Virtual Assistant Chat Banking

DEFINISI

  1. Virtual Assistant Chat Banking  BCA atau VIRA adalah layanan perbankan berbasis aplikasi chatting yang dapat diakses langsung oleh Pengguna melalui handphone atau gawai (gadget) Pengguna untuk mengetahui informasi mengenai BCA dan promosi yang ditawarkan BCA serta melakukan Transaksi Perbankan di BCA.
  2. Pengguna VIRA atau Pengguna adalah pihak yang dapat menggunakan VIRA. Pengguna dapat berupa Nasabah maupun Non Nasabah BCA.
  3. Nasabah adalah perorangan yang memiliki simpanan dana dalam bentuk rekening dan/atau memiliki fasilitas perbankan BCA lainnya.
  4. Non Nasabah BCA adalah perorangan yang tidak memiliki simpanan dana dalam bentuk rekening maupun fasilitas perbankan BCA lainnya.
  5. OTP (One Time Password) adalah kode sandi yang bersifat unik yang dihasilkan oleh sistem BCA dan dikirimkan dalam bentuk Short Message Service (SMS) ke handphone atau gawai (gadget) yang dipilih oleh nasabah.
  6. Nomor Handphone e-Banking adalah nomor telepon seluler (ponsel) Nasabah yang terdaftar pada database nomor ponsel e-banking BCA.
  7. Transaksi Perbankan adalah transaksi perbankan yang dapat dilakukan oleh Nasabah melalui VIRA seperti cek saldo, cek mutasi rekening, inquiry informasi kartu kredit dan transaksi lainnya yang akan diberitahukan oleh BCA dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

REGISTRASI VIRTUAL ASSISTANT CHAT BANKING BCA

  1. Untuk dapat menggunakan layanan VIRA, Pengguna wajib terlebih dahulu mengunduh aplikasi chatting dari app store atau playstore dan memastikan bahwa Pengguna telah follow akun resmi @BankBCA.
  2. Pengguna wajib memastikan bahwa akun @BankBCA yang di-follow adalah akun yang terdaftar sebagai akun resmi (official account) di masing-masing aplikasi chatting yang diunduh untuk memastikan keabsahan akun @BankBCA yang di-follow.
  3. Untuk dapat melakukan registrasi VIRA, Pengguna harus memiliki Nomor Handphone e-Banking antara lain dengan melakukan pendaftaran nomor ponsel Nasabah di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BCA untuk dapat melakukan transaksi perbankan. Nasabah wajib mendaftarkan dan menggunakan nomor ponsel milik Nasabah sendiri sebagai Nomor Handphone e-Banking. Segala akibat yang timbul karena didaftarkannya nomor ponsel milik pihak lain menjadi tanggung jawab Nasabah sepenuhnya dan Nasabah dengan ini membebaskan BCA dari segala macam tuntutan, gugatan, dan/atau tindakan hukum lainnya dari pihak manapun.
  4. Pada saat registrasi VIRA di aplikasi chatting, calon Pengguna wajib melakukan antara lain:
    1. membaca, memahami, dan menyetujui Ketentuan Virtual Assistant Chat Banking PT Bank Central Asia Tbk;
    2. memasukkan nomor Kartu Paspor BCA yang valid, masih aktif, dan tidak terblokir;
    3. memilih Nomor Handphone e-Banking yang ingin didaftarkan pada layanan VIRA untuk pengiriman OTP;
    4. memasukkan kode OTP.

  5. Nomor Handphone e-Banking yang didaftarkan pada VIRA harus masih aktif dan valid.
  6. Pengguna bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat yang timbul atas kebenaran data yang didaftarkan pada saat registrasi VIRA.
  7. Pengguna wajib menjaga keamanan perangkat handphone atau gawai (gadget) termasuk menjaga kerahasiaan password dan memastikan perangkat handphone atau gawai (gadget) termasuk aplikasi chatting yang  terdapat pada handphone atau gawai (gadget) tersebut tidak diakses oleh pihak lain manapun. Disamping itu, Pengguna wajib melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mengamankan handphone atau gawai (gadget) dari malware atau hal-hal lain yang dapat berpotensi membahayakan aplikasi chatting dan data yang ada di aplikasi chatting yang digunakan Pengguna.
  8. Segala akibat dan kerugian yang timbul karena kelalaian Pengguna dalam melakukan tindakan pengamanan sebagaimana dimaksud dalam butir 7 di atas menjadi tanggung jawab Pengguna sepenuhnya. 
  9. Pengguna baru dapat melakukan Transaksi Perbankan setelah registrasi VIRA berhasil diproses.
  10. Dengan melakukan registrasi VIRA, Pengguna tunduk dan menyetujui Ketentuan Virtual Assistant Chat Banking BCA ini. BCA berhak mengubah ketentuan-ketentuan terkait VIRAyang akan diberitahukan oleh BCA dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

KETENTUAN PENGGUNAAN VIRTUAL ASSISTANT CHAT BANKING BCA

  1. Pengguna bertanggung jawab atas setiap Transaksi Perbankan yang dilakukan, termasuk namun tidak terbatas pada kesalahan memilih menu transaksi.  Untuk itu, Pengguna wajib mengikuti setiap petunjuk dalam melakukan Transaksi Perbankan. Segala akibat dan kerugian yang ditimbulkan karena kesalahan Pengguna dalam melakukan Transaksi Perbankan menjadi tanggung jawab Pengguna sepenuhnya.
  2. Pengguna bertanggung jawab sepenuhnya atas penggunaan informasi, Nomor Handphone e-Banking Nasabah, akun/user ID pada aplikasi chatting, perangkat handphone dan/atau gawai (gadget) yang digunakan Nasabah, termasuk dalam hal terjadi penyalahgunaan perangkat handphone dan/atau gawai (gadget), akun/user ID, dan/atau aplikasi chatting.
  3. Dengan menggunakan VIRA, Pengguna dengan ini memberikan persetujuan kepada BCA untuk mengirimkan/meneruskan data Pengguna dan Transaksi Perbankan melalui pihak ketiga (penyedia aplikasi chatting). BCA tidak bertanggung jawab atas penyalahgunaan dan/atau kebocoran data Pengguna dan Transaksi Perbankan oleh pihak lain manapun termasuk penyedia aplikasi chatting.
  4. Nasabah akan dikenakan biaya pengiriman Short Message Service (SMS) untuk setiap transaksi yang memerlukan OTP seperti proses registrasi. Besarnya biaya SMS adalah sesuai dengan yang ditentukan oleh operator seluler.
  5. Dalam hal perangkat handphone dan/atau gawai (gadget) yang di dalamnya terdapat aplikasi chatting,  dicuri atau hilang maka Nasabah wajib untuk secepatnya menghubungi Halo BCA untuk melakukan pemblokiran Transaksi Perbankan pada VIRA.  
  6. Pemblokiran Transaksi Perbankan pada VIRA sebagaimana dimaksud dalam butir 5 di atas akan tetap dilakukan oleh BCA sampai BCA menerima permohonan pembukaan pemblokiran dari Nasabah. Selama pemberitahuan pencurian atau kehilangan perangkat handphone dan/atau gawai (gadget) belum diterima oleh BCA, maka setiap Transaksi Perbankan yang dilakukan dengan menggunakan akun/user ID Nasabah menjadi tanggung jawab Nasabah sepenuhnya.  
  7. BCA berhak melakukan pemblokiran Transaksi Perbankan pada VIRA, menolak transaksi, dan/atau menutup hubungan usaha dengan Nasabah dalam hal:
    1. Nasabah tidak memenuhi ketentuan hukum yang berlaku;
    2. Nasabah tidak memenuhi ketentuan permintaan informasi dan dokumen pendukung sesuai ketentuan hukum yang berlaku;
    3. Nasabah diketahui dan/atau patut diduga menggunakan dokumen palsu dan/atau memberikan data yang tidak benar kepada BCA;
    4. Nasabah menyampaikan informasi yang diragukan kebenarannya; dan/atau
    5. Nasabah memiliki sumber dana transaksi yang diketahui dan/atau patut diduga berasal dari hasil tindak pidana.

  8. Penutupan VIRA dapat dilakukan oleh Nasabah dengan memilih menu Tutup Layanan VIRA yang tersedia pada fitur Transaksi Perbankan.
  9. Pengguna dengan ini bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat dan kerugian yang timbul dari penyalahgunaan, pelanggaran, dan/atau kejahatan terkait penggunaan VIRA termasuk tetapi tidak terbatas pada kerugian yang timbul karena kesalahan, ketidakhati-hatian, kelalaian atau kecerobohan Pengguna, dan Pengguna dengan ini membebaskan BCA dari segala kerugian, klaim, gugatan dan/atau tuntutan dari pihak manapun termasuk Pengguna.

 

TRANSAKSI PERBANKAN PADA VIRTUAL ASSISTANT CHAT BANKING BCA

  1. Melalui fitur Transaksi Perbankan, Nasabah dapat mengakses informasi mengenai:
    1. Rekening yang terhubung dengan Kartu Paspor BCA yang digunakan untuk registrasi VIRA;
    2. Kartu Kredit BCA Nasabah yang telah didaftarkan oleh Nasabah pada VIRA.

