Kini, transaksi perdagangan internasional menjadi lebih mudah berkat kemajuan teknologi informasi. Email menjadi solusi komunikasi yang lebih cepat dan efektif untuk memfasilitasi transaksi dan perjanjian bisnis antara eksportir dan importir. Namun, dibalik kemudahan ini, ada risiko baru yang mengintai para pelaku bisnis. Salah satu ancaman tersebut adalah modus penipuan melalui peretasan email!
Dalam modus ini, pelaku kejahatan siber akan menyusup ke dalam komunikasi antara perusahaan dan supplier, lalu mengirimkan email palsu yang seolah berasal dari supplier resmi. Biasanya, pelaku akan meminta perubahan nomor rekening tujuan pembayaran ke rekening yang mereka kendalikan. Jika lengah, dana Anda bisa langsung hilang ke tangan penipu dan hubungan bisnis dengan supplier pun bisa terganggu.
Waspadai tanda-tandanya:
- Informasi perubahan nomor rekening tujuan pembayaran secara tiba-tiba
- Alamat email pengirim mirip namun tidak identik dengan alamat resmi supplier (contoh: @suplier-intl.con menggantikan @supplier-intl.com)
- Terdapat kontak baru yang tidak dikenal untuk konfirmasi pembayaran
- Ada kemungkinan rekening tujuan berbeda negara dengan lokasi bisnis supplier
Cegah sebelum terlambat:
- Selalu konfirmasi ulang setiap perubahan informasi dari supplier melalui platform selain email, misalnya telepon /video call /dan sarana lainnya
- Teliti setiap detail email, termasuk domain, tanda baca, dan perbedaan ejaan
- Jika menemukan indikasi penipuan, laporkan segera ke cabang transaksi Anda atau Layanan 24 Jam Halo BCA (telepon 1500888 atau melalui aplikasi haloBCA)
Tetap waspada dan cegah penipuan dengan langkah yang tepat!
