Awas, Penipuan Berkedok Jual Masker dan Hand Sanitizer

Di tengah pandemi COVID-19, masker dan hand sanitizer menjadi barang yang banyak sekali dicari. Nggak heran, dua barang ini kian langka di apotek, toko obat maupun minimarket. Alternatifnya, orang memburunya di toko online. Karena langka, harganya pun jadi tidak masuk akal. Sehingga kalau ada penawaran dengan harga “miring”, orang akan berebut mendapatkannya.

Kamu sebaiknya waspada. Karena beberapa pihak  tega memanfaatkannya untuk kejahatan, yaitu melakukan penipuan dengan berpura-pura menjual masker dan hand sanitizer dengan harga murah. Untuk meyakinkan calon pembeli, tak jarang pelaku menggunakan embel-embel gelar dokter atau sarjana kesehatan dan sebagainya. Mirisnya, banyak pihak yang berniat berdonasi, justru menjadi korban penipuan.

Apa Saja Yang Harus Kamu Cermati Sebelum Belanja Online?

  1. Berhati-hati terhadap penawaran lewat media sosial seperti Instagram atau Facebook  karena banyak pihak memanfaatkannya sebagai “toko online” palsu
  2. Lakukan croschek melalui kolom komentar. Biasanya kolom komentar akun penipu di-nonaktifkan.
  3. Akun penipuan biasanya tidak ada testimoni atau menggunakan testimoni palsu berupa capture WhatsApp chat
  4. Jika dicermati, bukti transaksi yang diposting atau dikirim lewat WhatsApp merupakan bukti transfer palsu yang sudah diedit
  5. Akun penipu sering berganti nama. Kamu bisa mengeceknya dengan cara: tekan titik tiga di pojok kanan atas Instagram, pilih “About This Account”,  lalu  buka menu “Former Usernames” untuk mengecek nama-nama akun yang pernah digunakan
  6. Akun yang mencurigakan biasanya juga menyertakan tautan (link) tertentu. Jangan meng-klik tautan tersebut, karena bisa digunakan untuk kejahatan phising
  7. Tidak melayani pengiriman Cash on Delivery (COD)
  8. Harga yang ditawarkan jauh lebih murah dari harga pasar

Cara Berbelanja Online yang Aman

  1. Pilih situs belanja online (e-commerce) yang resmi dan terpercaya
  2. Gunakan fitur chat yang telah disediakan oleh e-commerce untuk berkomunikasi dengan penjual
  3. Pilih metode pembayaran yang disediakan. Ingat, e-commerce resmi tidak menyediakan fasilitas pembayaran melalui transfer langsung ke rekening penjual.
  4. Kalau kamu nasabah BCA, bisa menggunakan alternatif pembayaran melalui Debit BCA (Virtual Account), OneKlik  atau Kartu Kredit BCA

Sekarang kamu  tahu ada pihak-pihak yang berusaha mencari keuntungan di tengah situasi penuh keprihatinan ini. Jangan kawatir, kamu tetap bisa berdonasi melalui lembaga-lembaga penyalur donasi resmi supaya kamu bisa melakukan verifikasi dan terhindar dari upaya penipuan.

Kalau ada pertanyaan lebih lanjut terkait transaksi dengan BCA, hubungi Halo BCA di 1500888.
Nah, kalau kamu tidak ingin keluarga atau temanmu menjadi korban pelaku penipuan, yuk sebarkan informasi ini!

Simak Awas Modus Lainnya