  2. Nasabah yang telah melakukan pendaftaran Kartu Kredit BCA pada VIRA, secara otomatis dapat mengakses layanan informasi Kartu Kredit BCA pada KlikBCA Individu, m-BCA dan SMS BCA atau sebaliknya sepanjang Nasabah melakukan registrasi layanan dimaksud dengan menggunakan Kartu Paspor BCA yang sama dengan Kartu Paspor BCA yang digunakan untuk registrasi VIRA. Apabila di kemudian hari Nasabah menghapus pendaftaran Kartu Kredit BCA tersebut pada VIRA, Kartu Kredit BCA dimaksud menjadi tidak dapat diakses lagi pada KlikBCA Individu, m-BCA dan SMS BCA, demikian pula sebaliknya.
  3. Nasabah dapat menggunakan VIRA untuk mendapatkan informasi data rekening Nasabah yang terdaftar pada VIRA dengan cara mengirimkan instruksi tertentu kepada BCA melalui VIRA dengan mengikuti petunjuk yang ada pada VIRA.
  4. Setiap instruksi dari Nasabah yang tersimpan pada pusat data BCA merupakan data yang benar dan merupakan bukti instruksi dari Nasabah kepada BCA untuk melakukan Transaksi Perbankan, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  5. BCA menerima dan menjalankan setiap instruksi dari Nasabah yang dikirimkan melalui VIRA sebagai instruksi yang sah. BCA tidak mempunyai kewajiban untuk memastikan atau melakukan verifikasi atas:
    1. pihak yang mengirimkan instruksi kepada BCA melalui VIRA.
    2. ketepatan maupun kelengkapan instruksi yang dikirimkan kepada BCA melalui VIRA.

    Oleh karena itu semua instruksi yang diterima oleh BCA melalui VIRA sah mengikat Nasabah dengan sebagaimana mestinya.
  6. Untuk informasi kurs yang berhubungan dengan valuta asing, kurs yang ditampilkan pada VIRA adalah kurs e-Rate, TT Counter dan banknotes yang berlaku di BCA.
  7. Dengan melakukan transaksi melalui layanan VIRA, Nasabah mengakui semua komunikasi dan instruksi dari Nasabah yang diterima BCA akan diperlakukan sebagai alat bukti yang sah meskipun tidak dibuat dokumen tertulis ataupun dikeluarkan dokumen yang ditandatangani.

FORCE MAJEURE

Pengguna dengan ini membebaskan BCA dari segala gugatan, tuntutan, dan/atau tindakan hukum lainnya dalam bentuk apa pun atas keterlambatan dan/atau kegagalan BCA terkait dengan VIRA apabila keterlambatan dan/atau kegagalan dimaksud disebabkan karena kejadian-kejadian atau sebab-sebab di luar kekuasaan atau kemampuan BCA termasuk namun tidak terbatas pada bencana alam, kebakaran, perang, huru-hara, sabotase, gangguan sistem, gangguan listrik, gangguan telekomunikasi, dan kebijakan pemerintah.

PENANGANAN KELUHAN (PENGADUAN)

  1. Keluhan/pengaduan kepada BCA sehubungan dengan VIRA dapat disampaikan oleh Pengguna kepada Halo BCA. Untuk keperluan penanganan keluhan/pengaduan tersebut, BCA berhak meminta Pengguna untuk menyerahkan fotokopi identitas diri Pengguna dan dokumen pendukung lainnya.
  2. BCA akan menanggapi keluhan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
  3. Setiap keluhan terkait penggunaan fitur Transaksi Perbankan di VIRA harus disampaikan oleh Pengguna kepada BCA selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan sejak tanggal Transaksi Perbankan dilakukan.

Ketentuan Virtual Assistant Chat Banking BCA ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan peraturan Otoritas Jasa Keuangan

m-BCA

DEFINISI

  1. m-BCA (Mobile Banking) adalah layanan produk perbankan PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) yang dapat diakses secara langsung oleh Nasabah melalui telepon seluler (handphone), baik dengan menggunakan menu yang sudah tersedia di Subscriber Identification Module (SIM) Card, dengan menggunakan media SMS atau menggunakan menu pada aplikasi BCA mobile dengan menggunakan media jaringan internet pada handphone dikombinasikan dengan media SMS sesuai ketentuan yang berlaku di BCA.
  2. BCA mobile adalah aplikasi yang dapat diunduh dari situs web resmi BCA maupun media distribusi aplikasi/ peranti lunak (software) resmi yang ditunjuk BCA yang dimiliki oleh mobile operating system yang terdapat di handphone Nasabah untuk melakukan transaksi melalui m-BCA dan KlikBCA atau untuk memperoleh Info BCA.
  3. PIN (Personal Identification Number) m-BCA adalah nomor identifikasi pribadi bagi Nasabah yang menggunakan fasilitas m-BCA.
  4. Kode Akses adalah kode pribadi bagi Nasabah yang menggunakan fasilitas m-BCA pada menu BCA Mobile.
  5. Kode Tarik Tunai adalah kode pribadi yang diperoleh Nasabah pada layanan m-BCA di BCA mobile untuk melakukan transaksi tarik tunai di ATM BCA tanpa menggunakan kartu.
  6. Kartu Kredit BCA adalah segala jenis kartu kredit yang diterbitkan oleh BCA untuk Nasabah.
  7. KlikBCA adalah layanan KlikBCA yang dapat diakses oleh Nasabah melalui smartphone.
  8. Info BCA adalah layanan informasi mengenai produk BCA, promosi produk BCA, dan lokasi mesin ATM BCA.
  9. Kartu ATM BCA adalah kartu ATM yang diterbitkan oleh BCA yang dapat dipergunakan oleh pemegang Kartu ATM BCA untuk melakukan transaksi perbankan tertentu melalui ATM BCA dan atau sarana lain yang ditentukan oleh BCA.
  10. Operator Selular adalah perusahaan yang menyediakan layanan jaringan telepon selular.
  11. SMS (Short Message Services) adalah layanan penyampaian pesan singkat dalam bentuk teks dan atau angka yang dapat diterima dan atau dikirimkan melalui handphone.
  12. Nasabah adalah pemilik rekening perorangan dalam bentuk tabungan, giro, deposito, Kartu Kredit BCA dan atau reksadana di BCA.


REGISTRASI m-BCA

  1. Setiap Nasabah yang memiliki Kartu ATM BCA berhak untuk menggunakan dan memperoleh fasilitas m-BCA.
  2. Untuk dapat menggunakan fasilitas m-BCA, Nasabah harus memiliki SIM Card Operator Selular tertentu atau meng-install aplikasi BCA Mobile dan PIN m-BCA yang dipilih sendiri pada saat Nasabah melakukan registrasi di ATM BCA. Jika Nasabah melakukan registrasi m-BCA di counter kantor cabang BCA, maka PIN m-BCA yang pertama kali digunakan akan sama dengan PIN kartu ATM BCA yang dimiliki oleh Nasabah.


