- Surplus dagang Indonesia melebar ke USD 3,55 miliar pada Ags-26 dari USD 0,12 miliar pada bulan sebelumnya.
- Pertumbuhan ekspor yang stabil (1,51% MoM) didorong pengiriman nikel (93,87% MoM) beriringan dengan permintaan kuat dari Tiongkok (12,57% MoM), yang dapat mengindikasikan perbaikan aktivitas manufaktur Tiongkok.
- Sementara itu, impor kontraksi (-11.53% MoM) seiring pelemahan impor migas (-6,37% MoM) maupun non-migas (-12,52% MoM), meski kategori produk impor ekspansi secara tahunan.
- Sinyal positif untuk trade didapat dari pertemuan terkini antara Trump-Xi meski ketegangan Timur Tengah berlanjut, namun pertaruhan besar terletak pada prospek perdagangan dengan adanya moderasi target belanja pemerintah tahun depan.