jadi beban keuangan!
1. Membuat perencanaan keuangan untuk konser
Misalnya, jika ingin menonton konser tahun depan, kamu bisa mulai memperkirakan total biaya yang dibutuhkan, bukan hanya harga tiketnya saja, tetapi juga transportasi, makanan, merchandise, dan pengeluaran tambahan lainnya. Dengan begitu, kamu memiliki perencanaan keuangan yang lebih jelas.
2. Sisihkan uang secara rutin setiap bulan
Jumlahnya tidak harus besar, karena yang lebih penting adalah kebiasaan dan kedisiplinan. Jika menunggu sampai penjualan tiket diumumkan, waktu untuk mengumpulkan dana mungkin terlalu singkat. Namun, jika mulai lebih awal, biaya konser akan terasa lebih ringan karena biaya yang dikeluarkan terbagi ke dalam beberapa bulan.
3. Tempatkan dana konser di aset investasi yang sesuai dengan tujuan jangka pendek
Untuk kebutuhan seperti ini, pilihlah aset dengan risiko yang relatif rendah dan akses dana yang relatif mudah seperti Reksa Dana Pasar Uang, sehingga dana konser tetap bisa dicairkan dan digunakan untuk membeli tiket saat dibutuhkan. Hindari menempatkan dana konser di investasi yang berisiko tinggi, terutama bila periode investasinya singkat, karena ada potensi investasi kurang likuid dan nilainya sedang turun saat dananya akan digunakan.
4. Manfaatkan fitur Investment Goals di myBCA
Fitur ini dapat membantu mewujudkan tujuan investasi untuk dana konser dengan memberikan panduan investasi yang sesuai dengan target nominal dan jangka waktu yang ingin dicapai. Dengan adanya target yang jelas, kamu dapat mengetahui berapa dana yang perlu disisihkan dan memantau sejauh mana progresmu menuju tujuan tersebut.
Selain itu, fitur Investment Goals juga membantu dalam menyisihkan dana untuk rencana masa depan dari pengeluaran sehari-hari. Jadi, uang yang disisihkan untuk konser tidak tercampur dengan uang jajan, transportasi, atau kebutuhan harian lainnya. Hal ini membuat dana konser lebih terjaga dan mengurangi kemungkinan dana tersebut terpakai untuk hal yang tidak sesuai tujuan.
Yuk, mulai perjalanan investasi kamu dengan Investment Goals di myBCA! Untuk panduannya, kamu bisa klik tombol berikut ya.