KETENTUAN PENGGUNAAN

  1. Nasabah dapat menggunakan fasilitas m-BCA untuk mendapatkan informasi mengenai produk dan layanan BCA, lokasi cabang BCA, lokasi ATM BCA, promo BCA, dan atau melakukan transaksi perbankan yang telah disediakan oleh BCA.
  2. Melalui m-BCA, Nasabah dapat mengakses:
    • rekening yang terhubung dengan Kartu ATM BCA yang digunakan untuk registrasi m-BCA;
    • rekening Deposito dan rekening reksadana yang menginduk pada nomor customer yang sama dengan rekening utama pada Kartu ATM BCA yang digunakan untuk registrasi m-BCA;
    • Kartu Kredit BCA;
  3. Nasabah yang melakukan pendaftaran Kartu Kredit BCA pada m-BCA secara otomatis dapat mengakses layanan informasi Kartu Kredit BCA pada fasilitas Internet Banking BCA (KlikBCA) sepanjang Nasabah melakukan registrasi layanan dimaksud dengan menggunakan Kartu Paspor BCA yang sama dengan Kartu Paspor BCA yang digunakan untuk registrasi m-BCA.
  4. Perintah/instruksi yang diberikan oleh Nasabah melalui m-BCA hanya dapat dilakukan melalui nomor handphone Nasabah yang telah diregister di BCA dan setelah Nasabah melakukan aktivasi pada handphone Nasabah.
  5. Nasabah wajib memastikan ketersediaan dana pada rekening Nasabah sebelum melakukan transaksi melalui m-BCA.
    Nasabah harus mengisi semua data yang dibutuhkan untuk setiap transaksi secara benar dan lengkap.
  6. Sebagai tanda persetujuan, Nasabah wajib menginput PIN m-BCA setiap melakukan instruksi transaksi.
  7. Nasabah wajib melakukan permintaan Kode Tarik Tunai melalui aplikasi BCA mobile sebelum nasabah melakukan transaksi tarik tunai tanpa kartu di ATM BCA. Nasabah hanya dapat menggunakan Kode Tarik Tunai selambat-lambatnya 2 (dua) jam sejak Nasabah melakukan permintaan Kode Tarik Tunai.
  8. Limit transaksi tarik tunai tanpa kartu di ATM BCA mengikuti limit kartu debit Nasabah.
  9. Setiap instruksi dari Nasabah yang tersimpan pada pusat data BCA merupakan data yang benar dan mengikat Nasabah, serta merupakan bukti yang sah atas instruksi dari Nasabah kepada BCA untuk melakukan transaksi yang dimaksud, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  10. BCA menerima dan menjalankan setiap instruksi dari Nasabah sebagai instruksi yang sah berdasarkan penggunaan nomor handphone dan PIN m-BCA. BCA tidak mempunyai kewajiban untuk meneliti atau menyelidiki keaslian maupun keabsahan atau kewenangan pengguna nomor handphone dan PIN m-BCA atau menilai maupun membuktikan ketetapan maupun kelengkapan instruksi dimaksud, oleh karena itu instruksi tersebut adalah sah dan mengikat Nasabah secara hukum, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  11. Segala transaksi yang telah diinstruksikan oleh Nasabah kepada BCA tidak dapat dibatalkan dengan alasan apapun.
  12. Untuk setiap instruksi dari Nasabah atas transaksi finansial yang berhasil dilakukan oleh BCA, Nasabah akan mendapatkan bukti transaksi berupa nomor referensi yang akan tersimpan di dalam Inbox handphone milik Nasabah, sebagai bukti bahwa transaksi tersebut telah dilakukan oleh BCA dengan ketentuan:
    • Inbox message pada handphone Nasabah tidak penuh.
    • Tidak ada gangguan pada jaringan komunikasi dan Operator Selular.
  13. BCA berhak untuk tidak melaksanakan instruksi dari Nasabah, jika saldo Rekening Nasabah di BCA tidak mencukupi untuk melakukan transaksi yang bersangkutan.
  14. Nasabah wajib dan bertanggung jawab untuk memastikan ketepatan dan kelengkapan instruksi transaksi melalui m-BCA yang dikirim kepada BCA. BCA tidak bertanggung jawab terhadap segala akibat apa pun yang timbul karena ketidaklengkapan, ketidakjelasan data, atau ketidaktepatan instruksi dari Nasabah.
  15. Setiap transaksi yang berhubungan dengan valuta asing, kurs yang berlaku adalah kurs TT (Telegraphic Transfer) yang ada di ATM BCA.
  16. Catatan, tape/cartridge, hasil print out komputer, salinan atau bentuk penyimpanan informasi atau data lain yang terdapat pada BCA merupakan alat bukti yang sah dan mengikat atas instruksi dari Nasabah.
  17. Nasabah menyetujui dan mengakui keabsahan, kebenaran, atau keaslian bukti instruksi dan komunikasi yang ditransmisi secara elektronik oleh BCA, termasuk dokumen dalam bentuk catatan komputer atau bukti transaksi yang dijalankan oleh BCA, tape/cartridge, hasil print out komputer, salinan atau bentuk penyimpanan informasi yang lain yang terdapat pada BCA. Semua sarana dan atau dokumen tersebut merupakan satu-satunya alat bukti yang sah dan mengikat atas transaksi-transaksi perbankan yang dilakukan oleh Nasabah melalui m-BCA, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  18. Dengan melakukan transaksi melalui m-BCA, Nasabah mengakui semua komunikasi dan instruksi dari Nasabah yang diterima BCA akan diperlakukan sebagai alat bukti yang sah meskipun dokumen tidak dibuat secara tertulis dan atau dokumen tidak ditandatangani oleh Nasabah dan BCA.
  19. Limit transaksi transfer dan limit pembelian pulsa melalui fasilitas m-BCA merupakan limit gabungan dengan limit yang berlaku untuk transaksi yang sama yang dilakukan melalui fasilitas ATM BCA dan sarana perbankan elektronik lainnya. BCA berhak untuk mengubah besarnya limit untuk transaksi tersebut yang akan diberitahukan oleh BCA dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
  20. Data transaksi yang dapat dilihat pada menu notifikasi maksimal hanya 15 (lima belas) data transaksi dalam jangka waktu maksimal 7 (tujuh) hari terakhir.
  21. Operator Seluler berhak mengenakan biaya kepada Nasabah untuk setiap transaksi, baik yang berhasil maupun yang tidak berhasil dilakukan.


PIN m-BCA, KODE AKSES, KODE TARIK TUNAI, DAN KEWAJIBAN NASABAH

  1. PIN m-BCA, Kode Akses dan/atau Kode Tarik Tunai hanya boleh digunakan oleh Nasabah yang bersangkutan.
  2. Nasabah wajib merahasiakan PIN m-BCA dan Kode Akses dengan cara:
    • Tidak memberitahukan PIN m-BCA,Kode Akses, dan/atau Kode Tarik Tunai kepada orang lain termasuk kepada anggota keluarga atau orang terdekat Nasabah;
    • Tidak menuliskan PIN m-BCA dan Kode Akses pada handphone dan atau benda-benda lainnya, menyimpan dalam bentuk tertulis atau pada sarana penyimpanan lainnya, yang memungkinkan untuk diketahui oleh orang lain.
    • Berhati-hati dalam menggunakan PIN m-BCA,Kode Akses, dan/atau Kode Tarik Tunai agar tidak terlihat oleh orang lain;
    • Tidak menggunakan nomor handphone, PIN m-BCA, dan Kode Akses yang ditentukan atau dipilihkan oleh orang lain, atau yang mudah diterka seperti tanggal lahir atau kombinasinya, nomor telepon, dan lain-lain.
  3. Segala penyalahgunaan PIN m-BCA dan Kode Akses merupakan tanggung jawab Nasabah sepenuhnya. Nasabah dengan ini membebaskan BCA dari segala tuntutan yang timbul, baik dari pihak lain maupun Nasabah sendiri sebagai akibat penyalahgunaan PIN m-BCA,Kode Akses, dan/atau Kode Tarik Tunai.
  4. Penggunaan PIN m-BCA,Kode Akses, dan/atau Kode Tarik Tunai pada m-BCA mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan perintah tertulis yang ditandatangani oleh Nasabah.
  5. Nasabah setiap saat dapat mengubah PIN m-BCA dan Kode Akses.
  6. Apabila SIM Card Operator Seluler atau handphone milik Nasabah hilang/dicuri/dipindahtangankan kepada pihak lain, Nasabah harus memberitahukan hal tersebut kepada kantor cabang BCA terdekat atau Halo BCA untuk dilakukan pemblokiran/penutupan m-BCA. Segala instruksi transaksi berdasarkan penggunaan nomor handphone, PIN m-BCA,Kode Akses, dan/atau Kode Tarik Tunai yang terjadi sebelum pejabat yang berwenang dari BCA menerima pemberitahuan tersebut dari Nasabah menjadi tanggung jawab Nasabah sepenuhnya.
  7. Nasabah wajib memastikan bahwa telepon seluler/handphone yang digunakan untuk bertransaksi menggunakan m-BCA bebas dari virus, malware, dan/atau hal lainnya yang dapat merugikan Nasabah.


PEMBLOKIRAN m-BCA DAN BCA mobile (MENU m-BCA)

  1. m-BCA akan diblokir jika Nasabah melakukan hal-hal sebagai berikut:
    • Salah memasukkan PIN m-BCA sebanyak tiga kali berturut-turut;
    • Mengajukan permohonan pemblokiran kartu ATM BCA karena hilang/dicuri;
    • Mengajukan permohonan pemblokiran karena SIM Card Operator Selular hilang/dicuri.
  2. Kesalahan memasukkan Kode Akses sebanyak tiga kali berturut-turut atau penggantian SIM Card yang terpasang pada handphone dengan SIM Card lain dapat mengakibatkan menu m-BCA pada BCA mobile tidak dapat diakses oleh Nasabah.
    Khusus untuk transaksi tarik tunai tanpa kartu di ATM BCA, kesalahan memasukan Kode Tarik Tunai sebanyak 3 (tiga) kali di ATM BCA dapat mengakibatkan seluruh Kode Tarik Tunai yang aktif tidak dapat digunakan oleh Nasabah.
  3. Nasabah dilarang untuk mengopi BCA mobile pada handphone lainnya. Hasil kopian BCA mobile tersebut tidak dapat digunakan oleh Nasabah.
  4. Pemblokiran menu m-BCA pada BCA mobile tidak berdampak pada layanan m-BCA yang tersedia di SIM Card sehingga Nasabah tetap dapat melakukan transaksi dengan menggunakan menu m-BCA yang sudah tersedia di SIM Card.
  5. Nasabah harus meng-install ulang BCA mobile pada handphone apabila menu m-BCA pada BCA mobile terblokir.
  6. Apabila terjadi pemblokiran m-BCA Nasabah harus menghubungi BCA dan melakukan registrasi ulang m-BCA di ATM BCA, mesin EDC BCA atau konter kantor cabang BCA.


FORCE MAJEURE

Dalam hal BCA tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah, baik sebagian maupun seluruhnya karena kejadian-kejadian atau hal-hal di luar kekuasaan atau kemampuan BCA, termasuk namun tidak terbatas pada bencana alam, perang, huru-hara, peralatan/ sistem/ transmisi dalam keadaan tidak berfungsi, terjadi gangguan listrik, gangguan telekomunikasi, ada kebijaksan pemerintah yang melarang BCA memberikan layanan m-BCA, serta kejadian-kejadian atau hal-hal lain di luar kekuasaan atau kemampuan BCA, maka Nasabah dengan ini membebaskan BCA dari segala macam tuntutan apa pun dan dalam bentuk apapun.


PENGAKHIRAN m-BCA

Fasilitas m-BCA akan berakhir jika:

  1. Nasabah mengajukan permohonan pengakhiran layanan m-BCA kepada BCA, dikarenakan:
    • Nasabah mengakhiri penggunaan kartu ATM BCA atau nomor handphone; atau
    • Nasabah mengganti nomor handphone; atau hal-hal lain;
  2. Nasabah menutup semua Rekening yang terhubung dengan kartu ATM BCA.
  3. Operator Selular mengakhiri penggunaan nomor handphone Nasabah.


