Kebijakan

Kebijakan Privasi

Pendahuluan

    Dalam rangka meningkatkan layanan PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”), kami senantiasa berkomitmen untuk melindungi dan menjaga informasi/data tentang orang perseorangan yang teridentifikasi atau dapat diidentifikasi secara tersendiri atau dikombinasi dengan informasi lainnya baik secara langsung maupun tidak langsung melalui sistem elektronik atau nonelektronik (“Data Pribadi”). Hal ini tentunya sejalan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Kebijakan Privasi ini merupakan standar yang diterapkan oleh BCA dalam melakukan pemrosesan atas Data Pribadi Anda dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip pemrosesan Data Pribadi sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Ruang Lingkup Data Pribadi

    Data Pribadi yang dikumpulkan oleh BCA sehubungan dengan penyediaan produk dan jasa/layanan, meliputi Data Pribadi yang bersifat spesifik dan Data Pribadi yang bersifat umum.

    1. Data Pribadi yang bersifat spesifik
      Data Pribadi yang bersifat spesifik, antara lain:
      1. data biometerik yang memungkinkan identifikasi unik terhadap individu, seperti gambar wajah, rekam sidik jari;
      2. data keuangan pribadi, seperti simpanan pada bank dan data kartu kredit; dan
      3. data lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
    2. Data Pribadi yang bersifat umum
      Data Pribadi yang bersifat umum, antara lain:
      1. nama lengkap;
      2. jenis kelamin;
      3. kewarganegaraan;
      4. agama;
      5. status perkawinan;
      6. alamat;
      7. tempat dan tanggal lahir;
      8. nama gadis ibu kandung;
      9. pekerjaan;
      10. data pribadi yang dikombinasikan untuk mengidentifikasi seseorang, seperti nomor telepon seluler dan IP Address

Bagaimana BCA Memperoleh dan Mengumpulkan Data Pribadi

    BCA memperoleh dan mengumpulkan Data Pribadi melalui berbagai sarana dan aktivitas antara lain:

    • Website, Aplikasi, dan Formulir
      BCA dapat memperoleh dan mengumpulkan Data Pribadi dari perangkat yang Anda gunakan pada saat mengakses website atau aplikasi yang disediakan oleh BCA, dan dari permohonan layanan perbankan yang Anda ajukan baik dengan mengisi formulir, melengkapi data permohonan melalui website, aplikasi BCA, dan media lainnya yang disediakan oleh BCA maupun pihak yang bekerja sama dengan BCA.
    • Komunikasi dan Interaksi Anda dengan BCA
      BCA dapat memperoleh dan mengumpulkan Data Pribadi saat Anda melakukan komunikasi dan interaksi dengan BCA, antara lain pada saat Anda menghubungi layanan perbankan BCA, menjawab pertanyaan, memberikan informasi atau masukan, atau berpartisipasi dalam promosi, kontes, survei, atau konferensi yang diselenggarakan oleh BCA.
    • Aktivitas Transaksi
      BCA mengumpulkan informasi atas aktivitas transaksi Anda saat Anda dan/atau perwakilan resmi Anda melakukan transaksi dengan atau melalui sarana yang disediakan oleh BCA.
    • Media Sosial dan Forum Online
      BCA dapat memperoleh dan mengumpulkan Data Pribadi melalui platform dan situs media sosial BCA yang Anda gunakan atau melalui forum online BCA yang Anda akses.
    • Lokasi Fisik
      BCA dapat memperoleh dan mengumpulkan Data Pribadi baik secara langsung maupun tidak langsung, ketika Anda dan/atau perwakilan resmi Anda mengunjungi cabang, kantor, dan lokasi fisik lainnya yang berkaitan dengan BCA.
    • Afiliasi dan Pihak Ketiga
      BCA dapat memperoleh dan mengumpulkan Data Pribadi dari pihak terafiliasi BCA atau pihak lainnya yang bekerja sama dengan BCA.

