Kembali ke Pressroom
06 Jul 2026

Finalis Genera-Z Berbakti Ungkap Resep Tampil Optimal Saat Adu Debat di Hadapan Nicholas Saputra dan Panelis Lain

Jakarta, 4 Juli 2026 – Debat antarmahasiswa terjadi di Genera-Z Berbakti, sebuah program call for proposal untuk kelompok mahasiswa melakukan pengabdian masyarakat di lokasi desa wisata binaan Bakti BCA. Momen tersebut bisa disaksikan pada babak final yang mempertemukan 8 finalis dalam memperebutkan 4 desa binaan tujuan. Perdebatan tiap tim perwakilan 8 perguruan tinggi berbeda tersaji di hadapan para panelis Genera-Z Berbakti 2026, yakni Nicholas Saputra, Cinta Laura Kiehl, dan Tri Mumpuni.

Adu debat peserta terjadi pada babak Head-to-Head yang mewajibkan para finalis saling adu argumen, bertanya dan menjawab, serta mempertahankan ide masing-masing saat berduel memperebutkan desa tujuannya. Sengitnya perdebatan dan persaingan menuju desa tujuan dirasakan langsung oleh Ghifari, salah satu perwakilan tim Mega Lestari dari Universitas Padjadjaran.

“Jiwa kompetitif saya akhirnya tersentil juga, jadi saya ingin memberikan yang terbaik. Saya percaya diri dan senang bisa melakukan head-to-head untuk saling menguji kekuatan proposal dengan tim lawan,” kata Ghifari.

Pada tahap Head-to-Head di babak memperebutkan Desa Wisata Situs Gunung Padang, Cianjur, Ghifari mewakili UNPAD berhadapan dengan Miki, mahasiswa perwakilan IPB University. Keduanya beradu ide dan argumen memperebutkan desa wisata binaan Bakti BCA yang dituju.

Serupa dengan Ghifari, Miki mengaku yakin solusi dan argumen yang dibawakannya adalah yang terbaik. “Saya tidak mau terlalu memikirkan lawan siapa. Terkait isi argumen, saya sangat yakin pilihan solusi yang tim kami rumuskan adalah pilihan terbaik dan siap untuk diterapkan,” ucap anggota tim Sabilulungan Lestari ini.

Testimoni lain disampaikan Rifki, salah satu perwakilan tim DESA HIDUP dari UIN Sunan Gunung Djati Bandung. “Sebelum maju saya sudah bilang ke diri sendiri untuk kuat dan menunjukkan yang terbaik, menampilkan apa yang memang ingin saya tampilkan dengan perasaan tenang, dan tentunya melawan rasa takut yang saya miliki,” kata Rifki.

Uzi, perwakilan tim Laskar Selasik dari Universitas Gadjah Mada yang berhadapan dengan Rifki juga punya cerita tersendiri pada babak Head-to-Head. Dia mengaku sempat merasa tegang meski tahu alasannya dipilih menjadi perwakilan tim pada babak tersebut. “Saya dipilih untuk babak ini karena saya punya kebiasaan untuk berdebat dan beropini pada diskusi kecil-kecilan. Namun, untuk sekarang suasananya sangat berbeda,” ungkap Uzi.

Ilmuwan dan wirausahawan sosial yang merupakan salah satu panelis, Tri Mumpuni, mengatakan bahwa mahasiswa harus bisa menyampaikan ide dan gagasannya secara runut agar lebih mudah dipahami masyarakat. Hal ini penting dilakukan, agar ide dan gagasan tersebut tidak berhenti di tataran konsep belaka.

“Mahasiswa harus mampu menyampaikan ide secara runut, jelas, dan terstruktur, agar gagasannya mudah dipahami. Setelah berhasil memahami akar masalah yang ingin diselesaikan, mereka harus bisa merumuskan solusi secara kritis hingga menjadi program kerja nyata yang dapat diimplementasikan di desa,” kata Tri Mumpuni.

Melalui rangkaian ujian dari panelis dan debat antar-peserta, finalis Genera-Z Berbakti diajak berdiskusi dan beradu ide secara tajam, kritis, dan berfokus pada substansi inovasi sosial yang diusung. Sebanyak 4 dari 8 finalis Genera-Z Berbakti berkesempatan mengimplementasikan gagasan di 4 desa wisata binaan Bakti BCA. Keempat desa wisata tersebut adalah Desa Wisata Kreatif Terong, Kabupaten Belitung; Desa Wisata Situs Gunung Padang, Kabupaten Cianjur; Desa Wisata Patakbanteng, Kabupaten Wonosobo; dan Desa Wisata Kakaskasen Dua, Kota Tomohon.