LAIN-LAIN

  1. Bukti transaksi yang dilakukan oleh Nasabah melalui m-BCA adalah mutasi yang tercatat dalam Rekening Koran atau Buku Tahapan (jika dicetak).
  2. Sanggahan dari Nasabah hanya dapat dilayani bilamana sanggahan diajukan ke BCA dalam tenggang waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal transaksi melalui m-BCA dilaksanakan.
  3. Nasabah wajib segera melaporkan kepada BCA secara tertulis apabila terjadi perubahan data Nasabah.
  4. Nasabah dapat menghubungi Halo BCA atau kantor cabang BCA atas setiap permasalahan yang berkenaan dengan transaksi, pemblokiran, dan atau penutupan fasilitas m-BCA.
  5. Untuk masalah yang berkaitan dengan SIM Card, jaringan Operator Selular, jaringan internet pada handphone, tagihan penggunaan dari Operator Selular, biaya SMS, dan value added service Operator Selular, Nasabah harus menghubungi Operator Selular yang bersangkutan.
  6. BCA dapat mengubah Syarat dan Ketentuan Mobile Banking PT Bank Central Asia Tbk ini setiap saat dengan pemberitahuan kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui sarana apa pun.
  7. Nasabah dengan ini menyatakan tunduk pada Ketentuan m-BCA (Mobile Banking) PT Bank Central Asia Tbk serta seluruh ketentuan yang berlaku di BCA yang mengatur mengenai jasa, fasilitas, dan transaksi yang dapat dilakukan dengan menggunakan Kartu ATM BCA yang akan diberitahukan oleh BCA kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Ketentuan m-BCA (Mobile Banking) PT Bank Central Asia Tbk ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan

SMS BCA

DEFINISI

  1. SMS BCA adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung oleh Nasabah melalui telepon selular/handphone dengan menggunakan media SMS (Short Message Services).
  2. KODE AKSES SMS BCA adalah nomor identifikasi pribadi bagi Nasabah yang menggunakan fasilitas SMS BCA.
  3. Rekening adalah simpanan dana Nasabah dalam bentuk tabungan, giro perorangan dan/atau deposito perorangan pada BCA.
  4. Kartu Kredit BCA adalah segala jenis kartu kredit yang diterbitkan oleh BCA untuk Nasabah.
  5. Kartu ATM BCA adalah kartu yang diterbitkan oleh BCA yang dapat dipergunakan oleh Pemegang Kartu untuk melakukan transaksi perbankan tertentu melalui ATM BCA dan/atau sarana lain yang ditentukan oleh BCA.
  6. Operator Selular adalah perusahaan yang menyediakan layanan jaringan telepon selular.
  7. SMS adalah pesan singkat dalam bentuk teks yang dapat diterima dan/atau dikirimkan melalui telepon selular yang terlihat di layar telepon selular.
  8. Nasabah adalah pemilik rekening tabungan, giro perorangan, deposito perorangan dan/atau Kartu Kredit BCA.


REGISTRASI SMS BCA

  1. Setiap Nasabah yang memegang kartu ATM BCA berhak untuk menikmati fasilitas SMS BCA.
  2. Untuk dapat menggunakan fasilitas SMS BCA, Nasabah harus memiliki SIM Card dari Operator Selular tertentu dan KODE AKSES SMS BCA yang dipilih sendiri pada saat Nasabah melakukan registrasi di ATM BCA.


KETENTUAN PENGGUNAAN

  1. Rekening yang dapat diakses melalui SMS BCA adalah semua rekening yang terhubung dengan kartu ATM BCA yang digunakan untuk registrasi SMS BCA.
  2. Melalui SMS BCA, Nasabah dapat mengakses informasi mengenai :
    • rekening yang terhubung dengan Kartu ATM BCA yang digunakan untuk registrasi m-BCA
    • rekening Deposito yang menginduk pada nomor customer yang sama dengan rekening utama pada Kartu ATM BCA yang digunakan untuk registrasi SMS BCA
    • Kartu Kredit BCA
  3. Nasabah yang melakukan pendaftaran Kartu Kredit BCA pada layanan SMS BCA, secara otomatis dapat mengakses layanan informasi Kartu Kredit BCA pada layanan Internet Banking BCA (KlikBCA) dan m-BCA atau sebaliknya.
  4. Nasabah dapat menggunakan fasilitas SMS BCA untuk mendapatkan informasi perbankan , melakukan pembayaran atas barang dan/atau jasa, dan/atau transaksi lainnya yang ditentukan oleh BCA dari waktu ke waktu, dengan cara mengirimkan instruksi tertentu secara benar dan lengkap ke nomor tertentu yang telah ditentukan oleh BCA.
  5. Perintah/instruksi yang diberikan oleh Nasabah melalui SMS BCA hanya dapat dilakukan melalui nomor telepon selular Nasabah yang telah diregister di ATM BCA.
  6. Setiap instruksi dari Nasabah yang tersimpan pada pusat data BCA merupakan data yang benar dan merupakan bukti instruksi dari Nasabah kepada BCA untuk melakukan transaksi yang dimaksud, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  7. BCA menerima dan menjalankan setiap instruksi dari Nasabah sebagai instruksi yang sah berdasarkan penggunaan nomor telepon selular dan KODE AKSES SMS BCA dan untuk itu BCA tidak mempunyai kewajiban untuk meneliti atau menyelidiki keaslian maupun keabsahan atau kewenangan pengguna nomor telepon selular dan KODE AKSES SMS BCA atau menilai maupun membuktikan ketetapan maupun kelengkapan instruksi dimaksud, dan oleh karena itu instruksi tersebut sah mengikat Nasabah dengan sebagaimana mestinya, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  8. Segala transaksi yang telah diinstruksikan kepada BCA oleh Nasabah tidak dapat dibatalkan.
  9. Untuk setiap instruksi dari Nasabah yang berhasil dilakukan oleh BCA, Nasabah akan mendapatkan informasi yang akan tersimpan di dalam Inbox, dengan ketentuan:
    • Inbox message tidak penuh.
    • Tidak ada gangguan pada jaringan komunikasi Operator Selular.
  10. Sehubungan dengan instruksi yang terkait dengan transaksi finansial dari Nasabah (termasuk namun tidak terbatas kepada pembayaran barang dan/atau jasa), Nasabah dengan ini memberikan kuasa kepada BCA untuk mendebet rekening Nasabah sesuai dengan jumlah yang diinstruksikan oleh Nasabah melalui SMS BCA. Nasabah wajib menjamin bahwa data yang disertakan pada SMS Transaksi adalah benar dan sudah sesuai dengan kewajiban Nasabah.

    Dalam hal Nasabah melakukan transaksi pembayaran barang dan/atau jasa melalui SMS BCA, Nasabah dengan ini memahami sepenuhnya bahwa barang dan/atau jasa yang dibayar oleh Nasabah melalui SMS BCA bukan merupakan produk BCA. Segala sesuatu yang berkaitan dengan barang dan/atau jasa, termasuk namun tidak terbatas pada kualitas, harga, pengiriman, dan penyerahan barang dan/atau jasa, merupakan tanggung jawab pihak penyedia barang dan/atau jasa sepenuhnya. Segala perselisihan yang timbul sehubungan dengan hal tersebut adalah di luar tanggung jawab BCA dan wajib diselesaikan oleh Nasabah dengan pihak penyedia barang dan/atau jasa dimaksud.
  11. BCA tidak akan melaksanakan instruksi yang terkait dengan transaksi finansial dari Nasabah, jika saldo Nasabah di BCA tidak mencukupi dan rekening Nasabah di BCA terblokir/ tutup.
  12. Setiap informasi yang berhubungan dengan valuta asing, kurs yang berlaku adalah kurs TT dan Bank Notes yang berlaku di BCA.
  13. Catatan, tape/cartridge, print out komputer, salinan atau bentuk penyimpanan informasi atau data lain merupakan alat bukti yang sah atas instruksi dari Nasabah yang terdapat pada BCA.
  14. Nasabah menyetujui keabsahan, kebenaran, atau keaslian bukti instruksi dan komunikasi yang ditransmisi secara elektronik antara kedua belah pihak, termasuk dokumen dalam bentuk catatan komputer atau bukti transaksi BCA, tape/cartridge, print out komputer, salinan atau bentuk penyimpanan informasi yang lain yang terdapat pada BCA, dan semua alat atau dokumen tersebut merupakan satu-satunya alat bukti yang sah atas transaksi-transaksi perbankan melalui SMS BCA, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
  15. Apabila terdapat perbedaan antara informasi yang diterima Nasabah melalui SMS BCA dengan data yang terdapat pada BCA, maka Nasabah menyetujui bahwa data yang berlaku adalah data yang terdapat pada BCA.
  16. Dengan melakukan transaksi melalui SMS BCA, Nasabah mengakui semua komunikasi dan instruksi dari Nasabah yang diterima BCA akan diperlakukan sebagai alat bukti yang sah meskipun tidak dibuat dokumen tertulis ataupun dikeluarkan dokumen yang ditandatangani oleh Nasabah dan BCA.
  17. Nasabah menyetujui pemberian data rekening Nasabah oleh BCA kepada pihak lain selama hal tersebut diperlukan dalam rangka pemberian layanan SMS BCA.
  18. Untuk setiap transaksi, berhasil atau tidak, Operator Selular akan mengenakan biaya dengan cara mengurangi pulsa (untuk prabayar) atau menambah besar tagihan telepon selular (untuk pascabayar). Besarnya biaya yang dikenakan untuk melakukan transaksi akan mengikuti kebijakan masing-masing Operator Selular.
  19. Besarnya biaya yang dibebankan terkait pemberian fasilitas SMS BCA akan diberitahukan oleh BCA kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui sarana apapun sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