Tujuan BCA Melakukan Pemrosesan Data Pribadi

    BCA akan melakukan pemrosesan atas Data Pribadi yang diperoleh maupun dikumpulkan oleh BCA untuk tujuan antara lain:

    1. penyediaan layanan produk dan/atau jasa perbankan BCA bagi nasabah;
    2. menjalankan prinsip Customer Due Dilligence (CDD) sesuai ketentuan hukum yang berlaku;
    3. memberikan personalisasi layanan produk dan/atau jasa perbankan BCA yang kami sediakan untuk Anda;
    4. kepatuhan terhadap ketentuan hukum yang berlaku termasuk namun tidak terbatas pada Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme, dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU-PPT dan PPPSPM);
    5. menyelesaikan setiap permasalahan terkait akses Anda terhadap layanan produk dan/atau jasa perbankan BCA;
    6. menindaklanjuti setiap keluhan atas layanan produk dan/atau jasa perbankan BCA atau pihak lain yang bekerja sama dengan BCA;
    7. evaluasi, peningkatan, dan/atau pembaruan fitur layanan produk dan/atau jasa perbankan BCA dari waktu ke waktu;
    8. penawaran iklan/promosi maupun pemasaran atas layanan produk dan/atau jasa perbankan BCA atau pihak lain yang bekerja sama dengan BCA dan penyelenggaraan loyalty program, kepada nasabah seperti gift, undian, dan lainnya; dan
    9. tujuan-tujuan lainnya selama diizinkan atau diwajibkan oleh ketentuan hukum yang berlaku.

Pengungkapan Data Pribadi

    BCA dapat mengungkapkan Data Pribadi Anda kepada afiliasi BCA atau pihak lainnya yang bekerja sama dengan BCA, baik yang berlokasi di Indonesia atau di negara lain, untuk melaksanakan tujuan pemrosesan Data Pribadi sebagaimana dimaksud dalam ketentuan Butir 4 Kebijakan Privasi ini. Dalam hal BCA mengungkapkan Data Pribadi Anda kepada afiliasi BCA atau pihak lainnya yang bekerja sama dengan BCA, BCA akan senantiasa meminta kepada afiliasi BCA atau pihak lainnya yang bekerja sama dengan BCA untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan atas Data Pribadi Anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hak Subjek Data Pribadi

    BCA senantiasa berkomitmen untuk memenuhi hak Anda sebagai Subjek Data Pribadi untuk mendapatkan informasi mengenai Data Pribadi Anda yang telah dikumpulkan dan diproses oleh BCA. Anda dapat meminta kepada BCA untuk memperbaiki, melengkapi, memperbarui, atau menghapus Data Pribadi Anda yang berada di bawah kendali BCA dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku. Namun demikian, BCA dapat menolak permintaan Anda antara lain apabila jika diperkenankan menurut ketentuan hukum yang berlaku atau permintaan Anda bertentangan dengan kepentingan hukum yang berlaku.

Penyimpanan Data Pribadi

    BCA melakukan penyimpanan data sesuai dengan ketentuan retensi penyimpanan data di BCA. Sebagai contoh, BCA akan menyimpan data pribadi Anda dalam jangka waktu tertentu sejak Anda berinteraksi dengan BCA. BCA mungkin dapat menyimpan data Anda lebih lama dari batas waktu yang ditentukan jika hal tersebut diperlukan untuk kebutuhan hukum, membantu mendeteksi kejahatan keuangan, menjawab permintaan regulator atau aparat yang berwenang, dan hal lainnya. Data pribadi Anda disimpan selama tujuan pengumpulannya masih diperlukan untuk tujuan hukum atau kepentingan bisnis lainnya. Jika BCA tidak membutuhkan lagi informasi terkait data pribadi Anda, BCA dapat menghapus data pribadi Anda sesuai dengan ketentuan yang berlaku di BCA.

