- Inflasi Indonesia tercatat sebesar 0,22% MoM pada Okt-26, didorong oleh kenaikan harga pangan akibat gejolak El Niño, khususnya cabai merah, cabai rawit, dan tomat.
- Secara tahunan, inflasi tercatat sebesar 3,23% YoY, sedikit melambat dari 3,28% YoY pada bulan sebelumnya, didorong oleh perlambatan inflasi inti yang dapat mengimbangi tekanan harga pangan.
- Perkiraan El Niño hingga awal 2027, depresiasi Rupiah yang terus berlanjut, dan harga energi global yang bertahan tinggi menciptakan tekanan inflasi pada bulan ke depan.
- Trade-off kebijakan semakin kompleks. Stimulus fiskal dan stabilitas harga BBM di tengah ruang fiskal yang terbatas berpotensi menjaga tekanan inflasi tetap moderat. Sementara itu, jika pelemahan Rupiah terus berlanjut dapat mendorong BI untuk menempuh kebijakan moneter yang lebih ketat.