Menyimpan uang di bank bukan hanya soal mencari tempat yang aman untuk menaruh dana. Kamu juga perlu mempertimbangkan bagaimana uang ini akan digunakan. Untuk kebutuhan sehari-hari, tabungan mungkin lebih praktis. Sementara itu, jika ada dana yang belum akan digunakan dalam waktu tertentu, deposito bisa menjadi pilihan.
Karena karakteristik keduanya berbeda, memahami perbedaannya tentu sangat penting sebelum menentukan tempat menyimpan uangmu.
Lalu, apa saja perbedaan tabungan dan deposito, dan kapan sebaiknya menggunakan masing-masing produk? Yuk, simak lebih lanjut di artikel ini!
Apa Itu Tabungan?
Tabungan adalah produk simpanan yang dirancang dengan tujuan untuk menyimpan sekaligus memudahkan nasabah mengakses sekaligus menggunakan dana untuk berbagai kebutuhan. Salah satu contohnya adalah Tahapan BCA yang dapat digunakan untuk menarik, setor, transfer, bayar tagihan, hingga melakukan transaksi cashless.
Karena fleksibilitas tersebut, tabungan umumnya cocok untuk kebutuhan finansial yang membutuhkan akses dana secara rutin. Misalnya menerima gaji, membayar kebutuhan rumah tangga, atau menyimpan dana darurat.
Selain datang langsung ke kantor cabang BCA, kini kamu juga bisa membuka rekening Tahapan BCA secara online melalui aplikasi myBCA. Proses pembukaan rekening dapat dilakukan secara digital, sehingga lebih praktis dan dapat dilakukan kapan saja.
Baca Juga: Cara Buka Rekening Bank BCA Secara Online di myBCA
Apa Itu Deposito?
Berbeda dari tabungan, deposito adalah produk simpanan dengan dana yang ditempatkan untuk jangka waktu tertentu atau tenor. BCA menyediakan Deposito Berjangka dengan pilihan tenor mulai dari 1 hingga 12 bulan.
Karakteristik tersebut membuat deposito lebih sesuai untuk dana yang memang belum dibutuhkan dalam waktu dekat. Dengan menempatkannya dalam periode tertentu, kamu dapat memisahkan dana tersebut dari uang yang digunakan untuk transaksi sehari-hari.
Perbedaan antara Tabungan dan Deposito yang Perlu Dipahami
Sekilas, tabungan dan deposito sama-sama berfungsi sebagai tempat menyimpan uang di bank. Namun, perbedaan deposito dan tabungan terlihat dari beberapa aspek berikut yang penting dipertimbangkan sebelum memilih.
Akses dan Fleksibilitas Dana
Tabungan memberikan akses yang lebih fleksibel. Dana dapat digunakan untuk berbagai transaksi sesuai dengan fasilitas rekening yang dimiliki, termasuk tarik tunai, transfer, dan pembayaran.
Sementara itu, deposito memiliki karakter yang berbeda karena dana ditempatkan untuk tenor tertentu. Artinya, deposito lebih tepat digunakan untuk dana yang tidak perlu diambil dalam waktu dekat. Jika masih membutuhkan uang tersebut untuk pengeluaran rutin, tabungan biasanya lebih sesuai.
Jangka Waktu Penyimpanan
Tabungan pada dasarnya tidak memiliki tenor penyimpanan seperti deposito. Kamu dapat terus menggunakan rekening selama memenuhi ketentuan produk. Di sisi lain, deposito memiliki periode penempatan. Misalnya, pada Deposito Berjangka BCA, tersedia pilihan tenor mulai dari 1 sampai 12 bulan.
Baca Juga: Investasi Cerdas dengan Tabungan Emas di myBCA
Bunga yang Diperoleh
Aspek lain dalam perbedaan tabungan dan deposito adalah imbal hasil. Tabungan pada umumnya digunakan terutama untuk kemudahan menyimpan dan bertransaksi, sehingga bunga bukan satu-satunya pertimbangan.
Berbeda dengan deposito yang lebih berorientasi pada penempatan dana selama periode tertentu dan memberikan bunga sesuai ketentuan yang berlaku. Besarnya bunga dapat berubah mengikuti kebijakan bank dan kondisi yang berlaku, sehingga sebaiknya cek suku bunga terbaru sebelum menempatkan dana.
Tujuan Penggunaan Dana
Tabungan lebih cocok untuk kebutuhan yang sifatnya aktif dan rutin. Misalnya, kamu bisa menggunakannya untuk menerima penghasilan bulanan, membayar tagihan, berbelanja, atau menyiapkan dana darurat.
Deposito lebih cocok untuk dana yang sudah dialokasikan untuk tujuan tertentu dan belum diperlukan dalam waktu dekat. Dengan memisahkannya dari rekening transaksi, kamu juga bisa lebih disiplin menjaga dana tersebut hingga jatuh tempo.
Pilih Tabungan atau Deposito? Sesuaikan dengan Tujuan
Jadi, perbedaan tabungan dan deposito bukan sekadar pada cara menyimpan uang, tetapi juga pada akses dana, jangka waktu, karakter bunga, dan tujuan penggunaannya. Tidak ada pilihan yang lebih baik karena kebutuhan setiap orang berbeda.
Baca Juga: 3 Daftar Pilihan Jenis Tabungan Anak BCA
Untuk kebutuhan transaksi sehari-hari, kamu dapat mempertimbangkan Tahapan BCA yang menyediakan berbagai fasilitas transaksi. Namun, jika ingin membangun kebiasaan menabung secara rutin, Tahapan Berjangka BCA menawarkan setoran bulanan otomatis dengan jangka waktu tertentu.
Sementara itu, jika memiliki dana yang belum akan digunakan dan ingin menempatkannya dalam periode tertentu, kamu bisa mempertimbangkan Deposito Berjangka BCA atau e-Deposito yang tersedia sebagai produk simpanan BCA.
Beruntungnya, kamu bisa mulai buka e-deposito tanpa perlu datang ke kantor cabang BCA, lho, yaitu melalui myBCA. Beri setiap rupiah tempat yang sesuai dengan kebutuhannya. Karena menabung dengan cara dan tempat yang tepat bisa membuat rencana finansial terasa jauh lebih terarah.
