Direktur

Direktur

Antonius Widodo Mulyono


Profil singkat


Warga Negara Indonesia, 61 Tahun. Berdomisili di Indonesia. Diangkat sebagai Direktur BCA pada RUPS Tahunan 2022 dan mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 22 April 2022 untuk periode jabatan sampai dengan ditutupnya RUPS Tahunan Tahun 2026.

Tugas dan tanggung jawab


Direktur BCA yang bertanggung jawab atas Manajemen Risiko dan Corporate Communication & Social Responsibility.

Perjalanan karir


Antonius Widodo Mulyono memiliki pengalaman perbankan di Indonesia lebih dari 30 tahun. Sejak tahun 2019 hingga 2022, beliau menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Jiwa BCA yang bertanggung jawab terhadap pemasaran seluruh produk Asuransi Jiwa BCA melalui berbagai saluran distribusi.

Sebelum menjabat sebagai Direktur PT Asuransi Jiwa BCA, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Bisnis di PT Bank DKI (2015-2018), Komisaris di PT Asuransi Umum BCA (2014-2015) serta beberapa jabatan di PT Bank Central Asia Tbk yaitu sebagai Kepala Divisi Komersial dan SME (2011-2015), Kepala Kantor Wilayah II Jawa Tengah & Daerah Istimewa Yogyakarta (2009-2011), Kepala Kantor Wilayah IV Denpasar Bali (2008-2009), Kepala Kantor Cabang BCA Malang (2006-2008), Wakil Kepala Divisi Retail Banking (2003-2006), Kepala Kantor Cabang BCA Yogyakarta (2000-2003), dan Kepala Biro Perkreditan Cabang BCA (1994-1999).

Riwayat pendidikan


Meraih gelar Sarjana Ekonomi dan Magister Manajemen dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Hubungan afiliasi


Tidak memiliki hubungan keuangan, kepemilikan saham, dan/atau hubungan keluarga dengan anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi lainnya dan/atau pemegang saham pengendali BCA.

Rangkap jabatan


Tidak merangkap jabatan sebagai anggota dewan komisaris, anggota direksi, atau pejabat eksekutif pada bank, perusahaan, dan/atau lembaga lain.

Keahlian


Selama masa karir, beliau telah berpengalaman dan memiliki keahlian di berbagai bidang di antaranya commercial & SME banking, retail banking, branch banking management, strategi pemasaran, asuransi umum, asuransi jiwa, management community development, dan corporate communication.