- Cadangan devisa Indonesia meningkat pada Nov 2025 dengan didukung oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. Sementara itu, pasar keuangan mengalami arus keluar di pasar obligasi dan SRBI, sedangkan pasar ekuitas mengalami arus masuk.
- Investor asing menunjukkan preferensi yang beragam dengan lebih menyukai aset berisiko karena optimisme sektor riil dan cenderung menghindari obligasi pemerintah di tengah kekhawatiran fiskal dan imbal hasil global yang lebih menarik.
- Strategi BI melalui penerbitan SRBI dengan yield yang tinggi berhasil membalikkan arus keluar asing di awal Des 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk mengelola likuiditas dan mendukung Rupiah di tengah kemungkinan surplus perdagangan yang stagnan.