Pengamanan Data Pribadi

    BCA menggunakan berbagai cara untuk menjaga Data Pribadi Anda tetap aman dan terlindungi, seperti penggunaan teknologi enkripsi dan bentuk keamanan lainnya. Di samping itu, BCA juga mewajibkan staf BCA dan pihak lain yang bekerja sama dengan BCA untuk patuh dan menaati seluruh ketentuan yang berlaku terkait pelindungan Data Pribadi dan menerapkan langkah-langkah pengamanan dalam melakukan pemrosesan Data Pribadi.

Perubahan Kebijakan Privasi

    BCA dapat mengubah, melengkapi, dan/atau mengganti Kebijakan Privasi ini dari waktu ke waktu untuk memastikan bahwa Kebijakan Privasi ini sejalan dengan prosedur dan praktik yang dijalankan oleh BCA dalam melakukan pemrosesan Data Pribadi. BCA akan menyediakan Kebijakan Privasi terkini melalui website BCA di www.bca.co.id.

Hubungi BCA

    Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi BCA di hotline 24 jam Halo BCA 1500 888 atau email BCA di halobca@bca.co.id.

Sistem Pengamanan

Sistem Pengamanan - Internet Banking

Berikut ini adalah kebijakan dan praktek yang dilakukan PT Bank Central Asia, Tbk ("BCA") untuk menunjukkan komitmen BCA di dalam menjaga dan memelihara privasi dan keamanan Anda pada saat Anda mengunjungi situs dan internet banking BCA.

Sistem Pengaman

BCA menggunakan 3 (tiga) lapis sistem pengamanan untuk melindungi akses dan transaksi Anda di internet banking BCA yaitu :

  • Secure Socket Layer ("SSL") SSL adalah teknologi pengamanan yang 'mengacak' jalur komunikasi antar komputer sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain.
  • User ID dan Personal Identification Number ("PIN")
  • One Time Password yang dihasilkan oleh KeyBCA One-time Password adalah teknologi pengamanan yang selalu menghasilkan password yang berbeda setiap kali alat/token pengamannya digunakan.

Karena banyaknya variasi browser internet yang ada, sulit untuk menyediakan internet banking yang mengikuti keamanan masing-masing browser. Saat ini BCA hanya menyediakan sarana internet banking yang lebih cocok diakses dengan menggunakan Microsoft Internet Explorer versi 6 atau yang terbaru. BCA mohon maaf atas ketidaknyamanan ini.

Proteksi Komunikasi Internet Banking BCA

BCA menggunakan teknologi enkripsi Secure Socket Layer (SSL) 2048 bit untuk memproteksi komunikasi antara komputer Anda dan server BCA selama Anda mengakses internet banking BCA.

Untuk memastikan proteksi komunikasi selama Anda mengakses internet banking BCA, Anda dapat melakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Periksa sertifikat SSL secara teratur untuk memastikan bahwa Anda menerima sertifikat SSL yang sah yang telah terdaftar untuk IBANK.KLIKBCA.COM.
  • Apabila Anda menerima pesan yang menjelaskan bahwa sertifikat tidak sah, dimohon Anda tidak melanjutkan akses internet banking BCA.
  • Pastikan bahwa Anda telah mengetik alamat yang benar yaitu https://ibank.klikbca.com.
  • Pastikan bahwa pada browser Anda terdapat gambar gembok/kunci yang mengindikasikan bahwa halaman yang Anda akses saat ini dienkripsi dengan menggunakan SSL. Jika Anda tidak melihat gambar gembok/kunci, dimohon Anda untuk logout dan kemudian melakukan login kembali.
  • Pastikan bahwa Anda telah logout saat meninggalkan komputer Anda meskipun hanya sesaat.
  • Sebaiknya Anda tidak mengakses internet banking BCA di warnet atau di jaringan yang tidak pasti keamanannya.
Proteksi Akses Internet Banking BCA

BCA mewajibkan Anda untuk memasukkan User ID dan PIN sebelum Anda dapat melakukan akses ke internet banking BCA.

