Awas Modus Bukti Transaksi Struk ATM Palsu

Awas Modus Bukti Transaksi Struk ATM Palsu

Halo nasabah BCA, masih suka mendapatkan struk ATM sebagai bukti transaksi? Sebaiknya kamu selalu teliti dan waspada terhadap berbagai modus penipuan dari berbagai pihak dalam bertansaksi ya. Apalagi belakangan ini marak kasus penipuan dengan struk ATM palsu.

Untuk menghindari modus penipuan bukti transfer struk ATM palsu, lakukan beberapa tips berikut ini.

  1. Untuk jaga-jaga, ajukan SMS Notifikasi Transaksi ke CSO BCA terdekat. Dengan adanya SMS notifikasi, setiap transaksi yang terjadi pada rekeningmu akan diinformasikan oleh BCA via SMS. Jadi jika ada bukti struk ATM tapi kamu tidak mendapat SMS notifikasi, kamu perlu curiga.

  1. Jika kamu mendapat bukti transaksi struk ATM, lakukan konfirmasi cek saldo atau mutasi lewat berbagai fasiltas yang disediakan oleh BCA, seperti di ATM BCA, KlikBCA atau BCA mobile.

  1. Jika menemukan bukti transaksi yang mencurigakan, segera hubungi contact center Halo BCA: telpon 1500888, e-mail halobca@bca.co.id, Twitter @halobca, webchatt www.bca.co.id atau whatsapp Halo BCA +628111500998.

Respon dan masukan kamu adalah cara kami untuk meningkatkan pelayanan.


Waspadai Penipuan Kartu Kredit Menggunakan Modus Re-Activate SIM Card

Waspadai Akun Palsu HaloBCA di MedSos

Modus re-activate SIM card adalah salah satu modus penipuan terbaru. Berawal dari pengguna kartu kredit (card holder) yang mengganti nomor SIM card ponselnya dengan nomor ponsel yang baru, dan data kartu kreditnya tidak di update oleh card holder (khususnya nomor ponsel), Para fraudster (penipu) akan menyalahgunakan nomor SIM card ponsel yang sudah tidak digunakan tersebut dengan cara mengaktifkan kembali.

Akibat Dari Re-active SIM Card

Karena card holder tidak melakukan pengkinian data kartu kredit, maka SIM card ponsel lamanya masih terhubung dengan kartu kredit card holder. SIM card tersebut dimanfaatkan oleh fraudster untuk melakukan modus kejahatan. Setelah di re-active, SIM card tersebut disalahgunakan oleh fraudster untuk melakukan transaksi online menggunakan kartu kredit card holder.


Segera Lakukan Pengkinian Data

Untuk menghindari berkembangnya kasus penipuan dengan modus ini, BCA menganjurkan para nasabah untuk sesegera mungkin melakukan pengkinian data, khususnya nomor ponsel yang digunakan untuk menerima kode otorisasi perbankan berupa OTP. Jika card holder tidak melakukan pengkinian data nomor ponsel maka notifikasi transaksi yg terjadi tidak dapat diketahui oleh card holder.

BCA tidak bertanggung jawab atas segala akibat hukum yang muncul oleh dampak kasus penipuan kartu kredit dengan modus re-activate SIM card jika card holder belum melakukan pengkinian data nomor ponsel.

Anda bisa menghubungi Halo BCA di 1500888 untuk mengetahui nomor ponsel yang telah terdaftar dan memastikan nomor tersebut adalah milik pribadi serta masih aktif digunakan. Jika Anda menemukan kejanggalan pada transaksi perbankan atau penyalahgunaan data pribadi perbankan Anda, segera hubungi Halo BCA di 1500888 atau pada akun Twitter @HaloBCA.


Waspadai Akun Palsu HaloBCA di MedSos

Waspadai Akun Palsu HaloBCA di MedSos

Halo nasabah BCA pengguna sosmed, kamu pernah mendapat tweet mencurigakan dari akun yang mengaku dari Halo BCA?

Hati-hati ya guys, sekarang tidak hanya melalui nomor telpon HaloBCA palsu, ternyata para penipu juga semakin gigih berusaha mendapatkan data pribadi perbankan kamu, seperti nomor kartu kredit/debit, dengan cara membuat akun HaloBCA palsu di medsos.

Dibawah ini adalah beberapa contoh akun HaloBCA yang palsu.