KODE AKSES SMS BCA DAN KEWAJIBAN NASABAH

  1. KODE AKSES SMS BCA hanya boleh digunakan oleh Nasabah yang bersangkutan.
  2. Nasabah wajib mengamankan KODE AKSES SMS BCA dengan cara:
    • Tidak memberitahukan KODE AKSES SMS BCA kepada orang lain untuk mendapatkan hadiah atau tujuan lainnya termasuk kepada anggota keluarga atau sahabat;
    • Tidak menuliskan KODE AKSES SMS BCA pada meja, telepon selular, atau menyimpannya dalam bentuk tertulis atau sarana penyimpanan lainnya yang memungkinkan untuk diketahui orang lain;
    • Berhati-hati dalam menggunakan KODE AKSES SMS BCA, agar tidak terlihat oleh orang lain;
    • Tidak menggunakan nomor telepon selular yang diberikan oleh orang lain;
    • Tidak menggunakan KODE AKSES SMS BCA yang diberikan oleh orang lain atau yang mudah diterka seperti tanggal lahir atau kombinasinya, nomor telepon, dan lain-lain.
  3. Segala penyalahgunaan KODE AKSES SMS BCA merupakan tanggung jawab Nasabah sepenuhnya. Nasabah dengan ini membebaskan BCA dari segala tuntutan yang timbul, baik dari pihak lain maupun Nasabah sendiri sebagai akibat penyalahgunaan KODE AKSES SMS BCA.
  4. Penggunaan KODE AKSES SMS BCA pada fasilitas SMS BCA mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan perintah tertulis yang ditandatangani oleh Nasabah.
  5. Nasabah diberikan kebebasan untuk membuat KODE AKSES SMS BCA sendiri, pada saat registrasi di ATM BCA.
  6. Bilamana SIM Card Nasabah hilang/dicuri/dipindahtangankan kepada pihak lain, Nasabah harus memberitahukan kepada Cabang BCA terdekat atau melalui Halo BCA untuk memblokir/menutup layanan SMS BCA. Segala instruksi transaksi berdasarkan penggunaan nomor telepon selular dan KODE AKSES SMS BCA yang terjadi sebelum petugas yang berwenang dari BCA menerima pemberitahuan tersebut merupakan tanggung jawab Nasabah sepenuhnya.


PEMBLOKIRAN SMS BCA

  1. SMS BCA akan diblokir jika Nasabah melakukan hal berikut:
    • Salah memasukkan KODE AKSES SMS BCA sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut;
    • Mengajukan penggantian kartu ATM BCA;
    • Mengajukan pemblokiran kartu ATM BCA karena hilang atau dicuri;
    • Melaporkan SIM Card hilang/dicuri/dipindahtangankan kepada pihak lain.
  2. Apabila terjadi pemblokiran SMS BCA, maka Nasabah harus melakukan registrasi SMS BCA ulang di ATM BCA.


FORCE MAJEURE

Nasabah akan membebaskan BCA dari segala tuntutan apa pun, dalam hal BCA tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah baik sebagian maupun seluruhnya karena kejadian-kejadian atau sebab-sebab di luar kekuasaan atau kemampuan BCA termasuk namun tidak terbatas pada bencana alam, perang, huru-hara, keadaan peralatan, sistem atau transmisi yang tidak berfungsi, gangguan listrik, gangguan telekomunikasi, kebijaksanaan pemerintah, serta kejadian-kejadian atau sebab-sebab lain di luar kekuasaan atau kemampuan BCA.


PENGAKHIRAN SMS BCA

  1. SMS BCA akan berakhir jika Nasabah mengajukan permohonan pengakhiran layanan SMS BCA kepada BCA, karena:
    • Nasabah mengakhiri penggunaan kartu ATM BCA atau nomor telepon selular;
    • Nasabah mengganti kartu ATM BCA atau nomor telepon selular.
  2. SMS BCA akan berakhir jika:
    • Nasabah menutup semua rekening yang terhubung dengan kartu ATM BCA;
    • Operator Selular mengakhiri nomor telepon selular Nasabah.


LAIN-LAIN

  1. Nasabah dapat menghubungi Halo BCA untuk menyampaikan keluhan/pengaduan kepada BCA sehubungan dengan layanan SMS BCA.
  2. Untuk masalah yang berkaitan dengan SIM Card, jaringan Operator Selular, tagihan penggunaan telepon selular, dan biaya SMS, Nasabah langsung menghubungi Operator Selular yang bersangkutan.
  3. BCA berhak untuk mengubah Ketentuan-Ketentuan SMS BCA ini dengan memberitahukan kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui sarana apa pun sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
  4. Pihak yang menggunakan fasilitas SMS BCA tunduk pada ketentuan-ketentuan dan peraturan-peraturan yang berlaku pada BCA serta syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang mengatur semua jasa atau fasilitas dan transaksi yang dapat dilakukan dengan menggunakan kartu ATM BCA.

Ketentuan-Ketentuan SMS BCA PT Bank Central Asia Tbk ini telah disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan termasuk ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan

Internet Banking

  1. REGISTRASI INTERNET BANKING BCA
    1. Setiap Nasabah yang menyimpan dana di BCA ("Nasabah") dan mempunyai kartu yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi perbankan di mesin Anjungan Tunai Mandiri ("ATM") BCA ("Kartu ATM BCA") berhak untuk menikmati fasilitas Internet Banking BCA ("IB BCA").
    2. Untuk dapat menggunakan fasilitas IB BCA, Nasabah harus memiliki identitas pengguna IB BCA ("User ID") dan nomor identifikasi pribadi IB BCA ("Personal Identification Number/PIN") yang diperoleh pada saat Nasabah melakukan registrasi di mesin ATM BCA/kantor cabang BCA/mesin Electronic Data Capture (EDC) BCA tertentu.
    3. Nasabah juga dapat melakukan registrasi fasilitas IB BCA di Customer Service kantor cabang BCA. Dalam hal Nasabah melakukan registrasi fasilitas IB BCA di Customer Service kantor cabang BCA, User ID akan dikirimkan melalui e-mail yang didaftarkan pada saat registrasi dan PIN yang digunakan pertama kali adalah PIN Kartu ATM BCA.
  2. TRANSAKSI MENGGUNAKAN INTERNET BANKING BCA
    1. Untuk melakukan transaksi finansial melalui IB BCA, Nasabah harus memiliki KeyBCA.
    2. Nasabah harus mengisi semua data yang dibutuhkan untuk setiap transaksi secara benar dan lengkap.
    3. Pada setiap transaksi finansial, sistem akan selalu melakukan konfirmasi terhadap data yang di-input Nasabah dan Nasabah mempunyai kesempatan untuk membatalkan data tersebut dengan menekan tombol 'Cancel' atau 'Batal'.
    4. Nasabah selain meng-input User ID dan PIN wajib pula meng-input angka yang dihasilkan dari KeyBCA sebagai tanda persetujuan atas instruksi transaksi finansial.
    5. Setiap informasi yang mendapat konfirmasi 'Submit' atau 'Kirim' dari Nasabah yang tersimpan dalam pusat data BCA merupakan data yang benar yang diterima sebagai bukti atas instruksi dari Nasabah kepada BCA untuk melakukan transaksi yang dimaksud, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
    6. BCA menerima dan menjalankan setiap instruksi dari Nasabah sebagai instruksi yang sah berdasarkan penggunaan User ID, PIN dan KeyBCA dan untuk itu BCA tidak mempunyai kewajiban untuk meneliti atau menyelidiki keaslian maupun keabsahan atau kewenangan pengguna User ID, PIN, dan KeyBCA atau menilai maupun membuktikan ketepatan maupun kelengkapan instruksi dimaksud, dan oleh karena itu instruksi tersebut sah mengikat Nasabah dengan sebagaimana mestinya, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
    7. Untuk transaksi dengan tanggal efektif hari ini, Nasabah tidak dapat membatalkan semua transaksi yang telah diotorisasi oleh Nasabah dengan menggunakan KeyBCA dan yang atas transaksi tersebut BCA telah mendapat konfirmasi "Kirim" atau "Submit" dari Nasabah, karena dalam waktu yang sama BCA langsung memproses transaksi tersebut.
    8. Untuk transaksi dengan tanggal hari yang akan datang atau transaksi berkala, Nasabah masih dapat membatalkan transaksi tersebut dengan mengotorisasi pembatalan menggunakan KeyBCA selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum tanggal efektif/jatuh tempo transaksi yang bersangkutan.
    9. Transaksi dengan tanggal hari yang akan datang atau transaksi berkala akan diproses setiap awal hari. Dalam transaksi berkala, bila tanggal kedaluwarsa jatuh pada tanggal yang sama dengan tanggal efektif berkala yang ditentukan, maka transaksi berkala yang jatuh pada tanggal kedaluwarsa tersebut tidak akan diproses.
    10. Untuk transaksi transfer dana ke rekening bank lain dalam negeri, jika tanggal efektif transaksi jatuh pada hari libur bank, maka transaksi akan diproses pada hari kerja bank berikutnya.
    11. Transaksi transfer dana antara 2 (dua) rekening dalam mata uang yang berbeda menggunakan kurs Telegraphic Transfer (TT) yang berlaku di BCA.
    12. Untuk setiap instruksi tertentu dari Nasabah atas transaksi yang berhasil dijalankan oleh BCA, Nasabah akan mendapatkan bukti transaksi berupa nomor referensi sebagai bukti transaksi tersebut telah dijalankan oleh BCA.
    13. Nasabah wajib memastikan bahwa saldo dalam rekening Nasabah mencukupi sebelum instruksi transaksi finansial dilaksanakan oleh BCA. BCA berhak untuk tidak melaksanakan instruksi dari Nasabah jika saldo Nasabah di BCA tidak mencukupi.
    14. Nasabah wajib dan bertanggung jawab untuk memastikan ketepatan dan kelengkapan instruksi transaksi. BCA tidak bertanggung jawab terhadap segala akibat apapun yang timbul karena ketidaklengkapan, ketidakjelasan data atau ketidaktepatan instruksi dari Nasabah.
  3. KURS
    Kurs, suku bunga dan keterangan terkait lainnya, termasuk namun tidak terbatas pada, kutipan bursa yang disediakan di IB BCA hanya merupakan indikasi dari kurs, kutipan atau informasi yang sebenarnya dan dapat diubah sewaktu-waktu oleh BCA tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  4. REGISTRASI NOMOR TELEPON SELULER (MOBILE PHONE)
    1. BCA berhak meminta Nasabah untuk terlebih dahulu mendaftarkan nomor telepon seluler (mobile phone) Nasabah sebelum Nasabah melakukan transaksi tertentu melalui IB BCA, antara lain pendaftaran rekening tujuan transfer dana antar rekening bank lain dalam negeri.
    2. Pendaftaran nomor telepon seluler (mobile phone) untuk saat ini baru dapat dilayani di ATM/ANT dan kantor Cabang BCA, serta sarana lainnya yang telah ditentukan oleh BCA.
    3. Nasabah wajib mendaftarkan nomor telepon seluler (mobile phone) milik Nasabah sendiri yang masih aktif, tidak terblokir dan dapat menerima SMS (Short Message Service) yang dikirimkan BCA melalui operator seluler di Indonesia (berada dalam jangkauan area (area coverage) pengiriman SMS oleh operator seluler di Indonesia).
    4. BCA berhak menolak pendaftaran nomor telepon seluler (mobile phone) oleh Nasabah apabila data Nasabah tidak dapat diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku di BCA.
    5. BCA tidak bertanggung jawab atas kebenaran nomor telepon seluler (mobile phone) yang didaftarkan oleh Nasabah.
    6. Nomor telepon seluler (mobile phone) yang didaftarkan Nasabah akan digunakan BCA untuk pengiriman kode tertentu dari BCA yang diperlukan Nasabah untuk melakukan transaksi tertentu melalui IB BCA sebagaimana akan diberitahukan oleh BCA dalam bentuk dan melalui sarana apapun dan atau untuk pengiriman informasi lainnya dari BCA.
    7. Nasabah akan dikenakan biaya pengiriman SMS oleh operator seluler untuk setiap pengiriman SMS oleh BCA ke nomor telepon seluler (mobile phone) Nasabah. Besarnya biaya SMS beragam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh masing-masing operator seluler.
    8. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya atas segala akibat yang timbul sehubungan dengan:
      1. pendaftaran nomor telepon seluler (mobile phone) oleh Nasabah;
      2. pengiriman atau kegagalan pengiriman SMS oleh BCA terkait dengan penggunaan IB BCA ke nomor telepon seluler (mobile phone) yang didaftarkan oleh Nasabah;
      3. penggunaan maupun penyalahgunaan kode yang dikirimkan oleh BCA ke nomor telepon seluler (mobile phone) yang telah didaftarkan oleh Nasabah.
    9. BCA tidak bertanggung jawab atas kerahasiaan dan atau penyalahgunaan segala informasi dan atau data yang dikirim oleh BCA terkait dengan setiap transaksi yang dilakukan Nasabah melalui IB BCA setelah informasi dan atau data tersebut dikirimkan keluar dari sistem BCA.
    10. Apabila Nasabah tidak lagi menggunakan atau hendak mengganti nomor telepon seluler (mobile phone) yang sebelumnya telah didaftarkan di BCA, maka Nasabah wajib melakukan penghapusan atau pengkinian data nomor telepon seluler (mobile phone) yang telah didaftarkan tersebut. Penghapusan atau pengkinian data nomor telepon seluler (mobile phone) tersebut dapat dilayani di ATM/ANT dan kantor Cabang BCA, serta sarana lainnya yang telah ditentukan oleh BCA. Segala akibat yang timbul sehubungan dengan kelalaian Nasabah dalam melakukan penghapusan atau pengkinian data nomor telepon seluler (mobile phone) tersebut menjadi tanggung jawab Nasabah sepenuhnya.
    11. Atas setiap pendaftaran dan perubahan nomor telepon seluler (mobile phone), Nasabah akan mendapatkan notifikasi SMS yang akan dikirimkan ke nomor telepon seluler (mobile phone) yang telah didaftarkan, sebagai bukti registrasi nomor telepon seluler (mobile phone) telah selesai dilakukan. Atas pengiriman SMS tersebut, Nasabah akan dikenakan biaya pengiriman SMS sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh masing-masing operator seluler.
  5. REGISTRASI REKENING TUJUAN TRANSFER
    1. Nasabah yang hendak melakukan transfer atau pengiriman dana ke rekening lain di BCA maupun di bank lain dalam negeri wajib terlebih dahulu mendaftarkan rekening tujuan transfer/pengiriman dana di IB BCA.
    2. Pada saat melakukan pendaftaran rekening tujuan transfer, Nasabah wajib memastikan:
      1. Nomor telepon seluler (mobile phone) yang telah didaftarkan Nasabah berikut perangkat telepon seluler (mobile phone) yang digunakan Nasabah berada dalam kondisi aktif;
      2. Nomor telepon seluler (mobile phone) berada dalam jangkauan area (area coverage) pengiriman SMS;
      3. Pulsa atau limit pemakaian nomor telepon seluler (mobile phone) Nasabah mencukupi untuk menerima SMS;
      4. Inbox message pada telepon seluler (mobile phone) Nasabah tidak penuh.
    3. Untuk keperluan pendaftaran rekening tujuan transfer, Nasabah wajib menggunakan SMS ID dan angka tertentu yang dikirimkan BCA ke nomor telepon seluler (mobile phone) yang telah didaftarkan Nasabah sesuai instruksi yang diberikan BCA.
