Awas Modus BCA – Waspada Terhadap Penawaran Rumah / Mobil Murah!

Punya rumah, kendaraan atau mobil pribadi adalah impian banyak orang. Mungkin salah satunya kamu. Apalagi buat pasangan muda yang baru memulai kehidupan rumah tangga. Pastinya sangat tidak nyaman kalau harus mengontrak rumah atau tinggal di “Pondok Mertua Indah”. Dan kalau punya kendaraan pribadi, bepergian bersama keluarga kecilmu juga akan semakin mudah dan leluasa.

Buat kamu yang sedang mencari rumah atau mobil, dan ingin segera mewujudkan impianmu, tetap hati-hati dan waspada ya, karena belakangan banyak beredar aksi penipuan dengan modus jual rumah atau mobil.  

Pelaku kebanyakan mengincar pasangan muda yang belum cukup pengetahuan atau pengalaman dalam seluk beluk membeli rumah atau mobil.  Calon korban biasanya orang yang kerap melihat iklan-iklan rumah atau mobil melalui situs jual beli online atau sosial media.

Dengan kecanggihan teknologi saat ini, pelaku akan mudah mendapatkan mangsa melalui jejak digital, lalu menghubungi calon korban melalui telepon, SMS, atau WhatsApp. Waspadalah, jangan mudah terkecoh dengan bujuk rayu mereka, bisa-bisa tabunganmu melayang, rumah dan mobil tinggal angan!

Modus-modusnya kelihatannya serupa tapi tidak sama, antara lain:

  • Mengaku dari developer/pengembang perumahan atau dealer mobil
  • Mengaku sebagai karyawan, petugas lelang atau “orang dalam” di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) atau Bea Cukai
  • Mengaku karyawan bank yang menawarkan rumah/mobil hasil sitaan kredit macet dari sebuah bank
  • Menawarkan jual rumah atau mobil dengan harga yang jauh dari harga pasar. Dengan alasan barang lelang dan jumlah unit terbatas, maka calon korban yang berminat didesak untuk segera mentransfer sejumlah uang DP atau full payment ke rekening pelaku, karena siapa cepat dia yang akan dapat.
  • Pelaku bermodalkan berbagai dokumen palsu seperti sertifikat rumah, BPKB mobil, surat lelang dengan kop surat “aspal”, sehingga korban merasa yakin atau percaya

Supaya kamu terhindar dari upaya penipuan ini:

  • Bijaksanalah dalam ber-sosial media. Jangan memposting atau mencantumkan data pribadimu seperti KTP, Kartu Keluarga, Paspor, nomor telepon, alamat email, alamat rumah, dan sebagainya. Ingat jejak digitalmu bisa dengan mudah dimanfaatkan orang lain untuk melakukan kejahatan.
  • Jangan mudah percaya pada pihak yang belum kamu kenal dan menghubungimu melalui telepon, SMS atau WA
  • Pahami karakter nilai lelang. Karena lelang dilakukan untuk mendapatkan nilai terbaik atau harga terbaik, maka hampir tidak mungkin barang lelang dijual murah.
  • Double check penawaran yang disampaikan mengatasnamakan pihak tertentu, misalnya pengembang, dealer mobil, Bank, KPKNL / DJKN atau Bea Cukai melalui contact center atau situs resminya, atau bila perlu datangi alamat kantornya.
  • Lelang DJKN hanya diumumkan melalui surat kabar atau ditayangkan dalam situs lelang.go.id , tidak pernah dilakukan prosedur penawaran secara pribadi.
  • Penyetoran uang jaminan pun dilakukan melalui rekening resmi KPKNL
  • Jangan tergiur membeli mobil / rumah dengan harga jauh dibawah pasar
  • Jangan pernah melakukan transfer ke rekening pribadi sebelum barang diterima dengan surat-surat yang bisa dibuktikan keabsahannya
  • BCA tidak berwenang melakukan pendebetan kembali uang yang sudah ditransfer.
  • Jika ada hal yang mencurigakan, segera laporkan pihak berwajib/kepolisian setempat.
  • Untuk bisa mewujudkan rumah atau mobil impianmu, salah satu solusinya kamu bisa memanfaatkan fasilitas KPR atau KKB yang disediakan oleh perbankan. Silakan klik link berikut www.bca.co.id untuk informasi lebih lanjut mengenai KPR atau KKB BCA atau hubungi Halo BCA 1500888.
KPR BCA KKB BCA
  Share biar yang lain tahu


Simak Awas Modus Lainnya