Untuk memastikan proteksi bagi Anda dalam melakukan akses ke internet banking BCA, mohon lakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Jagalah kerahasiaan User ID dan PIN Anda, jangan diberitahukan kepada orang lain, kecuali untuk melakukan transaksi-transaksi tertentu yang mengharuskan Anda untuk memberitahukan User ID milik Anda, antara lain untuk transaksi pembelian barang atau jasa secara on-line, dan jangan disimpan dalam Internet Explorer Anda.
  • Jangan memberitahukan PIN atau sebagian PIN Anda kepada orang lain, walaupun orang tersebut mengaku sebagai karyawan BCA. BCA tidak pernah menanyakan PIN Anda.
  • Gantilah PIN Anda secara periodik di internet banking BCA pada menu Administrasi-Ganti PIN atau jika Anda tidak yakin terhadap kerahasiaan PIN Anda. Jangan menggunakan PIN yang mudah diterka seperti: 111111, 222222, 123456, 654321, tanggal lahir, nomor mobil, alamat dan lain-lain. Jangan menuliskan PIN Anda di tempat dimana orang lain dapat membacanya.
  • Gunakan PIN internet banking BCA yang berbeda dengan PIN yang Anda gunakan untuk mengakses situs lain.
  • Hubungi Halo BCA jika Anda lupa PIN atau PIN Anda terblokir. Ikuti instruksi mereka bagaimana cara untuk mengaktifkan fasilitas internet banking Anda kembali.
KeyBCA dan Proteksi KeyBCA

BCA mewajibkan Anda menggunakan security token yang dinamakan KeyBCA untuk menghasilkan One Time Password yang digunakan untuk mengotentikasi setiap transaksi finansial Anda dan sebagai tanda persetujuan Anda terhadap transaksi yang dilakukan.

Anda harus memasukkan One Time Password yang dihasilkan oleh KeyBCA jika Anda melakukan transaksi finansial seperti : transfer dana, pembelian dan pembayaran dan transaksi non finansial seperti : aktivasi KeyBCA, tambah koneksi, hapus koneksi dan registrasi inquiry tagihan kartu kredit BCA.

Transaksi yang dapat dilakukan tanpa menggunakan KeyBCA adalah : informasi rekening, status transaksi, history transaksi, administrasi dan email.

Untuk memastikan proteksi bagi KeyBCA Anda, mohon lakukan hal-hal sebagai berikut :

  • KeyBCA Anda diamankan dengan PINnya sendiri. Gantilah PIN KeyBCA Anda segera setelah Anda menerima KeyBCA, dan gantilah PIN KeyBCA secara periodik atau jika Anda tidak yakin terhadap kerahasiaan PIN Anda. Jangan menggunakan PIN yang mudah diterka seperti: 111111, 222222, 123456, 654321, tanggal lahir, nomor mobil, alamat dan lain-lain. Jangan menuliskan PIN Anda di tempat dimana orang lain dapat membacanya.
  • Jangan meminjamkan KeyBCA Anda kepada orang lain.
  • Jagalah kerahasiaan PIN KeyBCA Anda, jangan diberitahukan kepada orang lain.
  • Jangan memberitahukan PIN atau sebagian dari PIN KeyBCA Anda kepada orang lain, walaupun orang tersebut mengaku sebagai karyawan BCA. BCA tidak pernah menanyakan PIN KeyBCA Anda.
  • Hubungi Halo BCA jika KeyBCA Anda hilang, rusak atau terblokir. Ikuti instruksi mereka bagaimana mendapatkan KeyBCA baru atau mengaktifkan KeyBCA Anda kembali.
    Cara menggunakan KeyBCA dapat dilihat pada petunjuk yang disertakan dengan KeyBCA yang Anda terima.
Alamat E-mail dan Proteksi Informasi Transaksi

BCA mewajibkan Anda untuk memberikan alamat e-mail Anda kepada BCA. BCA akan menggunakan alamat e-mail Anda untuk mengirimkan informasi atas transaksi finansial yang telah Anda lakukan melalui internet banking BCA dan beberapa transaksi non finansial yaitu saat login pertama kali, perubahan alamat e-mail, tambah koneksi, dan lain-lain. Selain itu BCA juga menggunakan alamat e-mail Anda untuk kepentingan promosi, undangan gathering dan informasi-informasi lainnya.

