Belanja online memang praktis, tetapi di balik kemudahannya ada celah yang kerap dimanfaatkan oleh oknum yang tak bertanggung jawab.
Salah satu modus penipuan yang belakangan marak adalah pengembalian dana karena paket tertukar atau bermasalah dalam proses pengiriman.
Si penipu memanfaatkan kepanikan calon korbannya dengan mengaku sebagai petugas ekspedisi. Kemudian ia menawarkan bantuan pengembalian dana. Padahal tujuan utamanya menguras uang dari rekening si korban.
Jangan sampai terjebak! Kenali cara kerja modus penipuan ini agar lebih waspada.
Penipuan ini biasanya dimulai dari pesan WhatsApp yang mengaku dari jasa ekspedisi. Pelaku akan menginformasikan bahwa ada masalah pada paket, seperti tertukar, hilang, atau tertahan di gudang sehingga tidak bisa dikirim. Untuk meyakinkan korban, penipu sering menyertakan data yang terlihat valid seperti nama penerima, alamat, dan nomor resi.
Setelah korban percaya, pelaku kemudian menawarkan solusi berupa pengembalian dana (refund) dan menyarankan korban untuk memesan ulang barang setelah proses selesai. Dalam tahap berikutnya, pelaku akan mengirimkan kode QRIS dan meminta korban memindainya dengan alasan untuk memproses pengembalian dana. Padahal, QRIS sebenarnya digunakan untuk melakukan pembayaran, bukan menerima uang, sehingga jika dipindai, uang justru akan keluar dari rekening korban.
Jika korban mulai ragu, pelaku biasanya akan menelepon dengan nada mendesak dan mengatakan bahwa proses refund memiliki batas waktu agar korban segera menyelesaikan transaksi tanpa sempat memverifikasi kebenarannya. Penipu juga umumnya menggunakan nomor pribadi yang tidak terverifikasi, meskipun sering memasang foto profil yang menyerupai perusahaan logistik agar terlihat lebih meyakinkan.
Cara Menghindari Modus Penipuan Paket Tertukar
Agar tidak menjadi korban penipuan paket yang tertukar, lakukan beberapa langkah berikut:
- Selalu cek status pengiriman melalui aplikasi marketplace atau situs resmi ekspedisi.
- Jangan mudah percaya pada pesan yang mengatasnamakan perusahaan ekspedisi.
- Waspadai pihak yang menawarkan pengembalian dana melalui scan QRIS
- Tolak untuk mengikuti instruksi jika secara prosedur janggal dan tidak meyakinkan
- Hubungi layanan pelanggan resmi jika menerima informasi terkait kendala pengiriman dan konfirmasi pesanan
Saat ada informasi dari orang tak dikenal terkait paket yang bermasalah, luangkan waktu sejenak untuk melakukan verifikasi. Dengan berpikir jernih dan melakukan pengecekan melalui kanal resmi, risiko menjadi korban penipuan akan terhindari.