    4. SMS ID dan angka yang dikirimkan BCA ke nomor telepon seluler (mobile phone) yang telah didaftarkan oleh Nasabah hanya dapat digunakan pada hari yang sama dengan hari Nasabah melakukan pendaftaran rekening tujuan transfer dan hanya berlaku untuk satu kali transaksi.
    5. BCA akan mengirimkan bukti pendaftaran rekening tujuan transfer yang berhasil, antara lain berupa nomor dan nama pemilik dari rekening tujuan yang berhasil didaftarkan, ke alamat e-mail yang telah didaftarkan Nasabah.
  6. PEMBUKTIAN
    1. Setiap instruksi transaksi dari Nasabah yang tersimpan pada pusat data BCA dalam bentuk apapun, termasuk namun tidak terbatas pada catatan,tape/cartridge, printout komputer/perangkat, komunikasi yang dikirimkan secara elektronik antara BCA dan Nasabah, merupakan alat bukti yang sah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
    2. Nasabah menyetujui semua komunikasi dan instruksi dari Nasabah yang diterima oleh BCA merupakan alat bukti yang sah meskipun tidak dibuat dokumen tertulis ataupun dikeluarkan dokumen yang ditandatangani.
  7. USER ID, PIN, KEYBCA DAN KEWAJIBAN NASABAH
    1. Nasabah wajib tidak meninggalkan terminal dalam keadaan aktif (logon), dengan kata lain Nasabah harus melakukan logout setiap kali meninggalkan terminal.
    2. Nasabah wajib mengamankan User ID dan PIN dengan cara:
      • Tidak memberitahukan User ID dan PIN kepada orang lain untuk mendapatkan hadiah atau tujuan apapun lainnya termasuk kepada anggota keluarga atau sahabat, kecuali untuk melakukan transaksi-transaksi tertentu yang mengharuskan Nasabah untuk memberitahukan User ID milik Nasabah, antara lain untuk transaksi pembelian barang atau jasa secara online.
      • Tidak menuliskan User ID dan PIN pada meja atau terminal atau menyimpannya dalam bentuk tertulis atau pada aplikasi komputer/perangkat atau sarana penyimpanan lainnya yang memungkinkan User ID dan PIN diketahui oleh orang lain.
      • Menggunakan User ID dan PIN dengan hati-hati agar tidak terlihat oleh orang lain.
      • Tidak menggunakan PIN yang diberikan oleh orang lain atau yang mudah diterka seperti tanggal lahir atau kombinasinya, nomor telepon dan lain-lain.
      • Menggunakan komputer/perangkat pribadi dalam mengakses IB BCA. Tidak menggunakan komputer/perangkat yang diakses oleh banyak orang.
    3. User ID yang diberikan oleh BCA bersifat permanen dan tidak dapat diubah, kecuali rekening ditutup.
    4. Nasabah diberikan kebebasan untuk membuat PIN-nya sendiri pada saat registrasi di mesin ATM BCA/mesin EDC BCA tertentu.
    5. Nasabah dapat melakukan inquiry (pengecekan) User ID-nya sendiri melalui menu registrasi IB BCA di mesin ATM BCA/mesin EDC BCA tertentu, apabila Nasabah tidak mengingat User ID-nya.
    6. Nasabah bertanggung jawab sepenuhnya terhadap semua instruksi transaksi yang terjadi berdasarkan penggunaan User ID, PIN dan KeyBCA yang dimiliki oleh Nasabah, kecuali Nasabah dapat membuktikan sebaliknya.
    7. BCA berhak untuk memberikan User ID dengan kombinasi huruf dan angka tanpa harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Nasabah.
    8. Nasabah wajib untuk segera memberitahukan kepada BCA apabila User ID dan atau PIN Nasabah telah diketahui orang lain atau berpotensi disalahgunakan. Segala instruksi transaksi berdasarkan penggunaan User ID, PIN dan KeyBCA yang terjadi sebelum pejabat yang berwenang dari BCA menerima secara tertulis laporan tersebut merupakan tanggung jawab sepenuhnya dari Nasabah.
    9. Apabila Nasabah melakukan penggantian Kartu ATM BCA karena hilang/rusak, pada saat Nasabah mendapat Kartu ATM BCA baru, Nasabah dapat langsung melakukan login dengan menggunakan User ID yang lama. Selanjutnya pada saat pertama kali login Nasabah akan diminta untuk melakukan penggantian PIN.
  8. LIMIT
    1. Berikut ini adalah Limit transaksi finansial:
      Keterangan Besar
      Transfer dari Rupiah ke Rupiah Rp. 100 juta per hari per User ID.
      Transfer dari Rupiah ke Valas Ekuivalen Rp. 15 juta per hari per User ID (merupakan bagian dari limit Rp. 100 juta)
      Transfer dari Valas keRupiah Ekuivalen Rp. 100 juta per hari per User ID
      Transfer dari Valas ke Valas yang sama
      Pembayaran Sesuai dengan tagihan
      Pembelian Pulsa Isi Ulang Rp. 1,1 juta per hari per User ID (termasuk PPN). Limit ini merupakan limit gabungan pembelian pulsa isi ulang di ATM/ Mobile Banking/Pulsa Isi Ulang via SMS.
    2. Limit transaksi tersebut merupakan limit yang terpisah dari limit Kartu ATM BCA yang digunakan untuk melakukan registrasi IB BCA. BCA atas pertimbangannya sendiri berhak untuk setiap saat mengubah besar limit untuk setiap transaksi.
  9. ELECTRONIC MAIL ("E-MAIL")
    1. Alamat E-Mail yang didaftarkan oleh Nasabah pada saat login pertama kali di IB BCA digunakan oleh BCA untuk mengirim informasi transaksi yang telah dilakukan oleh Nasabah melalui IB BCA.
    2. BCA hanya mengirimkan informasi ke alamat E-Mail yang telah dikonfirmasikan kebenarannya oleh Nasabah kepada BCA dan BCA tidak bertanggung jawab atas kebenaran alamat E-Mail tersebut maupun pengiriman data dan informasi yang ditujukan ke alamat E-Mail tersebut.
    3. BCA tidak menjamin keamanan informasi atau data yang dikirim kepada BCA melalui E-Mail yang tidak terdapat pada menu IB BCA, yang tidak dalam format yang aman yang disetujui atau ditentukan oleh BCA.
  10. BIAYA & KUASA DEBET REKENING
    1. BCA berhak untuk mendebet biaya administrasi bulanan (apabila ada) dan biaya transaksi yang dibebankan atas penggunaan fasilitas IB BCA dan transaksi yang dilakukan melalui IB BCA.
    2. BCA berhak atas pertimbangannya sendiri untuk mengubah, menambah atau menarik biaya-biaya yang dibebankan kepada Nasabah atas penggunaan fasilitas IB BCA.
    3. Nasabah dengan ini memberikan kuasa kepada BCA untuk mendebet rekening Nasabah di BCA atas semua transaksi yang diinstruksikan Nasabah kepada BCA melalui IB BCA dan untuk pembayaran biaya administrasi bulanan (apabila ada) serta biaya transaksi atas penggunaan fasilitas IB BCA.
    4. Kuasa tersebut di atas tidak akan berakhir karena alasan apapun termasuk karena alasan-alasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1813, 1814, dan 1816 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata sampai segala kewajiban Nasabah kepada BCA berdasarkan Syarat dan Ketentuan IB BCA ini sudah terpenuhi.
  11. PEMBLOKIRAN USER ID
    1. User ID Nasabah akan diblokir jika terjadi hal-hal berikut:
      • Nasabah salah memasukkan PIN sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut pada saat login.
      • Nasabah salah memasukkan angka dari KeyBCA sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut pada saat melakukan transaksi.
      • Nasabah melaporkan kehilangan Kartu ATM BCA.
      • Nasabah melaporkan User ID dan atau PIN telah diketahui atau disalahgunakan oleh orang lain.
      • Hasil penelitian BCA mengindikasikan adanya kemungkinan User ID dan PIN Nasabah telah diketahui oleh orang lain atau disalahgunakan.
    2. Apabila terjadi pemblokiran User ID, Nasabah harus menghubungi Halo BCA dan melakukan registrasi ulang IB BCA.
  12. FORCE MAJEURE
    Nasabah dengan ini membebaskan BCA dari segala tuntutan dan gugatan dalam bentuk apapun, dalam hal BCA tidak dapat melaksanakan instruksi dari Nasabah baik sebagian maupun seluruhnya karena kejadian-kejadian atau sebab-sebab di luar kekuasaan atau kemampuan BCA, termasuk namun tidak terbatas pada bencana alam, perang, huru-hara, keadaan peralatan, sistem yang tidak berfungsi atau transmisi yang gagal, gangguan listrik, gangguan telekomunikasi, kebijaksanaan pemerintah, serta kejadian-kejadian atau sebab-sebab lain di luar kekuasaan atau kemampuan BCA untuk mengatasinya.
  13. PENGAKHIRAN FASILITAS
    Fasilitas IB BCA akan berakhir jika Nasabah mengakhiri penggunaan Kartu ATM BCA yang digunakan untuk melakukan registrasi fasilitas IB BCA atau menutup semua rekening yang terhubung dengan Kartu ATM BCA tersebut
  14. KETENTUAN KEYBCA
    Nasabah dengan ini setuju untuk terikat dan tunduk pada ketentuan-ketentuan KeyBCA yang diatur oleh BCA dan segala perubahannya dalam bentuk apapun yang akan diberitahukan kepada Nasabah melalui sarana apapun.
  15. KETENTUAN LAIN-LAIN
    1. Apabila timbul perselisihan sehubungan dengan penafsiran dan pelaksanaan dari Syarat dan Ketentuan IB BCA ini, BCA dan Nasabah sepakat untuk menyelesaikan perselisihan dimaksud secara musyawarah untuk mencapai mufakat. Apabila perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah, BCA dan Nasabah dengan ini sepakat untuk menyelesaikan perselisihan dimaksud melalui Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, dengan tidak mengurangi hak BCA untuk mengajukan gugatan atau tuntutan melalui Pengadilan Negeri lainnya dalam wilayah Republik Indonesia.
    2. BCA setiap saat berhak mengubah, melengkapi atau mengganti Syarat dan Ketentuan IB BCA ini yang akan diberitahukan oleh BCA kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui sarana apapun sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
    3. Dengan menggunakan fasilitas IB BCA, Nasabah dengan ini setuju untuk tunduk dan terikat pada Syarat dan Ketentuan IB BCA dan ketentuan-ketentuan KeyBCA berikut perubahannya di kemudian hari yang akan diberitahukan oleh BCA kepada Nasabah dalam bentuk dan melalui sarana apapun.
    4. Nasabah dapat melihat/men-download panduan penggunaan KlikBCA Individu pada website BCA, yaitu www.bca.co.id.
