Surat Berharga Syariah Negara (atau disingkat SBSN) adalah surat berharga negara yang diterbitkan berdasarkan prinsip syariah, sebagai bukti atas bagian penyertaan terhadap Aset SBSN, baik dalam mata uang Rupiah maupun valuta asing.
Sukuk Negara Ritel (SR) adalah SBSN yang dijual kepada individu atau orang perseorangan Warga Negara Indonesia melalui Mitra Distribusi.
Minimum Pemesanan
Rp1 Juta dan kelipatan Rp1 Juta
Maksimum Pemesanan
Rp10 Miliar per investor
Jenis Imbalan/Kupon
Imbalan/Kupon tetap s/d jatuh tempo
Tingkat Imbalan/Kupon
6,90% per tahun
Masa Penawaran
Pembukaan : 21 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB
Penutupan : 16 September 2026 pukul 12.00 WIB
Penetapan Hasil Penjualan
21 September 2026
Setelmen
23 September 2026
Pencatatan di Bursa
23 September 2026
Imbalan/Kupon Pertama
10 Oktober 2026 (Short Coupon)
Pembayaran Imbalan/Kupon
Tanggal 10 setiap bulannya
Minimum Holding Period
Selama 1 (satu) kali pembayaran Imbalan/Kupon
(dapat diperdagangkan mulai tanggal 11 Oktober 2026)
Jatuh Tempo
10 September 2031
Kustodian
Sub Registry BCA Kustodian
Manfaat
Imbalan/Kupon Tetap & Kompetitif
Di Pasar Perdana, Imbalan/Kupon ditawarkan lebih tinggi dibanding rata-rata deposito Bank BUMN, dengan Imbalan/Kupon Fixed Rate 6,90% per tahun sampai dengan jatuh tempo.
Potensi Keuntungan (Capital Gain)
Berpotensi memperoleh keuntungan bila dijual pada harga yang lebih tinggi daripada harga beli setelah memperhitungkan biaya transaksi di Pasar Sekunder.
Likuid
SR025T5 dapat diperdagangkan di Pasar Sekunder setelah holding period
Dapat Menjadi Jaminan Kredit
SR025T5 dapat dijaminkan untuk pengajuan pinjaman di BCA
Sesuai Prinsip Syariah
Cara, metode dan produk investasi mengikuti prinsip syariah
Partisipasi Nasional
Dengan Investasi SR025T5, investor turut mendukung pembiayaan pembangunan nasional
Risiko
Risiko Gagal Bayar
Risiko tidak memperoleh pembayaran dana yang dijanjikan oleh penerbit saat jatuh tempo.Tapi pembayaran Imbalan/Kupon dan Nilai Nominal dijamin oleh Pemerintah berdasarkan Undang-Undang SBSN dan Undang-Undang APBN.
Risiko Pasar
Potensi kerugian karena penurunan harga SR025T5 akibat kenaikan suku bunga saat dijual di Pasar Sekunder. Dapat dihindari dengan tidak menjual SBN hingga jatuh tempo
Risiko Likuiditas
Risiko investor tidak dapat menjual SR025T5 dalam waktu cepat pada harga yang wajar. Dapat dihindari dengan menjadikan SBN sebagai agunan
Cara Pemesanan SBN di Fitur Welma di Aplikasi myBCA
Dapatkan Produk Obligasi dan SBN via myBCA
;
Anda akan meninggalkan BCA.co.id
Dengan mengklik ‘Lanjutkan’, Anda akan diarahkan menuju website
di luar www.bca.co.id yang tidak terafiliasi dengam BCA dan mungkin
memiliki tingkat sekuriti yang berbeda. BCA tidak bertanggung jawab
dan tidak mendukung, menjamin, mengendalikan konten, mengendalikan
ketersediaan dan perspektif atas produk-produk atau layanan-layanan
yang ditawarkan atau dinyatakan oleh website tersebut.