Dirilis pada 13-04-2018

Mengenal Reksa Dana dan Jenis-Jenisnya (3)

Mari Cari Tahu Seperti Apa Profil Risiko Investasimu (2)

Dalam mewujudkan rencana masa depan, investasi memegang peran penting. Namun, sudahkah Anda mulai melakukan investasi? Idealnya, Anda mulai berinvestasi sejak pertama kali mendapatkan gaji pertama.

Bila hingga kini Anda belum memulainya, maka segeralah memulainya. Namun sebelumnya, Anda bisa mulai dengan mengenal apa itu reksa dana. Menurut UU No 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal, reksa dana adalah untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor) untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Dalam hal ini, Portofolio Efek adalah surat berharga pasar modal seperti saham dan obligasi serta surat berharga perbankan yaitu deposito. Nantinya, dana yang sudah terkumpul akan diinvestasikan oleh manajer investasi ke dalam beberapa instrumen investasi seperti saham, obligasi, atau deposito.

Reksa dana juga merupakan instrumen investasi yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Manajer investasi yang mengelolanya pun terdaftar dan diawasi OJK. Jadi Anda tak perlu khawatir dana Anda akan hilang.

Lalu, bagaimana dengan jenis reksa dana itu sendiri? Reksa dana sendiri terdiri dari beberapa jenis.

Reksa Dana Pasar Uang

Reksa dana ini hanya melakukan investasi pada instrumen pasar uang dalam negeri dan/atau efek bersifat utang yang diterbitkan dengan jangka waktu lebih dari satu tahun dan/atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari satu tahun.

Jenis ini cocok untuk investasi jangka pendek (kurang dari satu tahun) dan/atau cocok untuk investor dengan profil risiko sangat konservatif.

Reksa Dana Terproteksi

Reksa Dana ini memiliki mekanisme proteksi 100% pada nilai investasi awal apabila investasi dipertahankan hingga tanggal jatuh tempo dan tidak berlaku apabila dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo.

Jenis Reksa Dana ini cocok untuk investasi dengan jangka waktu 1-3 tahun dan/atau cocok untuk investor dengan profil risiko konservatif.

Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa Dana ini melakukan investasi paling sedikit 80% dari Nilai Aktiva Bersih dalam bentuk Efek bersifat utang. Jenis Reksa Dana ini cocok untuk investasi dengan jangka 1-3 tahun dan/atau cocok untuk investor dengan profil risiko konservatif.

Reksa Dana Campuran

Reksa Dana ini melakukan investasi pada Efek bersifat ekuitas, utang, dan/atau instrumen pasar uang dalam negeri yang masing-masing paling banyak 79% dari Nilai Aktiva Bersih dimana dalam portofolio Reksa Dana tersebut wajib terdapat Efek bersifat ekuitas dan Efek bersifat utang.

Jenis Reksa Dana ini cocok untuk investasi dengan jangka 3-5 tahun dan/atau cocok untuk investor dengan profil risiko moderat.

Reksa Dana Saham

Reksa Dana ini melakukan investasi paling sedikit 80% dari Nilai Aktiva Bersih dalam bentuk Efek bersifat ekuitas. Jenis Reksa Dana ini cocok untuk investasi dengan jangka lebih dari 5 tahun dan/atau cocok untuk investor dengan profil risiko agresif.

Bila Anda tertarik mengenal reksa dana lebih lanjut, Anda bisa akses di tautan ini dan untuk melihat produk apa saja yang ada, Anda bisa cek tautan ini

Rekomendasi Artikel
Berita
Siapa yang tidak butuh kendaraan roda empat belakangan ini? Selain bisa menjadi moda transportasi harian,
Berita
Ajang kumpul kaum peremuan tidak selalu melulu tentang gosip.
Berita
Di kalangan para penggemar sepak bola, nama David Beckham tentu sudah tidak asing lagi.
Berita
Belum lama ini, legenda sepak bola David Beckham bertandang ke Indonesia. Sang legenda datang ke Indonesia bukan untuk berlibur,