Edukasi dan Literasi Keuangan

Edukasi literasi keuangan merupakan program Pemerintah yang didukung perbankan nasional termasuk BCA. Program edukasi solusi perbankan dan literasi keuangan dllaksanakan melalui berbagai kegiatan dan publikasi di media massa baik yang dilakukan secara mandiri maupun bekerja sama dengan OJK.

Literasi dan pengelolaan keuangan merupakan hal yang penting untuk setiap keluarga Indonesia karena keluarga adalah salah satu pilar perekonomian. Dengan pemahaman keuangan yang merata di seluruh lapisan masyarakat, inklusi keuangan dapat dicapai. Melalui program Edukasi literasi keuangan, BCA turut berpartisipasi dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Indonesia mengenai prinsip pengelolaan keuangan.

Literasi Keuangan
Beberapa program yang dilaksanakan selama periode 2017, antara lain:
Literasi Keuangan untuk Siswa Sekolah Dasar di Papua Barat
BCA bersama UNICEF melaksanakan kegiatan edukasi literasi keuangan bagi lebih dari 300 siswa dari tiga Sekolah Dasar di Sorong, Papua Barat. Kegiatan berlangsung pada April 2017. Selain program edukasi, BCA juga mendonasikan sejumlah buku edukatif, buku panduan guru mengajar, dan alat peraga edukatif. BCA juga melakukan edukasi kesehatan, seperti pentingnya mencuci tangan.

Edukasi Perbankan Syariah
kegiatan dilaksanakan dalam iB Vaganza Depok 2017.  Salah satu rangkaian acara berupa peluncuran Flazz BCA Syariah. Pada kesempatan tersebut, diselenggarakan pula Keuangan Syariah Fair 2017,  yang bertujuan untuk memperkenalkan produk perbankan Syariah. Diharapkan hal itu dapat meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan produk perbankan syariah sekaligus mendukung program peningkatan inklusi keuangan yang dicanangkan pemerintah.

Edukasi Literasi Keuangan dengan Mobil Literasi Keuangan (SiMOLEK)
Literasi keuangan dengan mobil literasi keuangan (SiMolek) diprakarsai oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  Diharapkan hal ini dapat meningkatkan pemahaman akan perencanaan keuangan, pengenalan produk/jasa keuangan (manfaat, risiko, hak, dan kewajiban).

Pada tahun 2017, BCA mendukung kegiatan SiMOLEK di 8 kota yaitu Samarinda, Tasikmalaya, Bandar Lampung, Medan, Bandung, Denpasar, Semarang, dan Jakarta. Jumlah peserta edukasi tahun 2017 mencapai 1.642 orang.

Edukasi Literasi Keuangan kepada Buruh Migran Indonesia (BMI)
Dalam pelaksanaannya, BCA bekerja sama dengan OJK, Konsulat Jendral RI (KJRI) Hong Kong, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan Lembaga Jasa Keuangan lain. Sebanyak 150 TKI/BMI mengikuti program edukasi dan 4.000 TKI/BMI menghadiri pameran dan acara hiburan.

Edukasi Literasi Keuangan kepada Pelajar
BCA aktif mendukung program edukasi literasi keuangan kepada pelajar, melalui produk tabungan Simpel/Simpel IB (Simpanan Pelajar). Kegiatan dilaksanakan di beberapa lokasi, seperti di Bandung dan Kuningan, Jawa Barat serta di Grobogan, Jawa Tengah.

Edukasi juga  disampaikan kepada 200 siswa SD di Pringgabaya Lombok Timur dan Gondanglegi Malang, Jawa Timur; 300 siswa SMP Negeri 6 Kota Serang, SMP Negeri 1 Gadingrejo, SMP Negeri 1 Semanu, SMP Negeri 1 Ponjong dan SMP Negeri 1 Karangmojo. Serta kepada siswa SD dan SMP Sekolah Binaan BCA di Gunung Kidul, Yogyakarta; Gadingrejo, Lampung; dan Taktakan, Serang, Banten.

Edukasi Literasi Keuangan Program LAKU PANDAI
Kegiatan Literasi dan Inklusi adalah dua kegiatan saling terkait. Di tahun 2017, kegiatan dilaksanakan di beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Barat. Di Jawa Tengah meliputi Gunung Kidul, Jepara, Grobogan, Demak, Kudus dan Wonogiri. Sementara di Jawa Barat meliputi Kuningan, Ciamis, Cirebon dan Majalengka. Program diikuti oleh 81.000 orang.

Edukasi Literasi Keuangan melalui Program Saba Desa
BCA turut memberikan edukasi pengelolaan keuangan, pengetahuan produk/jasa keuangan, dan sosialisasi program FIRe (Financial Institution Remittance) Cash BCA kepada keluarga Buruh Migran Indonesia (BMI) dan masyarakat di daerah kantong BMI. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Ambulu, Jember, Jawa Timur; Lapangan Cinangsi Sidareja, CIlacap, Jawa Tengah; Balai Desa Juntinyuat, Indramayu, Jawa Jawa Barat; Lapangan Jatirokeh Songgom, Brebes, Jawa Tengah; dan Lapangan Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh hammpir 850 pengunjung.

Apa Kata Mereka?
Ayla Davina Ramadhany
Siswi SDN Semanu III

Kebiasaan menabung sudah saya lakukan sejak kecil dengan menyisihkan uang saku setiap hari. Aku menabung di rumah dengan celengan kesayanganku, berupa kaleng kecil yang kuhias sendiri, sehingga membuat aku semangat untuk menabung.

Aku juga punya tabungan dari BCA yang waktu itu diberi dari BCA, waktu itu juga diberi penjelasan tentang manfaat menabung.

Suatu hari aku ingin membeli sepatu. Kebetulan uang ibu belum cukup, lalu aku bilang kepada ibu, lebih baik aku menambah uang untuk membeli sepatuku sendiri. Akhirnya aku bisa membeli sepatu baru.

Senang rasanya memiliki tabungan yang bisa dimanfaatkan untuk apa saja ketika kita memerlukannya. Ayo Biasakan Menabung!