Untuk memastikan proteksi pengiriman informasi ke alamat e-mail Anda, mohon lakukan hal-hal sebagai berikut:

  • Berikan kepada BCA alamat e-mail pribadi Anda. Jangan menggunakan alamat e-mail palsu.
  • Ubahlah segera alamat e-mail Anda di internet banking BCA jika Anda mengganti alamat e-mail Anda.
  • Jika Anda menghubungi BCA melalui e-mail, jangan mengirimkan informasi rekening Anda yang sifatnya rahasia atau sensitif, termasuk PIN Anda.
Situs BCA

Di dalam situs BCA, BCA menyediakan URL link ke situs lain yang tidak dikontrol oleh BCA. BCA tidak bertanggung jawab atas isi dan keamanan dari situs tersebut. Jika Anda mengakses situs tersebut, silakan memeriksa kebijakan privasi dan pengamanan mereka.

Dalam hal Anda mengakses situs atau internet banking BCA melalui URL link dari situs lain, pastikan kebenaran alamat yang Anda akses yaitu http://www.klikbca.com atau https://ibank.klikbca.com.

BCA dapat mengubah kebijakan privasi dan informasi pengamanan ini setiap saat untuk tetap menyesuaikan dengan situasi dan teknologi terbaru. Anda selalu dapat meninjau informasi dan kebijakan privasi BCA yang terbaru di https://ibank.klikbca.com/privacy.html atau Anda dapat memintanya dengan mengirimkan email ke klikbca@klikbca.com.

Kiat-Kiat Menggunakan Internet Banking BCA Dengan Lebih Aman

Pada dasarnya sistem maupun jaringan internet banking BCA telah menggunakan pengamanan yang seoptimal mungkin. Kondisi pengamanan internet banking BCA selalu dipantau dan ditingkatkan sejalan dengan perkembangan teknologi dan ancaman yang ada.

Ancaman juga dialami oleh semua pengguna internet termasuk internet banking BCA. Oleh karena itu kami dari pihak BCA meminta perhatian Anda sebagai pengguna internet banking BCA atas beberapa jenis ancaman yang mungkin Anda temui ketika mengakses internet. Kiat-kiat pengamanan yang dapat dilakukan sewaktu Anda menggunakan internet banking BCA, adalah sebagai berikut :

  1. Phising<strong<></strong<>

    Phising adalah cara-cara penipuan yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk mendapatkan informasi-informasi rahasia seorang nasabah seperti User ID dan PIN. Ada beberapa cara antara lain :

    • Berpura-pura sebagai seseorang dari pihak bank dan meminta data-data nasabah dengan alasan-alasan tertentu
    • Mengirim email yang berisi login screen dan meminta nasabah melakukan login dengan memasukkan User ID dan PIN.
    • Mengirim email yang berisi login screen dan meminta nasabah melakukan login dengan memasukkan User ID dan PIN.
    • Mengirim URL link ke situs yang dibuat semirip mungkin dengan situs resmi milik bank namun ternyata palsu.

