Dirilis pada 08-06-2018

Panduan Memperkuat Merek Bisnis

Panduan Memperkuat Merek Bisnis

Bagi sebuah bisnis, merek adalah senjata pertama untuk melakukan pentrasi pasar. Oleh karena itu, tanpa merek yang kuat, merek tentu akan sulit menembus pasar. Lantas, apa yang harus dilakukan sebuah bisnis untuk memperkuat mereknya?

Pengelolaan merek umumnya didorong oleh budaya di dalam sebuah bisnis. Namun, pada tingkat paling dasar, bisnis seharusnya sudah tahu nilai mereknya dan apa yang bisa mendorong nilai mereknya.

"Ada sembilan kunci yang dapat membantu bisnis mendorong manajemen merek internal agar kuat dan terstruktur sehingga mampu meningkatkan ekuitas merek secara eksternal serta membuat merek lebih kompetitif," ujar Direktur Pelaksana Brand Finance Aisa Pacific Samir Dixit.

Pertama, informasi untuk perkembangan merek, arah pergerakan, alasan perubahan dan informasi terkait lainnya harus jelas. Kedua, bangun dasar bisnis dengan memberikan edukasi dan pemahaman mengenai apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.

Ketiga, melakukan perbandingan terhadap pelacakan merek yang konsisten. Ini akan menjadi alat untuk menentukan pengukuran merek secara internal maupun eksternal. Keempat, berikan pemahaman yang konsisten bagi semua pihak atas merekmu.

Kelima, perjelas peran tiap individu dalam proses operasional. Keenam, lakukan audit secara berkala untuk menjaga agar arah manajemen merek tetap sesuai. Ketujuh, pahami tiap risiko bisnis yang ada bila tidak mengikuti rencana perkembangan merek.

Kedelapan, tentukan pengukuran yang dapat diukur (Key Performance Index/KPI) agar mengetahui tingkat kesuksesan strategi yang sudah diambil. Terakhir, buka kanal masukan untuk memastikan konsistensi peningkatan terhadap pengalaman merek.

"Informasi adalah hal penting. Tanpa ada pelacakan pemahaman merek secara internal, ekuitas merek antarkaryawan, kebijakan dan audit tidak akan berhasil. Mungkin ini akan membuat karyawan 'tidak nyaman' namun ini perlu untuk membuat tiap karyawan bertanggung jawab dan saling menguatkan agar merek juga ikut menguat," katanya.

Sebagai informasi, di tahun ini, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) berhasil menjadi merek terkuat nomor dua dalam Indonesia 100 2018 dari Brand Finance. BCA memiliki Brand Strength Index (BSI) 85,9 di tahun ini, meningkat dari 85,3 di tahun lalu.

Rekomendasi Artikel
Berita
Kebanyakan orang memiliki keinginan untuk dapat menyisihkan secara rutin dana yang dimilikinya, sehingga kelak di masa mendatang,
Berita
Terima kasih untuk Anda semua, para investor, yang telah melakukan pemesanan dan pembayaran SBR004 yang dibuka sejak 20 Agustus – 13 September 2018.
Berita
Terima kasih atas partisipasi kamu dalam kompetisi "Best Selfie Contest with Sakuku BCA"
Berita
Saat ini penawaran obligasi pemerintah Savings Bond Ritel Seri - SBR004. yuk manfaatkan waktu tersisa karena penawaran investasi ini akan berakhir pada.