Tips Untuk Menghindari Akun Palsu Halo BCA

Agar terhindar dari risiko penipuan, Kamu harus memeriksa keaslian akun HaloBCA dengan memastikan kebenaran “username” dan “@handle” dari akun tersebut. Berikut akun resmi Halo BCA:

  1. Username: Halo BCA
  2. @handle: @haloBCA

Hindari akun-akun ‘aspal’ (asli tapi palsu) yang sekilas mirip seperti: @haIoBCA (pakai i capital), @halloBCA (pakai double l), dll.

Akun HaloBCA adalah akun Twitter resmi Bank BCA yang telah terverifikasi sehingga memiliki Twitter’s verification badge yang terlihat di sebelah username, seperti pada gambar di bawah ini.

Ingat, Bank BCA tidak akan meminta data pribadi perbankan kamu. Jaga selalu kerahasiaan user ID, PIN, nomor CVV kartu kredit, dan data perbankan lainnya untuk tidak diberikan kepada siapapun.

Selalu cek ulang informasi yang kamu terima agar terhindar dari berbagai modus penipuan oleh pihak tak bertanggungjawab yang mengatasnamakan atau membawa nama Bank BCA.

Segera laporkan pada HaloBCA di nomor 1500888 atau melalui akun Twitter resmi @HaloBCA jika kamu menerima telpon, surat atau didatangi oleh pihak mencurigakan yang meminta data pribadi perbankan.


Tips Mengamankan PIN

Tidak memberitahukan nomor PIN kepada siapapun, sekalipun kepada keluarga atau teman dekat.

Hindari mencatat nomor PIN dimanapun apalagi menyimpannya di dalam dompet.

Mengusahakan orang lain tidak dapat melihat PIN Anda yaitu dengan menutup gerakan jari pada saat Anda menekan tombol pinpad atau saat memasukkan PIN Anda.

Mengganti PIN secara berkala dengan kombinasi angka yang unik dan sulit ditebak oleh orang lain.

Waspadai upaya penipuan dari oknum yang mengatakan sebagai petugas bank/petugas BCA melalui telepon, faks atau email, yang menanyakan data pribadi, termasuk nomor PIN. Karena petugas BCA tidak akan meminta atau menanyakan nomor PIN Anda.


Awas Modus! Cuma Kamu yang Boleh Tahu Tiga Data Pribadi Ini!

Semakin hari, modus penipuan terhadap nasabah perbankan semakin beragam. Berbagai modus-modus penipuan ini bisa dilakukan tanpa perlu bertemu langsung atau tanpa perlu mengambil kartu yang kamu miliki. Oleh karena itu, penting untuk tidak memberikan data-data berikut ini kepada siapa pun, bahkan petugas bank sekalipun!

PIN
(Personal Identification Number)

PIN merupakan angka sandi rahasia untuk masuk ke rekening kamu. Jangan sampai info seperti nomor PIN kamu tulis atau foto lalu diletakkan di tempat-tempat umum. Ingatlah bahwa pihak BANK BCA sekalipun tak akan memintamu untuk memberitahu PIN yang kamu miliki dengan alasan apa pun.

CVV (Card Verification Code)
atau CVC (card Verification Code)

CVV atau CVC adalah 3 digit angka terakhir yang terdapat pada bagian belakang kartu kredit. Biasanya terdapat di tempat tanda tangan di belakang kartu kredit. Hanya si pemilik kartu lah yang berhak mengetahui nomor CVV atau CVC. Perlu diingat, nomor CVV atau CVC, seperti halnya juga nomor OTP dan PIN sifatnya sangat rahasia, kamu bahkan tidak boleh memberitahukan kepada pihak BANK BCA dan BANK BCA tidak akan pernah meminta nomor CVV atau CVC.

OTP (One Time Password)

OTP adalah password dinamis (bisa berubah-ubah) yang dikirimkan oleh pihak bank atau situs jual beli online melalui SMS/email. OTP ini diberikan untuk meminta persetujuan akses ke rekening kamu, seperti mendebet rekening atau memotong pulsa. OTP bisa juga dibilang sebagai kode otorisasi terhadap sebuah transaksi, jadi jika ada orang tak dikenal yang meminta kamu menyebutkan nomor OTP dengan modus ingin transfer hadiah undian, segera tolak!


EdukaTips