    Kiat-kiat pengamanan :

    • Perlu diketahui bahwa BCA tidak pernah mengirim email seperti yang dijelaskan diatas kepada nasabah. Apabila Anda menerima email semacam itu yang kelihatannya berasal dari BCA, Anda dapat langsung menghapus email tersebut.
    • Apabila Anda terlanjur mengisi informasi yang diminta atau merasa bahwa User ID dan PIN Anda sudah tidak rahasia lagi, segera hubungi Halo BCA. Pastikan situs yang Anda kunjungi adalah http://www.klikbca.com dan https://ibank.klikbca.com dan pastikan juga bahwa gambar gembok/kunci pada browser Anda utuh ketika mengakses https://ibank.klikbca.com.
  2. Virus / Worm

    Virus Komputer adalah program-program komputer yang dibuat dengan tujuan-tujuan tertentu. Pada umumnya virus merusak sistem operasi, aplikasi dan data di komputer yang terinfeksi. Virus dapat menyebar melalui banyak media, antara lain : e-mail, disket, CD, USB drive, Flash memory, program dari internet, maupun jaringan, dan juga dari halaman situs yang 'jahat'.

    Beberapa contoh dampak dari infeksi virus :

    • Komputer menjadi tidak stabil dan sering 'hang' (macet).
    • Komputer manjadi lambat.
    • Data di harddisk terhapus.
    • Program aplikasi tidak dapat digunakan.

    Yang mirip dengan virus adalah Worm yang dibuat untuk dapat menyebar dengan cepat ke banyak komputer. Walaupun umumnya worm tidak menimbulkan kerusakan seperti virus, namun worm dapat digunakan untuk membawa berbagai macam muatan/attachment termasuk yang berbahaya.

    Kiat-kiat pengamanan :

    • Gunakan anti-virus ter-update di komputer Anda, dan pastikan bahwa komputer Anda di-scan secara real-time.
    • Banyak virus yang datang melalui e-mail yang diterima, sehingga Anda harus lebih hati-hati pada waktu menggunakan e-mail. Hapus e-mail yang mencurigakan atau yang datang dari pengirim yang tidak dikenal, dan scan e-mail attachment sebelum dibuka.
    • Gunakan firewall pada sistem operasi di komputer Anda atau instal personal firewall dan pastikan bahwa pengaturan firewall yang terpasang dapat mengamankan PC Anda.
    • Sebaiknya Anda tidak mengakses atau bahkan mendownload file/program-program di internet dari situs yang tidak dikenal/tidak dapat diyakini keabsahannya.
    • Scan file-file yang berasal dari disket, CD maupun USB drive yang Anda terima.
    • Pastikan bahwa sistem operasi maupun aplikasi di komputer Anda sudah dilindungi dengan sistem proteksi terkini.
  3. Spyware

    Spyware adalah sejenis komputer program yang diprogram untuk 'mencuri' informasi-informasi penting/pribadi dari komputer yang terinfeksi dan mengirimnya ke lokasi tertentu di internet untuk kemudian diambil oleh pembuatnya. Informasi yang menjadi target utama contohnya: nomor kartu kredit, User ID dan PIN/password, nomor rekening, alamat e-mail, dan lain-lain.

    Spyware dapat terinstall melalui e-mail attachment, program yang diinstall dari sumber-sumber yang tidak jelas, ataupun oleh web site yang 'jahat'.

    Virus dapat diprogram untuk menyebarkan spyware. Namun, berbeda dengan virus yang sifatnya lebih merusak, spyware bekerja secara diam-diam agar tidak terlacak sehingga lebih mudah mengumpulkan informasi yang diinginkan sang pembuat/penyebar spyware.

    Kiat-kiat pengamanan:

    • Gunakan anti-virus ter-update di komputer Anda, dan pastikan bahwa komputer Anda di-scan secara real-time.
    • Banyak virus yang datang melalui e-mail yang diterima, sehingga Anda harus lebih hati-hati pada waktu menggunakan e-mail. Hapus e-mail yang mencurigakan atau yang datang dari pengirim yang tidak dikenal, dan scan e-mail attachment sebelum dibuka.
    • Gunakan firewall pada sistem operasi di komputer Anda atau instal personal firewall dan pastikan bahwa pengaturan firewall yang terpasang dapat mengamankan PC Anda.
    • Sebaiknya Anda tidak mengakses atau bahkan mendownload file/program-program di internet dari situs yang tidak dikenal/tidak dapat diyakini keabsahannya.
    • Scan file-file yang berasal dari disket, CD maupun USB drive yang Anda terima.
    • Pastikan bahwa sistem operasi maupun aplikasi di komputer Anda sudah dilindungi dengan sistem proteksi terkini.
  4. Bot (roBot)

    Bot adalah sejenis komputer program yang apabila terinstal di PC Anda, dapat menyebabkan PC Anda dikontrol oleh orang lain secara remote melalui jaringan. Sang pembuat/penyebar Bot akan dapat melakukan apa saja dengan PC Anda.