“BCA melihat antusiasme dan semangat kompetitif para finalis di setiap tahapan program sebagai hal yang positif. Ini menunjukkan mereka benar-benar memahami dan meyakini ide masing-masing. Kami berharap semangat ini dapat terus mereka jaga, khususnya saat nanti mengimplementasikan program dan berkolaborasi dengan masyarakat di desa wisata binaan Bakti BCA,” kata EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn.

Saksikan perjalanan luar biasa para finalis Genera-Z Berbakti 2026, tayang setiap Sabtu di YouTube BCA (@SolusiBCA) atau klik tautan bca.id/genzberbakti atau platform mitra.

Keterangan Foto 1 & 2:

Para Finalis Adu Gagasan di Panggung Genera-Z Berbakti – Suasana sengit adu debat finalis di Genera-Z Berbakti 2026. Program call for proposal Bakti BCA mempertemukan 8 tim finalis dari berbagai perguruan tinggi di atas panggung. Pada puncak acara ini, para finalis menyajikan inovasi sosial terbaik mereka demi memperebutkan kesempatan mengabdi di 4 desa wisata binaan Bakti BCA.

Keterangan Foto 3 & 4:

UNPAD dan IPB Saling Uji Solusi Konkret di Genera-Z Berbakti 2026 – Ghifari, finalis dari Universitas Padjadjaran (kiri) dan Miki, finalis dari IPB University (kanan) saat mempresentasikan dan mempertahankan program kerja masing-masing di hadapan para panelis pada babak Head-to-Head Genera-Z Berbakti 2026. Babak ini menantang para peserta, seperti Ghifari dan Miki, untuk mengasah pemikiran kritis dan kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur.

***

Tentang Bakti BCA

Bakti BCA merupakan payung tanggung jawab sosial perusahaan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang berfokus pada penciptaan dampak positif dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Melalui Bakti BCA, perseroan menjalankan berbagai program di bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, budaya, dan pemberdayaan masyarakat. BCA menghadirkan program seperti BCA Berbagi Ilmu, Beasiswa Bakti BCA, serta pelatihan dan pembinaan merias bagi Sahabat Disabilitas (Teman Tuli) untuk mendukung pengembangan generasi muda di sektor pendidikan. Bakti BCA memiliki kegiatan di bidang kesehatan, seperti bakti sosial kesehatan, layanan pemeriksaan gratis, serta kampanye pencegahan stunting. Pada aspek lingkungan, BCA mendukung pelestarian keanekaragaman hayati melalui konservasi penyu, rehabilitasi orang utan, serta perlindungan satwa endemik seperti Macan Tutul Jawa. Melalui berbagai inisiatif tersebut, Bakti BCA mencerminkan komitmen BCA tumbuh bersama masyarakat dan berkontribusi bagi masa depan lebih berkelanjutan.

Tentang PT Bank Central Asia Tbk (per 31 Maret 2026)

BCA merupakan salah satu bank terkemuka di Indonesia yang fokus pada bisnis perbankan transaksi serta menyediakan fasilitas kredit dan solusi keuangan bagi segmen korporasi, komersial, UKM, dan konsumer. Pada akhir Maret 2026, BCA melayani 44 juta rekening nasabah dan memproses lebih dari 122 juta transaksi setiap harinya, didukung 1.270 kantor cabang, 20.336 ATM, serta layanan internet & mobile banking dan contact center Halo BCA yang dapat diakses 24 jam. Kehadiran BCA didukung oleh sejumlah entitas anak yang berfokus pada pembiayaan kendaraan, perbankan Syariah, sekuritas, asuransi umum dan jiwa, perbankan digital, dan pemodal ventura. BCA berkomitmen untuk membangun relasi jangka panjang dengan nasabah, mengutamakan kepentingan bersama, dan menciptakan dampak positif pada masyarakat luas. Dengan lebih dari 27.600 karyawan, visi BCA adalah untuk menjadi bank pilihan utama andalan masyarakat yang berperan sebagai pilar penting perekonomian Indonesia.

PT BANK CENTRAL ASIA TBK

Group Corporate Communication and Social Responsibility - CCR Corporate Communication

Alamat : Jl. MH Thamrin No.1, Menara BCA Lt. 22. Jakarta 10310
Telepon : (021) 2358-8000
Fax : (021) 2358-8339
E-mail : corcom_bca@bca.co.id

Kegiatan Terkait

Hubungi Biro Humas BCA