  1. PERSYARATAN PERMOHONAN KeyBCA
    PT Bank Central Asia Tbk (selanjutnya disebut "BCA") akan memberikan KeyBCA atas permintaan calon pemegang KeyBCA dengan syarat calon pemegang KeyBCA:
    1. Telah memiliki rekening:
      • Tahapan
      • Tapres
      • Giro
      • BCA Dollar
    2. Telah melakukan registrasi fasilitas Internet Banking BCA, BCA by Phone dan electronic delivery channel lainnya (selanjutnya disebut "Fasilitas Electronic Banking BCA").
    3. Memiliki KTP/SIM/PASPOR.
    4. Telah membayar biaya administrasi untuk setiap permohonan KeyBCA sesuai dengan tarif yang akan diberitahukan terlebih dahulu oleh BCA kepada calon pemegang KeyBCA dalam bentuk dan melalui sarana apapun. Biaya tersebut akan langsung didebet dari rekening calon pemegang KeyBCA. Calon pemegang KeyBCA dengan ini memberikan kuasa kepada BCA untuk mendebet rekening calon pemegang KeyBCA sebesar biaya administrasi tersebut. Kuasa ini tidak akan berakhir selama pemegang KeyBCA masih mempunyai kewajiban terhadap BCA.
  2. PERSYARATAN PERMOHONAN KeyBCA
    Atas setiap pemberian KeyBCA oleh BCA, nasabah pemegang KeyBCA (selanjutnya disebut "Pemegang KeyBCA") wajib tunduk pada ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
    1. KeyBCA tetap milik BCA dan segera harus dikembalikan kepada BCA jika diminta oleh BCA.
    2. KeyBCA hanya digunakan untuk keperluan Pemegang KeyBCA dan tidak boleh dipindahtangankan dengan cara apapun juga.
    3. KeyBCA tidak dapat dipergunakan untuk tujuan-tujuan lain selain untuk transaksi-transaksi yang telah ditentukan oleh BCA.
    4. Pemegang KeyBCA wajib memelihara kondisi KeyBCA antara lain namun tidak terbatas pada penggantian baterai jika KeyBCA telah menunjukkan indikasi untuk segera melakukan penggantian baterai. Biaya penggantian baterai ditanggung oleh Pemegang KeyBCA.
    5. BCA akan memberikan nomor sandi pribadi/Personal Identification Number(PIN) KeyBCA kepada Pemegang KeyBCA.
    6. Pemegang KeyBCA wajib merahasiakan dengan sebaik-baiknya PIN KeyBCA dengan cara:
      • Tidak memberitahukan PIN tersebut kepada siapapun juga.
      • Tidak menuliskan PIN pada meja, mobile phone atau menyimpannya dalam bentuk tertulis atau pada aplikasi komputer/perangkat atau sarana penyimpanan lainnya yang memungkinkan PIN diketahui oleh orang lain.
    7. Segala akibat penyalahgunaan PIN adalah tanggung jawab Pemegang KeyBCA sepenuhnya. Pemegang KeyBCA dengan ini membebaskan BCA dari segala tuntutan yang timbul baik dari pihak lain maupun dari Pemegang KeyBCA sendiri sebagai akibat penyalahgunaan PIN.
    8. BCA menerima dan menjalankan setiap instruksi Pemegang KeyBCA sebagai instruksi yang sah berdasarkan penggunaan KeyBCA dan untuk itu BCA tidak mempunyai kewajiban untuk meneliti atau menyelidiki keaslian maupun keabsahan atau kewenangan pengguna KeyBCA atau menilai maupun membuktikan ketepatan maupun kelengkapan instruksi dimaksud dan oleh karena itu instruksi tersebut sah mengikat Pemegang KeyBCA, kecuali Pemegang KeyBCA dapat membuktikan sebaliknya.
    9. KeyBCA akan terblokir jika Pemegang KeyBCA salah memasukkan PIN sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut.
    10. Dalam hal KeyBCA terblokir karena kesalahan memasukkan PIN sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut, Pemegang KeyBCA dapat menghubungi Halo BCA untuk meminta pembukaan blokir atas KeyBCA tersebut.
    11. Dalam hal KeyBCA dicuri atau hilang, maka Pemegang KeyBCA wajib memberitahukan secepatnya ke kantor cabang BCA terdekat selama jam kerja BCA dengan disertai penegasan secara tertulis yang ditandatangani oleh Pemegang KeyBCA dalam bentuk dan isi yang dapat diterima oleh BCA. Jika Pemegang KeyBCA tidak dapat langsung ke kantor cabang BCA, maka pencurian atau kehilangan tersebut dapat diberitahukan ke Halo BCA. Pemegang KeyBCA wajib menyerahkan surat pernyataan pemblokiran kepada BCA dalam waktu selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja BCA berikutnya setelah adanya pemberitahuan pencurian atau kehilangan tersebut. Selama pemberitahuan belum diterima oleh BCA, maka BCA tidak bertanggung jawab atas setiap transaksi yang dilakukan dengan KeyBCA yang hilang/dicuri dan Nasabah tidak dapat mengajukan permohonan KeyBCA yang baru.
    12. Dalam hal KeyBCA rusak, maka Pemegang KeyBCA wajib melaporkan kepada BCA dan menyerahkan KeyBCA yang rusak untuk diganti.
    13. Biaya administrasi KeyBCA baik untuk permohonan baru maupun penggantian karena rusak, hilang atau dicuri adalah sesuai dengan tarif yang akan diberitahukan terlebih dahulu oleh BCA kepada Pemegang KeyBCA dalam bentuk dan melalui sarana apapun.
    14. Jika Pemegang KeyBCA salah memasukkan Kode Respons 3 (tiga) kali berturut-turut pada Fasilitas Electronic Banking BCA, maka Fasilitas Electronic Banking BCA tersebut akan terblokir.
    15. Dalam hal Fasilitas Electronic Banking BCA terblokir karena kesalahan memasukkan Kode Respons sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut maka Pemegang KeyBCA dapat menghubungi Halo BCA untuk meminta pembukaan blokir atas Fasilitas Electronic Banking BCA.
    16. Semua transaksi yang dilakukan dengan mempergunakan KeyBCA, menjadi tanggung jawab penuh Pemegang KeyBCA.
    17. Keluhan dan/atau sanggahan dari Pemegang KeyBCA hanya dapat dilayani bilamana keluhan dan/atau sanggahan atas penggunaan KeyBCA diajukan ke BCA dalam tenggang waktu 3 (tiga) bulan terhitung sejak tanggal transaksi dilakukan.
    18. Pemegang KeyBCA hanya dapat menggunakan KeyBCA untuk otorisasi transaksi sebagaimana dimaksud di dalam butir B.3 ketentuan ini selama saldo Pemegang KeyBCA pada BCA mencukupi.
    19. Untuk pemegang rekening Giro Gabungan maupun Tahapan Gabungan yang penarikannya dilakukan sendiri (rekening gabungan dengan status “atau”), maka BCA hanya dapat memberikan KeyBCA kepada salah satu pemegang rekening sesuai persetujuan kedua pemegang rekening tersebut.
    20. Nasabah akan membebaskan BCA dari segala tuntutan dan gugatan dalam bentuk apapun, dalam hal BCA tidak dapat melaksanakan instruksi dari Pemegang KeyBCA baik sebagian maupun seluruhnya karena kejadian-kejadian atau sebab-sebab di luar kekuasaan atau kemampuan BCA, termasuk namun tidak terbatas pada bencana alam, perang, huru-hara, tidak berfungsinya sistem atau kegagalan transmisi, kerusakan dan/atau kegagalan bekerjanya KeyBCA dan/atau Fasilitas Electronic Banking BCA, gangguan listrik, gangguan telekomunikasi, kebijaksanaan pemerintah, serta kejadian-kejadian atau sebab-sebab lain di luar kekuasaan atau kemampuan BCA untuk mengatasinya.
    21. BCA setiap saat berhak untuk memblokir, membatalkan, menarik atau memperbaharui KeyBCA dan/atau memblokir rekening Pemegang KeyBCA, bilamana Pemegang KeyBCA tidak lagi memenuhi syarat dan ketentuan Pemegang KeyBCA.
    22. Apabila Pemegang KeyBCA tidak lagi berkeinginan untuk menggunakan KeyBCA, maka Pemegang KeyBCA wajib memberitahukan hal tersebut kepada BCA secara tertulis dan mengembalikan KeyBCA kepada BCA. Pengakhiran atas penggunaan KeyBCA tersebut berlaku sejak KeyBCA dan surat pemberitahuan pengakhiran penggunaan KeyBCA yang ditandatangani oleh Pemegang KeyBCA diterima oleh BCA.
    23. Selama status KeyBCA "hilang", "rusak", "tutup", atau "non aktif", maka Pemegang KeyBCA tetap dapat melakukan transaksi di Fasilitas Electronic Banking BCA dengan kondisi seperti nasabah yang tidak memiliki KeyBCA.
    24. Setiap penggunaan KeyBCA setelah meninggalnya Pemegang KeyBCA, jika ada, menjadi tanggung jawab dari ahli waris yang sah dari Pemegang KeyBCA.
    25. Penggunaan KeyBCA harus tunduk pada ketentuan-ketentuan dan peraturan-peraturan yang berlaku pada BCA serta syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan yang mengatur semua jasa fasilitas dan transaksi yang dicakup oleh KeyBCA, termasuk setiap perubahan yang akan diberitahukan terlebih dahulu oleh BCA dalam bentuk dan melalui sarana apapun.
    26. BCA setiap saat berhak mengubah, melengkapi atau mengganti syarat dan ketentuan bagi Pemegang KeyBCA ini yang akan diberitahukan oleh BCA kepada Pemegang KeyBCA dalam bentuk dan melalui sarana apapun. Setiap perubahan atas syarat dan ketentuan bagi Pemegang KeyBCA ini mengikat Pemegang KeyBCA.
    27. Pembuktian:
      • Pemegang KeyBCA setuju untuk tidak membantah keabsahan, kebenaran atau keaslian bukti transaksi yang menggunakan KeyBCA dan/atau Fasilitas Electronic Banking BCA dan/atau komunikasi yang dikirimkan secara elektronik antara kedua belah pihak, termasuk dokumen dalam bentuk catatan komputer/perangkat atau bukti transaksi yang tersimpan di BCA, tape/cartridge, printout komputer/perangkat, salinan atau bentuk penyimpanan informasi yang lain yang ada di BCA yang merupakan satu-satunya alat bukti yang sah atas transaksi yang dijalankan BCA berdasarkan instruksi dengan menggunakan KeyBCA dan/atau melalui Fasilitas Electronic Banking BCA, kecuali Pemegang KeyBCA dapat membuktikan sebaliknya.
      • Tidak menuliskan PIN Dengan melakukan transaksi dengan menggunakan KeyBCA dan/atau melalui Fasilitas Electronic Banking BCA, Pemegang KeyBCA mengakui semua komunikasi dan instruksi dari Pemegang KeyBCA yang diterima BCA akan diperlakukan sebagai alat bukti yang sah meskipun tidak dibuat dokumen tertulis ataupun dikeluarkan dokumen yang ditandatangani.
      • Tidak menuliskan PIN Penggunaan PIN pada KeyBCA mempunyai kekuatan hukum yang sama dengan perintah tertulis yang ditandatangani oleh Pemegang KeyBCA.