    Umumnya PC-PC yang telah terkontrol (dikenal sebagai Botnet) digunakan untuk mengirim SPAM, Virus, Worm atau untuk menyerang komputer-komputer lain yang terkoneksi ke jaringan.

    Kiat-kiat pengamanan:

    • Gunakan anti-virus ter-update di komputer Anda, dan pastikan bahwa komputer Anda di-scan secara real-time.
    • Banyak virus yang datang melalui e-mail yang diterima, sehingga Anda harus lebih hati-hati pada waktu menggunakan e-mail. Hapus e-mail yang mencurigakan atau yang datang dari pengirim yang tidak dikenal, dan scan e-mail attachment sebelum dibuka.
    • Gunakan firewall pada sistem operasi di komputer Anda atau instal personal firewall dan pastikan bahwa pengaturan firewall yang terpasang dapat mengamankan PC Anda.
    • Sebaiknya Anda tidak mengakses atau bahkan mendownload file/program-program di internet dari situs yang tidak dikenal/tidak dapat diyakini keabsahannya.
    • Scan file-file yang berasal dari disket, CD maupun USB drive yang Anda terima.
    • Pastikan bahwa sistem operasi maupun aplikasi di komputer Anda sudah dilindungi dengan sistem proteksi terkini.

Sistem Pengamanan - Info BCA

Berikut ini adalah kebijakan dan praktik yang dilakukan PT Bank Central Asia, Tbk (“BCA”) untuk menunjukkan komitmen BCA dalam menjaga dan memelihara privasi dan keamanan pengguna pada saat menggunakan aplikasi Info BCA.

Pengamanan

  • Aplikasi Online (Aplikasi Kartu Kredit)
    Pengguna dapat mengajukan permintaan fasilitas kartu kredit BCA dengan menggunakan fitur Aplikasi Online. Saat menggunakan fitur Aplikasi Online pengguna akan diminta untuk memasukkan nama lengkap, alamat e-mail, nomor handphone, dan kota domisili pengguna.

    Untuk keperluan proteksi pengiriman informasi ke alamat e-mail pengguna, mohon lakukan hal-hal sebagai berikut.
    • Berikan kepada BCA alamat e-mail pribadi pengguna. Jangan menggunakan alamat e-mail orang lain atau alamat e-mail fiktif.
    • Berikan kepada BCA nama lengkap pengguna sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau kartu tanda pengenal lainnya yang sah. Jangan menggunakan nama fiktif/palsu atau nama panggilan.
    • Berikan kepada BCA nomor handphone pribadi milik pengguna yang masih aktif digunakan dan sudah teregistrasi.

  • Lokasi BCA
    Untuk dapat memanfaatkan fitur “Lokasi ATM Terdekat” atau “Lokasi Cabang Terdekat”, pengguna harus memberikan akses kepada BCA untuk dapat mengetahui lokasi pengguna.

  • Reward BCA
    Untuk dapat memanfaatkan fasilitas “Inquiry Reward”, pengguna akan diminta untuk memasukkan informasi nomor customer dan tanggal lahir pengguna kepada BCA.

  • BCA Promo
    Untuk mendapatkan informasi mengenai promo BCA pada lokasi terdekat dengan pengguna, pengguna dapat memanfaatkan fitur “Promo Terdekat”. Untuk itu pengguna harus terlebih dahulu memberikan akses kepada BCA untuk dapat mengetahui lokasi pengguna.